Sukses

Pengertian Sagestam

Sagestam adalah obat yang digunakan pada infeksi bakteri, baik pada kulit, mata, dan berbagai infeksi lain akibat bakteri. Antibiotik Gentamicin sulfate menjadi kandungan sagestam. Obat ini tersedia dalam bentuk krim, salep, salep mata, injeksi, sediaan tetes mata, dan sediaan tetes telinga. 

Sagestam krim atau salep digunakan untuk mengobati infeksi kulit primer; sagestam tetes telinga digunakan untuk mengobati infeksi telinga bagian luar; serta sagestam tetes mata dan salep mata digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang dipicu oleh bakteri.

Artikel Lainnya: 4 Infeksi Kulit yang Sering Terjadi pada Anak

Keterangan Sagestam

Obat Sagestam

Sebelum menggunakan sagestam, ada baiknya mengetahui keterangan-keterangan berikut:

  1. Sagestam Krim

    Golongan: Obat keras
    Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
    Kandungan: Gentamicin Sulfate 0.1%
    Bentuk: Krim
    Satuan Penjualan: Tube
    Kemasan: Tube @ 10 g
    Farmasi: Sanbe Farma
    Harga: Rp. 15.750 - Rp. 29. 565 / Tube

  1. Sagestam Salep

    Golongan: Obat keras
    Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
    Kandungan: Gentamicin Sulfate 1 mg/ gram
    Bentuk: Salep
    Satuan Penjualan: Tube
    Kemasan: Tube @ 10 g
    Farmasi: Caprifarmindo Labs/ Sanbe Farma
    Harga: Rp. 15.750 - Rp. 29. 565 / Tube

  1. Sagestam Salep Mata

    Golongan: Obat keras
    Kelas Terapi: Anti-Infeksi & Antiseptik Mata
    Kandungan: Gentamicin Sulfate 3 mg/ gram
    Bentuk: Salep
    Satuan Penjualan: Tube
    Kemasan: Tube @ 3.5 g
    Farmasi: Sanbe Farma
    Harga: Rp. 32.000 - Rp. 66.000

  1. Sagestam Tetes Mata dan Tetes Telinga

    Golongan: Obat keras
    Kelas Terapi: Anti-Infeksi & Antiseptik Mata; Anti Infeksi dan Antiseptik Telinga
    Kandungan: Gentamicin Sulfate 3 mg/ ml
    Bentuk: Tetes Mata
    Satuan Penjualan: Botol Plastik
    Kemasan: Botol Plastik @ 5 ml
    Farmasi: Sanbe Farma
    Harga: Rp. 37.500 - Rp. 57.000 / Botol

  1. Sagestam Injeksi

    Golongan: Obat Keras
    Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
    Kandungan: Gentamicin Sulfate 40 mg/ mL
    Bentuk: Cairan Injeksi
    Satuan Penjualan: Ampul
    Kemasan: Ampul @ 2 ml
    Farmasi: Sanbe Farma
    Harga: Rp. 73.500 - Rp. 85.000 / Box

Artikel Lainnya: Jangan Makan Ini Saat Mengalami Infeksi Saluran Kemih

Kegunaan Sagestam

Sagestam digunakan untuk mengatasi infeksi pada kulit, mata, dan infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri. Sagestam juga dapat berfungsi sebagai salep mata dan tetes telinga. 

Sagestam Krim dan Salep

Beberapa fokus pengobatan sagestam krim dan salep pada infeksi kulit primer, di antaranya:

Infeksi kulit sekunder yang dapat ditangani oleh sagestam krim, antara lain:

Sagestam Tetes Mata

Sagestam dalam bentuk tetes mata dapat digunakan untuk menangani infeksi pada mata yang dipicu oleh bakteri.

Sagestam Salep Mata

Sagestam salep mata dapat digunakan untuk menangani infeksi pada mata yang diakibatkan oleh bakteri. 

