Obat Diabetes

Glucobay

Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm, 22 November 2022

Ditinjau Oleh apt. Evita Fitriani., S. Farm

Icon ShareBagikan
Icon Like

Glucobay digunakan sebagai obat untuk membantu mengatasi penyakit Diabetes Melitus tipe 2.

Glucobay

Glucobay

Golongan

Obat Keras

Kategori Obat

Antidiabetik

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Bentuk obat

Tablet

Gluvas untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Perhatian Menyusui: Tidak diketahui apakah Glucobay bisa terserap ke dalam ASI. Namun, obat sebaiknya dihindari penggunaannya oleh ibu menyusui.

Pengertian

Bersama program diet dan olahraga, Glucobay adalah obat yang sering digunakan untuk mengontrol gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2.

Tersedia dalam bentuk tablet, obat tersebut yang mengandung acarbose.

Kandungan ini bekerja dengan cara memperlambat pemecahan pati (karbohidrat) dari makanan yang dikonsumsi menjadi gula.

Hasil yang diharapkan, kadar gula darah tidak naik sebanyak setelah makan.

Glucobay mungkin juga diresepkan bersama dengan antidiabetik lainnya (misalnya, insulin, metformin, sulfonilurea seperti glipizide) untuk mengontrol diabetes.

Obat Glucobay tersedia dalam kemasan tablet 50 mg dan 100 mg. simak penjelasan lengkap seputar apa itu Glucobay di bawah ini.

Artikel Lainnya: Tak Kalah Berbahaya, Waspadai Diabetes 1,5 atau LADA

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antidiabetik
  • Kandungan: Acarbose 50 mg; acarbose 100 mg
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Boks, 5 strip @10 tablet
  • Farmasi: Bayer Indonesia
  • Harga Glucobay: Rp20.000 - Rp80.000/strip

Kegunaan

Obat Glucobay sering digunakan untuk mengontrol gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2.

Dosis dan Aturan Pakai

Obat ini termasuk dalam golongan obat keras.

Penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Dosis akan disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing individu.

Secara umum, dosisnya adalah sebagai berikut.

Tujuan: diabetes mellitus tipe 2

Bentuk: tablet

  • Dosis: awalnya, 25 mg atau 50 mg, 3 kali sehari. Dapat juga dimulai dengan 25 mg atau 50 mg setiap hari untuk meminimalkan efek pada saluran pencernaan. Lalu, secara bertahap meningkat menjadi 25 mg atau 50 mg, tiga kali sehari.

Setelah 4-8 minggu, dosis dapat ditingkatkan lebih lanjut jika perlu, hingga 100-200 mg tiga kali sehari.

  • Dosis harus disesuaikan dengan respon dan toleransi pasien.

Artikel Lainnya: Mengenal Kondisi Kulit Melepuh Akibat Diabetes

Cara Menggunakan

Ikuti petunjuk penggunaan yang sudah dijelaskan oleh dokter. Jangan mengurangi atau menambah dosis.

Glucobay dapat dikonsumsi bersama makanan, bisa dikonsumsi saat mulai makan, pada suapan pertama.

Glucobay harus dikonsumsi setiap hari agar mendapatkan hasil yang efektif.

Cobalah mengonsumsinya pada jam yang sama setiap harinya agar tidak terlupa.

Jika lupa, segera konsumsi ketika ingat.

Jika Anda baru ingat saat sudah dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya, maka abaikan saja dosis yang terlupa.

Konsumsi Glucobay harus disertai olahraga yang teratur dan pengaturan menu makanan.

Cara Penyimpanan

Simpan obat diabetes tersebut pada suhu ruangan, di tempat yang kering dan terhindar dari jangkauan anak.

Perhatikan pula tanggal kedaluwarsa pada kemasan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Glucobay, yaitu:

Jika mengalami efek samping yang parah atau menetap, segera konsultasikan dengan dokter.

Artikel Lainnya: Mengenal Jenis-Jenis Enzim untuk Terapi Penyakit Diabetes

Overdosis

Mengonsumsi Glucobay yang berlebihan dapat menyebabkan distensi perut, perut kembung, dan diare.

Jika terjadi overdosis, bawa ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.

Kontraindikasi

Jangan gunakan Glucobay apabila mengalami kondisi berikut:

  • hipersensitif terhadap acarbose
  • penyakit radang usus, ulserasi kolon, obstruksi usus parsial atau predisposisi obstruksi usus
  • penyakit usus kronis yang berhubungan dengan gangguan pencernaan atau penyerapan
  • ketoasidosis diabetikum
  • sirosis
  • kerusakan hati

Interaksi Obat

Beritahukan kepada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obat ini:

  • obat lain untuk diabetes, misalnya insulin, glimepiride
  • obat-obatan yang mengandung enzim yang membantu pencernaan, misalnya amilase, pankreatin
  • digoxin (obat penyakit jantung)
  • cholestyramine (obat penurun kolesterol)
  • neomisin

Obat-obat di atas berpotensi menimbulkan interaksi jika digunakan bersama dengan Glucobay.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, seperti suplemen dan herbal, beritahu dokter.

Artikel Lainnya: Anda Sering Mengantuk? Waspada Gejala Diabetes!

Peringatan dan Perhatian

Beritahukan dokter mengenai kondisi atau riwayat kesehatan Anda, terutama apabila:

  • mengalami kondisi yang tercantum pada ‘kontraindikasi’
  • memiliki penyakit ginjal parah
  • hamil dan menyusui

Anda perlu melakukan pemeriksaan gula darah Anda secara rutin untuk mengetahui respons obat.

Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memasukkan Glucobay ke dalam kategori B.

Artinya, studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin. Tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil.

Namun, studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Peringatan Kehamilan

Konsultasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil.

Jika Anda diketahui hamil saat sedang menjalani terapi dengan Glucobay, segera beritahukan dokter.

Artikel Lainnya: Sayuran Pantangan Diabetes yang Harus Dihindari

Peringatan Menyusui

Tidak diketahui apakah obat ini dapat terserap ke dalam ASI. Namun, obat sebaiknya dihindari penggunaannya pada wanita menyusui. 

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini, ya.

Penyakit Terkait

  • Diabetes Mellitus Tipe 2

Rekomendasi Obat Sejenis

Manfaatkan layanan konsultasi kesehatan langsung dengan dokter di fitur Tanya DokterDownload sekarang!

(HNS/AYU)

Tanya Dokter