Sukses

Novaflox adalah antibiotik yang digunakan untuk mengatasi penyakit akibat infeksi. Apa saja yang perlu diketahui tentang antibiotik ini?

Golongan

Obat keras

Kategori obat

Antibiotik kuinolon

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak 

Bentuk obat

Kaplet salut selaput

Novaflox untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori C: 

Studi pada hewan menunjukkan efek samping pada janin. Namun, tidak ada studi yang terkontrol pada wanita hamil.

 

Peringatan Menyusui

Novaflox terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Pengertian Novaflox

Novaflox adalah obat sediaan kaplet salut selaput yang mengandung zat aktif ciprofloxacin. 

Kandungan tersebut diindikasikan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri, termasuk infeksi kulit, infeksi tulang dan sendi, infeksi saluran pernapasan atau sinus, infeksi saluran kemih, dan jenis diare tertentu.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati antraks atau jenis wabah tertentu, serta gonore.

Ciprofloxacin merupakan antibiotik fluorokuinolon generasi kedua yang bekerja dengan menghambat DNA gyrase serta topoisomerase IV. 

Keduanya penting dalam replikasi, bakteri transkripsi, perbaikan dan rekombinasi.

Kenali lebih dalam seputar obat Novaflox di sini.

Keterangan Novaflox

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Obat antibiotik kuinolon
  • Kandungan: Ciprofloxacin 500 mg
  • Kemasan: Strip @10 kaplet salut selaput
  • Farmasi: Novapharin
  • Harga Novaflox 500 mg: Rp4.500 - Rp23.000/strip

Kegunaan Novaflox

Manfaat Novaflox adalah untuk terapi infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Artikel Lainnya: 4 Tanda Anda Mengalami Sinusitis

Dosis dan Aturan Pakai Novaflox

Novaflox merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras. Setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Selain itu, dosis Novaflox juga wajib dikonsultasikan dengan dokter ataupun apoteker sebelum dikonsumsi.

Alasannya, dosis penggunaannya dapat berbeda-beda untuk setiap individu, tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Tujuan: infeksi saluran napas, kulit dan jaringan lunak, sendi, dan tulang

Bentuk: kaplet salut selaput

  • Dosis 1-1½ kaplet diminum 2 kali sehari selama 7-14 hari.
  • Kondisi infeksi ringan sampai sedang: dosis ½ - 1 kaplet 2 kali sehari.
  • Kondisi infeksi berat: dosis 1-1½ kaplet diminum 2 kali sehari.

Tujuan: infeksi saluran pencernaan

Bentuk: kaplet salut selaput

  • Dosis 2 kali sehari 1 kaplet.
  • Infeksi ringan sampai sedang: dosis 2 kali sehari ½ kaplet.
  • Infeksi berat: 2 kali sehari 1 kaplet. 

Tujuan: prostatitis kronis

Bentuk: Kaplet salut selaput

  • Dosis 2 kali sehari 1 kaplet.

Tujuan: osteomyelitis

Bentuk: kaplet salut selaput

  • Dosis 2 x sehari 1 ½ kaplet.

Cara Menggunakan Novaflox

  • Konsumsi obat Novaflox sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Jangan melebihkan atau juga mengurangi dosis yang dianjurkan karena berisiko sebabkan resistensi
  • Antibiotik sebaiknya dikonsumsi di pagi hari, jika dosis yang diberikan satu kali sehari
  • Namun, jika diberikan dosis lebih dari satu kali sehari, diperlukan jarak yang cukup antara satu dosis dengan dosis yang lainnya
  • Agar tidak lupa minum obat, sebaiknya antibiotik dikonsumsi di waktu yang sama setiap hari
  • Jika Anda melupakan satu dosis, segera minum jika jeda dengan waktu minum selanjutnya masih lama. Namun, jika jeda singkat, lupakan saja dosis yang tertinggal. Tidak disarankan menggandakan dosis di waktu bersamaan
  • Habiskan seluruh obat yang diresepkan dokter, meskipun Anda sudah merasa lebih baik. Hal tersebut demi mencegah resistensi serta mencegah infeksi berulang
  • Apabila gejala tak juga membaik setelah menghabiskan obat, temui lagi dokter Anda

Cara Penyimpanan

Simpan obat Novaflox pada suhu antara 20-25 derajat Celsius. 

