Sukses

Kanker Prostat

Pengertian Kanker Prostat

Sebenarnya, apa itu kanker prostat? Perlu Anda ketahui, kanker prostat adalah penyakit yang disebabkan berubahnya sel-sel yang ada dalam kelenjar prostat menjadi sel ganas. Bentuknya menjadi lebih besar, mengencang, serta muncul benjolan.

Biasanya, jenis kanker ini paling sering dialami oleh pria, terutama yang berusia 50 tahun ke atas atau masuk usia lansia.

Perlu Anda ketahui, kelenjar prostat berada di bagian bawah kantung kencing laki-laki. Organ tubuh ini berfungsi memproduksi air mani untuk nutrisi sperma.

Gejala Kanker Prostat

Pada stadium awal, kanker prostat umumnya tak bergejala. Namun, pada tingkatan tertentu muncul sejumlah tanda. Gejala kanker prostat adalah sebagai berikut:

  1. Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
  2. Sulit untuk menahan buang air kecil
  3. Ada darah di air seni
  4. Nyeri saat buang air kecil atau saat ejakulasi
  5. Gangguan ereksi
  6. Buang air kecil tidak tuntas atau masih tersisa
  7. Setelah buang air kecil, urine keluar lagi (bocor)
  8. Pada stadium lanjut, kanker prostat sangat sering menjalar (terjadi metastasis) ke tulang sehingga menimbulkan rasa nyeri hebat di tulang belakang, tulang panggul, atau di pangkal paha.

Artikel Lainnya: Berbagai Faktor Risiko Kanker Prostat yang Harus Pria Tahu

Penyebab Kanker Prostat

Sayangnya, penyebab munculnya atau terjadinya kanker prostat belum dapat dipastikan.

Namun, diduga penyebab kanker prostat adalah mutasi gen tertentu.

Umumnya, pria yang sudah memasuki usia lansia atau mempunyai anggota keluarga yang mengidap kanker prostat, berisiko lebih tinggi mengalami penyakit yang sama.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat, di antaranya berikut ini.

  • Memiliki berat badan berlebih (obesitas)
  • Merokok
  • Pernah menjalankan operasi vasektomi
  • Konsumsi daging merah berlebihan
  • Konsumsi makanan tinggi kalsium secara rutin
  • Riwayat penyakit menular seksual

Jenis Jenis Kanker Prostat

Jenis kanker prostat yang dialami seseorang ditentukan dari tipe sel kanker awal mula berkembang. Berikut beberapa jenis penyakit tersebut.

1. Adenokarsinoma Asinar

Adenokarsinoma asinar berasal dari sejumlah sel kelenjar yang menjadi lapisan prostat. Sayangnya, sel-sel ini berkembag  menjadi kanker. 

Jenis kanker prostat ini paling banyak dialami para pria.

2. Adenokarsinoma Duktal

Adenokarsinoma duktal adalah sel kanker yang berasal dari sel-sel yang melapisi tabung  atau saluran kelenjar prostat.

3. Sel Kanker Transisional

Sel kanker ini berkembang dari sel-sel yang terletak di lapisan saluran kemih atau uretra.

Lalu, berkembang dari kandung kemih dan menyebar ke area prostat.

4. Sel Kanker Skuamosa

Sel kanker ini berkembang di sel-sel pipih yang melapisi prostat. Penyebarannya lebih cepat dibandingkan sel kanker jenis adenokarsinoma.

5. Sel Kanker Prostat Kecil

Sel kanker jenis ini berkembang di sel-sel kecil prostat.

Artikel Lainnya: Ejakulasi Secara Rutin, Benarkah Bisa Cegah Kanker Prostat?

Diagnosis Kanker Prostat

Pemeriksaan kanker prostat bisa dilakukan dengan sejumlah cara, berikut ini di antaranya:

  • Pemeriksaan Colok Dubur (Digital Rectal Exam)

Dalam pemeriksaan sederhana ini, dokter akan menggunakan jarinya untuk mengecek anus pasien. 

Bila jari dokter merasa prostat besar, kenjang, dan ada benjolan, pemeriksaan kanker prostat lebih lanjut harus segera dilakukan.

  • Pemeriksaan PSA (Prostate Specific Antigen)

Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk diperiksa.

Dokter akan melakukan pengecekan darah untuk menemukan kadar PSA, suatu zat yang diproduksi oleh kelenjar prostat.

Apabila kadar PSA berlebihan di dalam darah, ada kemungkinan terdapat gangguan prostat.

  • Pemeriksaan USG Prostat

Apabila dokter menemukan ada ketidakwajaran dari pemeriksaan DRE atau PSA, akan direkomendasikan pemeriksaan dengan USG.

