Sukses

Pengertian Antasida DOEN

Antasida Doen adalah obat untuk menangani gejala-gejala akibat penyakit maag dan asam lambung.

Obat Antasida Doen bekerja dengan cara menurunkan kadar asam lambung yang berlebih.

Keterangan Antasida DOEN

1. Antasida Doen Tablet Kunyah

Golongan: Obat Bebas
Kelas Terapi: Antasida, Obat Antirefluks & Antiulserasi
Kandungan: Magnesium Hydroxide 200 mg, Alumunium Hydroxide 200 mg
Bentuk: Tablet Kunyah
Satuan penjualan: Strip
Kemasan: Box, 1 Strip @ 10 Tablet
Farmasi: Mutiara Mukti Farma, Rama Emerald Multi Sukses, First Mediafarma, Imfarmind Farmasi Industri, Sanbe Farma, Mega Esa Farma, Novapharin, Triman, Holi Pharma, Mersifarma Trimaku Mercusana, Molex Ayus, Canda Nusantara Jaya, Errita Pharma, Erela, Trifa Raya Laboratories, Sejahtera Lestari Farma, Pabrik Pharmasi Zenith
Harga: Rp. 1.800 - Rp 8.000 / Strip

2. Antasida Doen Suspensi

Golongan: Obat Bebas
Kelas Terapi: Antasida, Obat Antirefluks & Antiulserasi
Kandungan: Magnesium Hydroxide 200 mg, Alumunium Hydroxide 200 mg
Bentuk: Sirup
Satuan penjualan: Botol
Kemasan: Box, Botol @ 60 mL
Farmasi: Rama Emerald Multi Sukses, Sanbe Farma, Dexa Medica, Afi Farma, First Medifarma, Erela, Sampharindo Perdana, Novapharin, Kimia Farma.
Harga: Rp. 3.000 - Rp. 28.000 / Botol

Artikel lainnya: Obat untuk Asam Lambung, Lebih Baik Antasida atau H2 Blocker?

Kegunaan Antasida DOEN

Antasida Doen mampu meredakan gejala-gejala yang berhubungan dengan penyakit maag dan asam lambung.

Dosis dan Cara Penggunaan Antasida DOEN

Berikut ini dosis dan cara penggunaan Antasida Doen:

1. Antasida Doen Tablet Kunyah

Dewasa: berikan 2-4 tablet kunyah, sebanyak 4 kali per hari atau sesuai kebutuhan. Maksimal: 16 tablet kunyah / 24 jam.

Anak usia 6-12 tahun: berikan ½-1 tablet, sebanyak 3-4 kali per hari. Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong, seperti 1-2 jam setelah makan dan sebelum tidur. Kunyah tablet dengan baik sebelum ditelan.

2. Antasida Doen Suspensi

Dewasa: diminum 3-4 kali per hari, berikan 2-4 sendok takar (10-20 mL).
Anak usia 6-12 tahun: diminum 3-4 kali sehari, berikan ½-1 sendok takar (2.5-5 mL).
Dikonsumsi sebelum makan.

Cara Penyimpanan Antasida DOEN

Simpan pada suhu sekitar 20-25 derajat Celsius, di tempat kering dan sejuk.

Efek Samping Antasida DOEN

Penggunaan Antasida Doen bisa memicu efek samping pada beberapa orang, seperti:

  • Diare
  • Sembelit
  • Nafsu makan berkurang
  • Kelelahan
  • Dehidrasi
  • Gangguan pada ginjal

Overdosis

Gejalanya bisa berupa sakit perut, diare, dan muntah. Dosis besar dapat memperburuk obstruksi usus dan ileus pada pasien yang berisiko.

Penanganan pasien overdosis hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan jika Anda memiliki kondisi hipersensitif terhadap kandungan dari Antasida Doen, nyeri perut yang parah atau obstruksi usus besar, serta gagal ginjal.

Artikel lainnya: Kopi Hijau Lebih Ringan untuk Penderita Gastritis dan Vertigo?

Interaksi Obat

Antasida Doen dapat berinteraksi dengan obat-obatan berikut:

  • Ciprofloxacin
  • Hydroxychloroquine
  • Ketoconazole
  • Rifampicin
  • Velpatasvir
  • Dan lainnya

Kategori Kehamilan

Antasida Doen termasuk aman untuk ibu hamil, dengan catatan dosis penggunaannya sesuai dengan anjuran dokter.

Peringatan Menyusui

Antasida Doen juga aman untuk ibu menyusui, selama dosis penggunaannya sesuai dengan anjuran dokter.