Sukses

Migrain Dapat Pengaruhi Kehidupan Seksual Anda, Benarkah?

Migrain dapat menyerang Anda kapan saja. Migrain dipercaya dapat memengaruhi kehidupan seksual Anda, benarkah demikian? Berikut ulasannya.

KlikDokter.com - Migrain adalah gangguan kronis yang ditandai dengan terjadinya sakit kepala ringan hingga berat yang seringkali berhubungan dengan gejala-gejala sistem saraf otonom.

Tanda terjadinya migrain berupa sakit kepala unilateral (hanya pada separuh bagian kepala), berdenyut-denyut, dan berlangsung selama 2 hingga 72 jam. Gejala-gejala yang turut menyertai migrain antara lain mual, muntah, fotofobia (semakin sensitif terhadap cahaya), fonofobia (semakin sensitif terhadap suara) dan rasa sakit yang semakin hebat bila melakukan aktifitas fisik.

Sekitar sepertiga penderita sakit kepala migrain mengalami aura, yakni semacam gangguan visual, indra, bicara, atau gerak/motorik yang menjadi pertanda bahwa sakit kepala tersebut akan segera muncul.

Kehidupan seksual dalam rumah tangga tidak selamanya hangat. Ada berbagai hal yang dapat menurunkan gairah seksual, salah satunya adalah migrain. Migrain membuat penderitanya sangat sensitif terhadap cahaya, suara, dan sentuhan. Ketika terserang migrain, Anda seperti takut disentuh atau menyentuh sesuatu. Sentuhan seperti akan membuat nyeri di kepala semakin parah. Hal ini jelas berpengaruh terhadap aktivitas harian Anda, temasuk aktivitas seksual Anda, karena semua aktivitas seksual dilakukan dengan bersentuhan. Orang dengan migrain cenderung tidak memiliki nafsu untuk berhubungan seksual. Rasa mual, pusing akut, dan nyeri di bagian tubuh lain membuat gairah seks menurun. 

Migrain yang merusak kehidupan seks, dalam jangka panjang tentu dapat merusak keharmonisan Anda dan pasangan Anda. Oleh karena itu, segera temukan penyebab dari migrain yang Anda rasakan agar kehidupan seksual Anda dapat berjalan dengan lancar secara normal.

0 Komentar

Belum ada komentar