Tindakan USG dilakukan dengan memasukkan alat kecil berbentuk tabung ke dalam anus.

Alat ini akan memancarkan gelombang suara yang menghasilkan gambar dari kelenjar prostat Anda.

  • Pemeriksaan MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Pemeriksaan MRI dilakukan apabila kadar PSA tinggi di dalam darah. Jika hasil MRI menunjukkan ada kondisi abnormal, tindakan biopsi diperlukan lebih lanjut.

  • Pemeriksaan Sampel Jaringan Prostat (Biopsi)

Proses pengambilan jaringan prostat dinamakan biopsi.

Tindakan ini dilakukan dengan memasukkan jarum kecil ke area prostat untuk mengambil sebagian jaringan.

Artikel Lainnya: Gejala Kanker Prostat yang Harus Anda Waspadai

Pengobatan Kanker Prostat

Pengobatan kanker prostat umumnya disesuaikan dengan stadium yang dialami pasien.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan penderita kanker untuk pengobatan.

  • Operasi

Dalam stadium awal, pengobatan dilakukan dengan operasi pengangkatan prostat (prostatektomi) dan sebagian jaringan di sekitarnya.

Terdapat dua metode operasi prostat, yaitu operasi retropubik atau operasi perineal.

  • Terapi Radiasi (Radioterapi)

Radioterapi digunakan dengan menggunakan energi berkekuatan tinggi untuk membunuh sel-sel kanker. Terdapat dua cara di antaranya :

  1. Radiasi dari luar tubuh (radioterapi internal)
  2. Radiasi dari dalam tubuh (brakiterapi)
  • Terapi Hormon

Terapi hormon dilakukan dengan menghentikan produksi hormon testosteron di dalam tubuh. Hal ini untuk pertumbuhan sel-sel kanker menjadi lebih lambat dan mati.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker. Obat ini dimasukkan ke tubuh dengan cara oral (pil) atau disuntikan. Kemoterapi dilakukan apabila terapi hormon tidak berhasil. 

  • Imunoterapi

Imunoterapi dilakukan dengan menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker dan digunakan pada stadium lanjut.

  • Krioterapi

Krioterapi digunakan dengan menggunakan suhu yang sangat dingin untuk membekukan dan membunuh sel kanker serta sebagian besar kelenjar prostat.

Pencegahan Kanker Prostat

Tak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker prostat.

Namun melakukan gaya hidup sehat telah terbukti menurunkan risiko kanker secara umum. Gaya hidup sehat tersebut adalah sebagai berikut.

  • Mengonsumsi sepiring buah dan sayur setiap hari
  • Melakukan latihan jasmani 4-5 kali dalam seminggu
  • Pertahankan berat badan ideal

Artikel Lainnya: Ragam Pilihan Terapi Pengobatan untuk Kanker Prostat

Komplikasi Kanker Prostat

Apabila seluruh pengobatan di atas tidak membantu menghentikan pertumbuhan sel – sel kanker, maka komplikasi yang terjadi antara lain:

1. Metastase

Sel-sel kanker prostat bisa menyebar ke jaringan di sekitarnya hal ini dinamakan metastase.

Metastase terjadi pada stadium lanjut yang dapat menyebar ke area kelenjar getah bening, tulang, atau organ tubuh lainnya.

2. Inkontinensia Urine

Komplikasi lain yang terjadi adalah inkontinensia urine. Hilangnya kemampuan untuk mengontrol buang air kecil.

Biasanya gejalanya, seperti tidak mampu menahan saat ingin buang air kecil, sering buang air kecil, kebocoran urine yang tidak disengaja, dan rasa nyeri saat buang air kecil.

3. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi adalah komplikasi yang paling sering terjadi ketika mengalami kanker prostat.

Tanda-tandanya, seperti berkurangnya gairah seks dan kemampuan untuk ereksi yang kuat, sulit mencapai orgasme saat berhubungan, serta  berkurangnya ejakulasi.

4. Gangguan Kesuburan (Infertilitas)

Saat operasi kelenjar prostat dilakukan, organ tubuh tersebut tidak dapat memproduksi air mani saat ejakulasi,.

Hal ini membuat sperma tidak dapat diproduksi juga sehingga gangguan kesuburan dapat terjadi.

Cek informasi seputar kanker prostat penanganannya dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

Terakhir Diperbaharui: 20 Desember 2021

Diperbaharui oleh:  dr.Dyah Novita Anggraini

Ditinjau oleh:  dr.Dyah Novita Anggraini

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses 2021. Prostate cancer.

American Cancer Society. Diakses 2021. What Is Prostate Cancer?

NHS. Diakses 2021. Prostate cancer.