Obat Gangguan Pencernaan

Antasida Doen

apt. Evita Fitriani., S. Farm, 09 Mei 2022

Ditinjau Oleh Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Nyeri lambung karena mag, apalagi disertai kembung dan mual, bisa diatasi dengan Antasida Doen. Apa kandungan dan manfaat obat ini?

Antasida Doen

Antasida Doen

Golongan

Obat bebas

Kategori obat

Antasida

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Bentuk Obat

Tablet kunyah dan suspensi

Antasida Doen untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori N: Belum dikategorikan. Mengonsumsi Antasida diperbolehkan untuk ibu hamil selama mengikuti petunjuk dokter.

Peringatan Menyusui: Beritahu dokter bila Anda akan minum Antasida Doen saat menyusui.

Pengertian Antasida Doen

Antasida umum digunakan untuk membantu keluhan akibat asam lambung berlebih. Misalnya, kembung, nyeri ulu hati, begah, dan mual. Tak heran, dokter kerap meresepkan obat ini pada pasien GERD dan mag. Salah satunya Antasida Doen.

Antasida Doen adalah merek obat penurun asam lambung yang mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida. Kombinasi keduanya diharapkan mampu menetralkan dan menurunkan gejala akibat asam lambung berlebih. 

Obat tersebut masuk ke dalam Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN). Tergolong sebagai obat bebas, Antasida Doen dapat diperoleh dan dikonsumsi tanpa resep dokter.

Tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan suspensi, simak penjelasan lengkap Antasida Doen berikut.

Keterangan

Tablet Kunyah Antasida Doen

  • Golongan: obat bebas
  • Kelas terapi: antasida, antirefluks, antiulserasi
  • Kandungan: magnesium hidroksida 200 mg, aluminium hidroksida 200 mg
  • Kemasan: 1 strip @10 tablet
  • Harga Tablet Kunyah Antasida Doen: Rp1.800 - 8.000/strip

Suspensi Antasida Doen

  • Golongan: obat bebas
  • Kelas terapi: antasida, antirefluks, antiulserasi
  • Kandungan: magnesium hidroksida 200 mg, aluminium hidroksida 200 mg
  • Kemasan: suspensi 60ml @botol
  • Harga suspense Antasida Doen: Rp3.000 - 28.000/botol

Kegunaan Antasida Doen

Fungsi Antasida Doen adalah untuk meredakan gejala-gejala yang berhubungan dengan penyakit mag, naiknya asam lambung, ataupun GERD

Artikel lainnya: Penyebab Sesak Napas Setelah Makan

Dosis dan Aturan Pakai Antasida Doen

Obat Antasida Doen bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak di atas 6 tahun. Yang terpenting, berikan sesuai dengan dosisnya.

Berikut anjuran dosis dan cara minum Antasida Doen.

Tujuan: mag, naiknya asam lambung, GERD

Bentuk: tablet kunyah

  • Untuk dewasa, berikan 2-4 tablet kunyah, yang diminum 4 kali per hari atau sesuai kebutuhan. Maksimal 16 tablet kunyah dalam 24 jam
  • Adapun anak 6-12 tahun bisa minum ½-1 tablet Antasida Doen, 3-4 kali per hari
  • Antasida Doen diminum sebelum atau sesudah makan? Sebaiknya tablet diberikan saat perut kosong, sekitar 1-2 jam setelah makan dan sebelum tidur
  • Kunyah tablet dengan baik sebelum ditelan

Tujuan: mag, naiknya asam lambung, GERD

Bentuk: suspensi

  • Orang dewasa bisa minum 3-4 kali per hari, sebanyak 2-4 sendok takar (10-20 ml)
  • Untuk anak usia 6-12 tahun, berikan ½-1 sendok takar (2.5-5 ml) sebanyak 3-4 kali sehari. Konsumsi suspensi ini sebelum makan

Cara Menggunakan Antasida Doen

  • Gunakan Antasida Doen sesuai dengan petunjuk yang terdapat dalam kemasan atau sesuai dengan petunjuk dari dokter
  • Sebaiknya obat diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan
  • Untuk tablet kunyah, pastikan Anda mengunyah tablet tersebut hingga hancur di mulut sebelum ditelan. Untuk sirup, kocok terlebih dahulu sampai merata sebelum Anda menuangkannya ke sendok takar dan meminumnya
  • Apabila Anda terlewat satu dosis, segera konsumsi apabila jeda dengan dosis berikutnya belum terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis

Cara Penyimpanan

Simpan obat Antasida Doen pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat kering, dan juga sejuk.

Efek Samping Antasida Doen

Penggunaan Antasida Doen bisa memicu efek samping tertentu pada beberapa orang. Efek samping tersebut antara lain:

Artikel lainnya: Jenis Buah untuk Mengobati Mag Kronis 

Overdosis

  • Wajib untuk mematuhi dosis obat yang disarankan. Bila berlebihan, sejumlah keluhan bisa terjadi, seperti sakit perut, diare, dan muntah
  • Overdosis yang besar dapat memperburuk obstruksi usus dan ileus pada pasien
  • Penanganan pasien overdosis hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis profesional

Kontraindikasi 

  • Hindari penggunaan antasida pada pasien dengan kondisi perdarahan, penyakit hati, penyakit ginjal, atau penyakit jantung
  • Penderita nyeri perut parah atau obstruksi usus besar, serta gagal ginjal juga tidak disarankan untuk mengonsumsi Antasida Doen

Interaksi Obat Antasida Doen dengan Obat Lain

Antasida Doen dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat, seperti:

Jika Anda akan mengonsumsi Antasida Doen dengan obat tersebut, informasikanlah kepada dokter. Dokter dapat menjelaskan mengenai waktu penggunaannya agar obat tetap efektif.

Peringatan dan Perhatian

  • Hati-hati penggunaan pada orang dengan riwayat penyakit ginjal. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum Antasida Doen
  • Beberapa obat mungkin dapat berinteraksi dengan Antasida Doen. Sebaiknya informasikan kepada dokter jika Anda akan mengonsumsi Antasida Doen bersama obat lain, baik herbal maupun kimia
  • Beritahukan dokter jika saat ini Anda sedang menjalani diet rendah magnesium

Artikel lainnya: Lakukan Cara Ini untuk Mencegah Tukak Lambung 

Kategori Kehamilan

Antasida Doen belum dikategorikan. Namun, Antasida Doen tergolong relatif aman untuk ibu hamil. Yang terpenting, dosis konsumsinya sesuai dengan petunjuk dokter.

Peringatan Kehamilan

Konsultasikan dokter jika Anda membutuhkan Antasida Doen saat sedang hamil. 

Peringatan Menyusui

Kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida di dalamnya dapat terserap ke dalam ASI.

Apabila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi bisa Anda lakukan di sini.

Penyakit Terkait

Rekomendasi Obat Sejenis Antasida Doen

  • ISO Indonesia (2018). ISFI Indonesia. Antasida Doen
  • Pionas. BPOM. (2022) Antasida (http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-1-sistem-saluran-cerna-0/11-dispepsia-dan-refluks-gastroesofagal/111-antasida-dan-simetik-0) 
  • ISO Farmakoterapi (2013), Penatalaksanaan GERD. Penerbit ISFI.
  • Drugs.com (2022). Antacid Oral (https://www.drugs.com/cons/antacid.html)