Obat Batuk, Pilek, dan Flu

Bronex

apt. Sinthiya Nur Azizah., S. Farm, 09 Mar 2023

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Bronex adalah obat yang digunakan untuk mengencerkan dahak pada saluran pernapasan. Informasi apa saja yang perlu diketahui tentang obat ini?

Bronex

Bronex 

Golongan

Obat Keras

Kategori obat

Obat Batuk dan Pilek

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan Anak

Bentuk obat

Tablet 

Bronex untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori N: Obat ini belum dikategorikan.

Peringatan Menyusui: Komponen dalam Bronex dapat terdistribusi ke dalam ASI. Bila kamu sedang menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Pengertian 

Bronex adalah obat yang diproduksi oleh Pabrik Pharmasi Zenith. Bronex mengandung bromhexine yang digunakan untuk mengencerkan dahak pada saluran pernapasan atau yang disebut juga dengan mukolitik.

Obat Bronex bekerja dengan cara menghambat kerja sel yang menghasilkan dahak atau mukus sehingga menghasilkan dahak yang tidak kental dan mudah untuk dikeluarkan.

Untuk mengetahui Bronex obat apa hingga bagaimana penggunaannya, berikut informasi lengkapnya.

Artikel Lainnya: Cara Ampuh untuk Mengeluarkan Dahak di Tenggorokan

Keterangan 

Bronex Tablet

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas terapi: Obat batuk dan pilek; mukolitik
  • Kandungan Bronex: Bromhexine HCl 8 mg
  • Kemasan: Boks, strip @10 tablet
  • Farmasi: Zenith Pharmaceuticals
  • Harga Bronex Tablet: Rp2.500–Rp15.000 per strip

Kegunaan 

Obat Bronex digunakan untuk membantu mengencerkan dahak pada saluran pernapasan. 

Dosis dan Aturan Pakai 

Bronex adalah obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan melalui resep dokter.

Dosis Bronex bervariasi, bergantung pada kondisi pasien. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum kamu menggunakan obat ini.

Tujuan: Membantu mengencerkan dahak pada saluran pernapasan

Bentuk: Tablet

  • Dewasa dan anak >12 tahun: dosis 1–2 tablet diminum 3 kali sehari.
  • Anak 6–11 tahun: dosis ½–1 tablet diminum 3 kali sehari.
  • Anak 2–5 tahun: dosis ½ tablet diminum 2 kali sehari.

Cara Menggunakan 

  • Gunakan Bronex sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Baca petunjuk pemakaian pada kemasan obat
  • Obat Bronex dapat digunakan setelah makan. Konsumsi obat secara teratur dan pada waktu yang sama. Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu
  • Apabila kamu lupa menggunakan obat, segera pakai jika jeda dengan waktu selanjutnya masih lama. Jika jeda dengan waktu berikutnya singkat, lupakan dosis yang tertinggal. Jangan menggandakan dosis pada waktu bersamaan
  • Jangan melebihkan atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari terjadinya efek samping atau efektivitas yang berkurang dari obat
  • Segera temui dokter apabila gejala tidak membaik atau mengalami perburukan
  • Hentikan pengobatan apabila gejala tidak membaik atau terjadi perburukan gejala setelah 3 hari pengobatan

Artikel Lainnya: Penyebab Batuk Rasa Logam yang Tak Bisa Disepelekan

Cara Penyimpanan

Simpan Bronex pada suhu di bawah 30 derajat, di tempat yang kering, terhindar dari cahaya matahari langsung, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Efek Samping 

Beberapa efek samping yang dapat terjadi selama menggunakan Bronex:

  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri perut, diare, mulut kering
  • Reaksi anafilaksis
  • Sakit kepala
  • Keringat berlebih

Overdosis

Penggunaan dosis berlebihan akan memperburuk efek samping.

Apabila ditemukan gejala perburukan efek samping atau gejala overdosis lain, seperti kesulitan bernapas, lemah otot, mual dan muntah, keringat dingin, atau sampai tidak sadarkan diri, segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat atau hubungi penyedia layanan gawat darurat.

Penanganan kegawatdaruratan hanya dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan apa kamu memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu kandungan Bronex. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat Bronex.

Interaksi Obat 

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apabila kamu akan menggunakan Bronex bersamaan dengan antibiotik amoxicillin, cefuroxime, erythromycin, atau doxycycline karena dapat meningkatkan kadar antibiotik dalam jaringan paru.

Peringatan dan Perhatian 

  • Sebaiknya, hindari penggunaan Bronex jika kamu memiliki riwayat hipersensitif terhadap bromhexine
  • Informasikan dokter apabila kamu akan menggunakan obat ini bersama dengan obat lain, baik kimiawi maupun herbal
  • Beri tahu dokter mengenai kondisi kesehatan kamu, apakah sedang hamil, dalam persiapan kehamilan, atau menyusui. Hal ini akan menjadi pertimbangan untuk menghindari efek samping atau efek-efek yang tidak diinginkan lainnya
  • Informasikan dokter riwayat penyakit yang sedang atau pernah kamu derita, terutama:
  1. Asma
  2. Gangguan pencernaan
  3. Gangguan hati dan ginjal berat
  • Jika dalam 3 hari gejala tidak membaik, segera periksa ke dokter

Artikel Lainnya: Batuk Hingga Kelelahan, Apakah Tanda Bronkitis?

Kategori Kehamilan

Kategori N. Tidak ada informasi studi klinis terkait keamanan penggunaan pada kondisi kehamilan. 

Peringatan Kehamilan

Informasikan dokter apabila kamu sedang hamil ataupun menjalani program kehamilan.

Hal tersebut akan menjadi pertimbangan pemberian obat bergantung pada kondisi kehamilan kamu. Bronex untuk ibu hamil akan diberikan apabila khasiat dan keamanannya memiliki efek yang lebih besar daripada risiko terhadap kehamilan.

Peringatan Menyusui

Komponen dalam obat Bronex dapat terdistribusi ke dalam ASI. Apabila kamu sedang menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Penyakit Terkait 

Rekomendasi Obat Sejenis 

Jangan tunggu sakit. Kamu bisa memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan langsung dengan dokter secara online melalui fitur Tanya Dokter. Yuk, sama-sama #JagaSehatmu.

[HNS]

MIMS Petunjuk Konsultasi Edisi 21 (2021) Bisolvon

MIMS Indonesia (2022) Bromhexine