Artikel Lainnya: Perbedaan Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih

Efek Samping Novaflox

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Novaflox kaplet adalah:

  • efek sistem saraf pusat (misalnya kejang, peningkatan tekanan intrakranial)
  • hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah)
  • superinfeksi dalam penggunaan jangka panjang (misalnya diare, kolitis pseudomembran)
  • mual dan muntah
  • sakit perut
  • pencernaan yang terganggu
  • nyeri otot dan sendi
  • pusing
  • sakit kepala
  • gelisah
  • tremor (gemetar)

Overdosis

Berlebihan mengkonsumsi obat ini bisa memicu gejala seperti: 

  • pusing
  • tremor
  • sakit kepala
  • kelelahan
  • kejang
  • halusinasi
  • kebingungan
  • ketidaknyamanan perut
  • kristaluria
  • hematuria (kencing berdarah)
  • gangguan ginjal dan hati akut

jika terjadi overdosis, segera minta bantuan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Novaflox kaplet pada pasien yang memiliki indikasi:

  • hipersensitif pada ciprofloxacin atau golongan kuinolon lainnya, dan
  • tidak boleh digunakan bersamaan dengan tizanidine, pasien dengan riwayat atau risiko perpanjangan QT

Interaksi Obat Novaflox

Berikut adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Novaflox kaplet. 

  • Meningkatkan risiko interval QT yang berkepanjangan bila diberikan bersamaan dengan Kelas IA (misalnya procainamide, quinidine), serta Kelas III (seperti amiodaron, sotalol) antiaritmia, TCA, makrolida (seperti erythromycin), cisapride, antipsikotik)
  • Dapat meningkatkan konsentrasi serum dan toksisitas metotreksat
  • Meningkatkan konsentrasi serum apabila diberikan bersama dengan probenesid
  • Substrat CYP1A2 (misalnya clozapine, ropinirole, theophylline); turunan xanthine (misalnya kafein, pentoxifylline)
  • Meningkatkan risiko gangguan tendon jika diberikan bersamaan dengan kortikosteroid
  • Meningkatkan kreatinin serum jika diberikan bersamaan dengan siklosporin
  • Meningkatkan risiko kejang jika diberikan bersamaan dengan antiinflamasi non-steroid
  • Dapat mengubah konsentrasi fenitoin dalam serum. Mengurangi penyerapan oral jika diberikan bersamaan dengan produk yang mengandung kation multivalen (misalnya Al, Ca, Mg, Fe)
  • Dapat meningkatkan efek antikoagulan vitamin K, warfarin

Peringatan dan Perhatian

Sebaiknya tidak mengonsumsi Novaflox jika Anda memiliki riwayat hipersensitif pada ciprofloxacin atau antibiotik quinolon lainnya.

Informasikan pula dokter jika Anda memiliki riwayat:

  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan saraf
  • Aneurisma aorta
  • Depresi
  • Epilepsi
  • Penyakit G6PD
  • Myasthenia gravis
  • Gangguan sendi dan otot lain

Artikel Lainnya: Diare Lebih dari 2 Minggu? Kenali Penyebab Diare Kronis Ini

Informasikan dokter jika Anda akan mengonsumsi obat ini bersama dengan obat lain, baik kimia maupun herbal.

Beritahu dokter jika Anda dalam kedaan hamil dan menyusui.

Informasikan dokter jika Anda berencana untuk melakukan vaksinasi saat menjalani terapi dengan ciprofloxacin.

Ciprofloxacin bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, juga mengganggu konsentrasi.

Itu sebabnya, hindari melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan, seperti mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat selama menggunakan obat ini.

Kategori Kehamilan

Obat ini masuk dalam kategori C. Yakni, studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya).

Namun, tidak ada studi terkontrol pada wanita; atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. 

Peringatan Kehamilan

Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.

Konsultasikan dulu kepada dokter sebelum bumil mengonsumsinya.

Peringatan Menyusui

Novaflox bisa terdistribusi ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Penyakit Terkait Novaflox

  • Prostatitis
  • Infeksi tulang dan sendi
  • Meningitis
  • Gonore
  • Osteomelitis
  • Infeksi kulit
  • Infeksi saluran cerna

Rekomendasi Obat Sejenis Novaflox

Jangan ketinggalan berita kesehatan lainnya dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

Terakhir Diperbaharui: 22 Maret 2022

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Ditinjau: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Referensi:

  • ISO Farmakoterapi (2013). Ciprofloxacin.
  • ISI Indonesia (2018). ISFI Penerbitan. Novaflox
  • Drugs.com. Diakses 2022. Ciprofloxacin.
  • KlikDokter. Diakses 2022. Ciprofloxacin.
Artikel
    Penyakit Terkait