Sukses

PENGERTIAN ADALAT OROS

Nifedipine merupakan obat yang memiliki banyak nama paten (nama dagang) salah satu nya adalah Adalat Oros, yang digunakan dengan atau tanpa kombinasi dengan obat lain untuk membantu mengobati tekanan darah tinggi (Hipertensi). Dengan menurunkan tekanan darah tinggi dapat membantu mencegah penyakit stroke, serangan jantung dan masalah ginjal. Adalat Oros bekerja dengan merelaksasi pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah dan meningkatkan supply oksigen. Obat ini juga digunakan untuk membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris) dan sindrom Raynaud (pembuluh-pembuluh nadi terkecil yang membawa darah ke ujung-ujung jari tangan atau kaki terhambat). Adalat Oros dapat menurunkan frekuensi serangan angina (nyeri dada) namun tidak boleh digunakan untuk mengobati serangan nyeri dada ketika sedang terjadi. Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan yang terlalu asin dan ataupun berlemak. Hindari penggunaan Adalat Oros pada ibu hamil dan menyusui. Adalat Oros terdiri dari 2 macam dosis yaitu 20 mg dan 30 mg.

KETERANGAN ADALAT OROS

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Kalsium
  • Kandungan: Nifedipine 20 mg. Nifedipine 30 mg.
  • Bentuk: Tablet Lepas Lambat
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Bayer Indonesia.

KEGUNAAN ADALAT OROS

Adalat Oros digunakan untuk membantu mengobati hipertensi, jantung koroner, nyeri dada (angina pektoris), sindrom raynaud (penghambatan penyaluran darah di pembuluh nadi kecil).

DOSIS & CARA PENGGUNAAN ADALAT OROS

Adalat Oros termasuk dalam golongan obat keras sehingga hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep Dokter.

Aturan penggunaan Adalat Oros adalah:
Diminum 1 tablet, 1 kali sehari. Atau menurut petunjuk Dokter.

EFEK SAMPING ADALAT OROS

Efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan Adalat Oros antara lain pusing, hipotensi, edema, mual, sembelit, jantung berdebar, migrain.

Kontraindikasi:

  • Hipersensitif dengan Nifedipine.
  • Syok kardionergik.
  • Hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:

  • Peningkatan kadar plasma digoxin dan quinidine.
  • Mengurangi bioavailabilitas jika digunakan dengan fenitoin, rifampisin.
  • Peningkatan kadar plasma dengan kuinupristin, dalfopristin, simetidin, cisapride.

Kategori Kehamilan:
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Adalat Oros ke dalam Kategori C:
Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya). Belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada resiko yang mungkin timbul pada janin.

Artikel
    Penyakit Terkait