Sukses

acetram

Nama generik: Paracetamol dan Tramadol

Golongan: Obat keras

Harga Acetram: Rp50.000 - Rp70.000/strip

Pengertian Acetram

Sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, atau nyeri lainnya bisa sangat mengganggu dan menghambat aktivitas harian, bukan?

Untuk mengatasinya, Anda bisa minum obat analgesik (pereda nyeri).

Dari sekian banyak jenis analgesik di pasaran, kandungan tramadol mungkin salah satu yang familiar. Nah, Acetram adalah salah satu merek dagangnya.

Acetram adalah obat yang memiliki zat aktif berupa tramadol dan paracetamol.

Analgesik ini dapat mengatasi rasa sakit atau nyeri ringan, sedang, sampai berat.

Obat tersebut bekerja dengan cara menghambat zat pemicu rasa nyeri.

Sebelum buru-buru mengonsumsinya, ketahui dulu serba-serbi seputar Acetram di artikel ini.

Artikel Lainnya: Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Gigi Setelah Ditambal

Keterangan Acetram

Acetram

1. Golongan

Obat keras

2. Kelas Terapi

Analgesik

3. Kandungan

Tramadol HCl 37.5 mg dan paracetamol 325 mg

4. Kemasan

Boks, 1 Strip @10 Tablet

5. Produksi

Pratapa Nirmala

Kegunaan Acetram

1. Indikasi

Obat Acetram digunakan untuk mengatasi rasa sakit dan nyeri sedang hingga berat, seperti nyeri setelah operasi.

Acetram juga digunakan untuk pengobatan akibat cedera olahraga dan untuk rehabilitasi.

2. Kontraindikasi

Jangan konsumsi Acetram tablet jika Anda punya riwayat alergi terhadap parasetamol dan tramadol.

Sebaiknya, obat ini juga tidak digunakan pada pasien dengan riwayat hipersensitif terhadap opioid, serta pernah keracunan akut opioid, analgesik, dan psikotropika.

Hindari penggunaan pada pasien dengan gangguan hati berat, epilepsi, dan pasien yang sedang dalam terapi dengan monoamin oksidase inhibitor (MAOI).

Artikel Lainnya: Penyebab Penderita Diabetes Sering Mengalami Sakit Kepala

Cek Dosis Umum dan Aturan Pakai Acetram

Acetram tergolong obat keras. Artinya, beli Acetram hanya bisa dilakukan melalui resep dokter.

Berikan Acetram untuk orang dewasa sebanyak 2 tablet setiap 6 jam. Maksimal 8 tablet per hari. Jangka waktu minum maksimal 5 hari.

Anda bisa meminumnya dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping Acetram

Efek samping yang bisa terjadi selama penggunaan Acetram, antara lain:

  • hepatotoksisitas (kerusakan hati akibat konsumsi obat),
  • gangguan sel plasma,
  • postural hipotensi (pusing akibat tekanan darah rendah ketika seseorang berdiri dari posisi duduk ataupun tidur),
  • sesak napas,
  • bronkospasme (kondisi menegangnya otot-otot yang melapisi bronkus paru-paru sehingga saluran udara menyempit),
  • bradikardia (detak jantung lebih lambat daripada biasanya),
  • gelisah,
  • ruam kulit, serta
  • perubahan nafsu makan.

Bagaimana Cara Penyimpanan Acetram?

Sama seperti obat pada umumnya, simpanlah Acetram pada suhu 25 derajat Celcius.

Pilih tempat yang tidak lembap dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Artikel Lainnya: Manfaat Totok Wajah untuk Mengatasi Sakit Kepala

Apa yang Harus Diketahui Sebelum Konsumsi Acetram?

Informasikan kepada dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Hindari penggunaan jika Anda alergi terhadap paracetamol dan tramadol.

Tramadol juga tidak disarankan bagi pasien dengan sumbatan usus, asma yang sering kambuh, atau penyakit pernapasan yang berat.

Informasikan dokter jika Anda sedang mengalami kecanduan alkohol atau penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.

Paracetamol dan tramadol juga tidak boleh dikonsumsi bersama minuman beralkohol karena meningkatkan risiko efek samping berbahaya.

Informasikan juga kepada dokter jika Anda memiliki riwayat:

Hindari penggunaan obat yang mengandung tramadol dan paracetamol jika Anda sedang atau baru saja menggunakan obat golongan MAOI dalam 14 hari terakhir.

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami reaksi alergi obat, overdosis,  kecanduan, atau efek samping serius usai menggunakan tramadol.

Artikel Lainnya: Berbagai Essential Oil untuk Mengatasi Migrain dan Sakit Kepala

Apakah Acetram Bisa Digunakan Bersama Obat Lain?

Ada beberapa obat yang tidak bisa digunakan bersamaan dengan Acetram.

Jangan lupa untuk memberitahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, baik herbal atau pun kimiawi.

Biasanya, Acetram tidak disarankan digunakan bersamaan dengan:

  • sumatriptan,
  • obat golongan hipnotik,
  • obat golongan anti-kecemasan,
  • obat golongan antidepresan sedatif,
  • obat golongan antihistamin sedatif,
  • obat antihipertensi bertindak pusat,
  • warfarin, serta
  • barbiturate dan ondansetron.

Artikel Lainnya: Marah-Marah Bisa Bikin Sakit Kepala, Ini Fakta Medisnya

Amankah Acetram untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Acetram masuk dalam kategori C. Yaitu, hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa obat ini dapat berdampak buruk pada janin.

Hanya saja, studi yang dilakukan wanita hamil masih belum memadai. 

Tramadol dan metabolit aktifnya juga diketahui bisa terdistribusi ke dalam ASI.

Itu sebabnya, ibu hamil wajib berhati-hati dalam penggunaan obat ini. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Dapatkan informasi lainnya seputar penanganan nyeri dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Ditinjau: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Artikel
    Penyakit Terkait