Sukses

Pengertian Vosedon

Vosedon adalah obat yang mengandung domperidone. Vosedon berfungsi untuk mengatasi mual dan dapat meningkatkan pergerakan lambung dan usus.

Keterangan Vosedon

  1. Vosedon Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik.
    • Kandungan: Domperidone 10 mg
    • Bentuk: Tablet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Strip 
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma
  2. Vosedon Suspensi

    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antiemetik.
    • Kandungan: Domperidone 5 mg/5 mL
    • Bentuk: Suspensi
    • Satuan Penjualan: Botol 
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Sanbe Farma

Kegunaan Vosedon

Vosedon digunakan untuk meredakan rasa mual.

Dosis & Cara Penggunaan Vosedon

Vosedon merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan vosedon juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa: di minum 3 x Sehari 10 mg
  • Anak-anak: 0.25 mg/kg berat badan, di minum 3 kali sehari
  • Vosedon diminum sebelum makan pada saat lambung kosong

Efek Samping Vosedon

  • Denyut jantung meningkat.
  • Cemas, gelisah dan sakit kepala
  • Urtikaria gatal pada kulit), ruam (kemerahan pada kulit) dan pruritus (gatal pada seluruh tubuh).
  • Nyeri pada payudara.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat hipersesitif terhadap domperidone.

Interaksi Obat

  • Dapat memberikan efek berlawanan dengan prokinetik (mempercepat proses pengosongan dalam perut) dengan analgesik opioid (contoh : kodein) dan antimuskarinik.
  • Dapat memberikan efek berlawanan dengan hipoprolaktinaemik (rendahnya kadar prolaktin dalam darah) dari bromokriptin.

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Vosedon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait