Sukses

Pengertian Acran

Acran merupakan obat yang mengandung Ranitidine HCl sebagai zat aktifnya. Acran digunakan untuk membantu mengatasi penyakit refluks gastro-esofagus (asam lambung mengalir kembali dari perut ke saluran cerna). Acran bekerja dengan cara menekan produksi asam lambung yang dibuat oleh lambung.

Keterangan Acran

  1. Acran Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antisida, Antirefluks dan Antiulserasi
    • Kandungan: Ranitidine HCl 150 mg; Ranitidine HCl 300 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi: Sanbe Farma.
  2. Acran Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antisida, Antirefluks dan Antiulserasi
    • Kandungan: Ranitidine HCl 
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Box, 5 Ampul @ 2 mL
    • Farmasi: Sanbe Farma.

Kegunaan Acran

Acran digunakan untuk membantu mengatasi penyakit refluks gastro-esofagus.

Dosis & Cara Penggunaan Acran

Acran merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan acran juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaannya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan Acran Tablet:

  • Dewasa: Dosis awal 300 mg, setiap hari sebelum tidur atau 150 mg tawaran untuk 4-8 ​​minggu, 300 mg 2 x sehari, untuk 4 minggu dapat digunakan dalam ulkus duodenum untuk meningkatkan penyembuhan.
    Dosis pemeliharaan: 150 mg setiap hari sebelum tidur. Maksimal: 300 mg tawaran.
  • Anak usia 1 bulan sampai 16 tahun 4-8 mg/kgBB setiap hari dalam 2 dosis terbagi. Maksimal: 300 mg / hari. Durasi pengobatan: 4-8 minggu. Pemeliharaan: 2-4 mg / kg sekali sehari. Maksimal: 150 mg / hari.

Aturan penggunaan Acran Injeksi:
50 mg, setiap 6-8 jam.

Efek Samping Acran

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Acran, yaitu:
1. Ruam (urtikaria, makulopapular, dan / atau pruritus),
2. Malaise (lemas)
3. Sakit kepala
4. Insomnia (sulit tidur)
5. Sembelit, mual, muntah, ketidaknyamanan perut atau nyeri
6. Kebingungan mental reversibel
7. Vertigo
8. Pusing
9. Halusinasi.

Kontraindikasi:

  • Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap ranitidine
  • Pasien yang memiliki riwayat penyakit porfiria (kelainan genetik).

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan acran:

  • Ranitidine secara minimal menghambat metabolisme hati antikoagulan kumarin, teofilin, diazepam, dan propanolol.
  • Dapat mengubah absorpsi obat yang tergantung pH (Ketoconazole, midazolam, glipizide).
  • Penyerapan tertunda dan peningkatan konsentrasi serum puncak dengan propantheline bromide
  • Dapat mengurangi bioavailabilitas dengan antasid.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Acran ke dalam Kategori B:

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).

Artikel
    Penyakit Terkait