Sagestam Tetes Telinga

Sagestam tetes telinga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi telinga bagian luar.

Sagestam Injeksi

Sagestam injeksi digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri Gram negatif. Beberapa infeksi yang dimaksud, antara lain:

  • Infeksi parah yang diakibatkan oleh Staphylococcus, Streptococcus, Proteus sp, Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, Kelbsiella enterobacter serratia sp, dan Citrobacter sp.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi darah pada bayi baru lahir.
  • Infeksi aliran darah, atau keracunan darah (septikemia).
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi saluran pencernaan.
  • Infeksi kulit, tulang, dan jaringan lunak.
  • Infeksi serius pada sistem saraf pusat.

Artikel Lainnya: Awas Infeksi Mata Gara-Gara Eyeliner!

Dosis dan Cara Penggunaan Sagestam

Sagestam termasuk dalam golongan OBAT KERAS. Maka dari itu, penggunaan obat ini harus dengan anjuran dan resep dokter. Obat sagestam tersedia dalam bentuk krim, salep, salep mata, tetes mata, tetes telinga, dan injeksi.

Sagestam Krim dan Salep

  • Oleskan sagestam krim 3-4 kali sehari pada kulit yang terinfeksi.
  • Pada impetigo contagiosa, kerak harus dibersihkan sebelum pemberian sagestam.

Sagestam Tetes Mata

  • Teteskan 1-2 tetes sagestam ke dalam mata yang terkena infeksi sebanyak 6 kali sehari. Infeksi berat mungkin memerlukan 1-2 tetes setiap 15-20 menit pada awalnya.

Sagestam Salep Mata

  • Oleskan tipis-tipis sagestam salep mata ke mata yang sakit sebanyak 2-3 kali sehari.

Sagestam Tetes Telinga

  • Teteskan sagestam tetes telinga 2-3 tetes di telinga yang terinfeksi sebanyak 3-4 kali sehari.

Sagestam Injeksi

Infeksi parah

  • Dewasa: 3-5 mg/kg per hari, diberikan setiap 8 jam selama 7-10 hari, yang disuntikkan melalui otot atau pembuluh darah selama 30-120 menit. Atau, bisa juga diberikan 5-7 mg/kg sekali sehari melalui suntikan pada pembuluh darah untuk dosis berikutnya, disesuaikan dengan konsentrasi serum gentamisin.
  • Anak: 3-7.5 mg/kg setiap hari dalam tiga dosis terbagi.

Infeksi saluran kemih

  • Dewasa: 160 mg, 1 kali sehari.

Simpan sagestam pada suhu di bawah 25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk. 

Artikel Lainnya: Bahaya Infeksi Saluran Kemih pada Anak

Efek Samping Sagestam

Efek samping yang bisa saja terjadi saat penggunaan sagestam, antara lain:

  • Iritasi kulit. 
  • Iritasi mata.
  • Rasa terbakar.

Kontraindikasi

Obat sagestam tidak boleh digunakan pada beberapa kondisi berikut ini:

  • Pasien dengan hipersensitif terhadap sagestam.
  • Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur.

Interaksi Obat

Sagestam tidak boleh digunakan bersamaan dengan beberapa obat di bawah ini:

  • Penicillin
  • Amphotericin
  • Cephalosporins
  • Erythromycin
  • Heparin
  • Na bicarbonate

Kategori Kehamilan

Kategori C untuk sediaan salep mata dan tetes mata: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Sagestam dapat diberikan hanya jika manfaat yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Kategori D untuk sediaan injeksi: Ada bukti yang menunjukkan bahwa sagestam dapat berisiko pada janin manusia. 

Namun, wanita hamil dapat menggunakan sagestam jika efek pengobatannya lebih besar daripada risikonya, misalnya jika dalam situasi yang mengancam atau untuk penyakit serius. Meski demikian, sagestam tetap memiliki risiko bagi wanita hamil. 

Artikel
    Penyakit Terkait