Mata

Manakah Obat Mata yang Lebih Efektif, Salep atau Tetes Mata?

dr. Valda Garcia, 16 Jul 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Saat sakit mata dan berobat ke dokter, ada kalanya kita diberikan obat mata berupa salep atau tetes mata. Di antara keduanya, mana yang lebih baik?

Manakah Obat Mata yang Lebih Efektif, Salep atau Tetes Mata?

Obat mata berupa salep atau tetes mata kerap diberikan saat kita sakit mata dan memeriksakannya ke dokter spesialis mata. 

Di antara jenis obat mata tersebut, mana yang bekerja lebih efektif untuk meringankan gejala? Salep mata atau tetes mata?

Lalu, apa perbedaan salep mata dan tetes mata? Agar tidak salah kaprah dan keluhan bisa segera teratasi, mari baca penjelasan lengkapnya di artikel berikut. 

Perbedaan Salep Mata dan Obat Tetes Mata

Untuk mengatasi sakit mata, penanganannya harus sesuai dengan penyebab yang mendasari. 

Ketika mengalami gangguan pada bola mata, seperti mata merah atau penglihatan buram, dokter akan cenderung memberikan obat berupa tetes mata. 

Ini karena jenis obat tersebut lebih sesuai dengan target pengobatan, yaitu permukaan bola mata. Contohnya pada kasus peradangan di konjungtiva (konjungtivitis) atau luka di kornea.

Artikel Lainnya: Berbagai Jenis Penyakit Mata yang Umum Terjadi

Meski demikian, dokter juga bisa meresepkan obat dalam bentuk salep mata, khususnya jika bertujuan untuk mempertahankan obat tersebut lebih lama di permukaan mata. 

Misalnya untuk menangani penyakit mata yang melibatkan kelopak mata, seperti bintitan, karena obat salep akan lebih mudah diserap kelopak mata.

Terkadang, dokter juga akan memberikan kombinasi antara salep mata dan tetes mata. Bila ini yang kamu alami, kamu disarankan untuk menggunakan obat tetes mata terlebih dulu sebelum menggunakan salep mata. 

Jarak waktunya adalah sekitar 3-5 menit supaya tidak menghalangi proses penyerapan obat.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Obat Mata

Sekarang kamu sudah tahu, ‘kan, perbedaan tetes mata dan salep mata. Jika dokter memberikanmu salep mata atau tetes mata atau kedua-duanya, kamu jadi tahu alasannya kenapa. 

Nah, selain jenis obat serta kandungannya, cara penggunaan obat juga akan memengaruhi efektivitasnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah menggunakan obat mata jenis apa pun.
  • Bila kesulitan menggunakan salep mata atau tetes mata, minta bantuan orang lain.
  • Jika menggunakan obat mata sendiri, tarik kelopak mata bagian bawah lalu teteskan obat di lokasi tersebut. Ya, meneteskan atau mengoleskan obat mata tak harus tepat di permukaan bola mata. Jika tetesan atau olesan tepat, obat akan tersebar ke seluruh permukaan bola mata saat berkedip. 
  • Hindari meneteskan obat di sudut mata bagian dalam karena obat akan cenderung mengalir menuju saluran hidung dan tenggorokan, sehingga tak bisa terserap dengan baik.
  • Bila diminta dokter untuk mengoleskan salep mata di kelopak mata bagian luar, kamu bisa melakukannya dengan jari. Namun, untuk bagian dalam mata, tetap gunakan cara yang sama dengan tetes mata, yaitu dengan menekan tube salep mata sehingga obat tetap dalam kondisi steril.

Artikel Lainnya: Mana yang Baik untuk Mata, Kompres Dingin atau Hangat?

Kebersihan obat salep mata ataupun tetes mata harus dijaga dengan baik agar tetap steril. Karena jika tidak, maka dapat meningkatkan risiko infeksi lebih lanjut. 

Oleh sebab itu, ketika menggunakan salep dan tetes mata, perhatikan ujung tube-nya agar tidak bersentuhan langsung dengan mata.

Banyak yang masih ragu ketika harus menggunakan salep mata di bagian dalam bola mata. Salah satunya merasa tidak yakin apakah obat salep tersebut aman untuk mata.

Sebelum menggunakan salep mata, pastikan bahwa obat tersebut memang salep yang khusus dibuat untuk mata sehingga kandungannya aman untuk mata. 

Hindarilah penggunaan salep kulit pada mata, meskipun mungkin bahan dasar obat tersebut serupa.

Namun, jika obat yang kamu gunakan memang salep mata, terlebih diresepkan oleh dokter spesialis mata, maka obat tersebut aman untuk digunakan pada mata. 

Selain itu, jangan lupa untuk menggunakannya dengan cara yang tepat seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Baik salep mata ataupun tetes mata, keduanya memiliki efektivitas masing-masing untuk mengatasi masalah pada mata. 

Karenanya, jika kamu mengalami sakit mata atau merasakan ketidaknyamanan yang membuat khawatir, segera periksakan ke dokter spesialis mata sehingga bisa dicari tahu penyebab dan cara menanganinya. 

Punya pertanyaan seputar kesehatan mata? Chat dokter via Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk #JagaSehatmu selalu!

[RS]

Referensi:

Baranowski, P., Karolewicz, B., Gajda, M. and Pluta, J., 2014. Ophthalmic Drug Dosage Forms: Characterisation and Research Methods. The Scientific World Journal, 2014, pp.1-14.

Jumelle, C., Gholizadeh, S., Annabi, N. and Dana, R., 2020. Advances and limitations of drug delivery systems formulated as eye drops. Journal of Controlled Release, 321, pp.1-22.

Farkouh, A., Frigo, P. and Czejka, M., 2016. Systemic side effects of eye drops: a pharmacokinetic perspective. Clinical Ophthalmology, Volume 10, pp.2433-2441.

Sakit Mata
Mata
obat mata