HomeInfo SehatSistem EndokrinKista Tiroid, Bahayakah?
Sistem Endokrin

Kista Tiroid, Bahayakah?

Klikdokter, 07 Sep 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Jika kamu punya benjolan di leher, bisa jadi itu kista tiroid. Apakah berbahaya? Berikut fakta medisnya.

Kista Tiroid, Bahayakah?

Benjolan di leher bisa jadi tanda kondisi medis tertentu, salah satunya adalah kista tiroid. Kista tiroid adalah benjolan padat berupa kantong berisi cairan yang terbentuk pada permukaan kelenjar tiroid.

Kondisi ini disebabkan oleh perubahan adenoma tiroid, yaitu lesi (jaringan tidak normal) yang bersifat jinak di kelenjar tiroid.

Lalu, apakah kista tiroid berbahaya? Adakah efek kista tiroid bagi kesehatan? 

Artikel lainnya: Mengenal Jenis-Jenis Pengobatan Kanker Tiroid

Apakah Kista Tiroid Berbahaya?

Leher Membesar? Ini Perbedaan Bengkak pada Kelenjar Getah Bening dan Tiroid

Sebagian besar benjolan tiroid bukanlah kondisi serius. Bahkan, umumnya kondisi ini tidak menimbulkan tanda maupun gejala. Kamu kemungkinan tidak menyadarinya hingga dokter melakukan pemeriksaan fisik di leher.

Karena itu, pada dasarnya kista tiroid bukanlah penyakit yang berbahaya. Beberapa jenis kista tiroid mungkin bisa semakin membesar. Perbesaran ukuran ini menyebabkan bentuk kista tiroid terlihat jelas, bisa diraba, serta menyebabkan sulit menelan atau bernapas.

Meski begitu, sebagian kasus kista tiroid lainnya akan mengecil hingga hilang sendiri, bahkan tanpa pengobatan apa pun.

Semakin cair kistanya, semakin rendah peluangnya untuk menjadi ganas. Sebaliknya, kista tiroid yang lebih padat berpotensi menjadi ganas. Efek kista tiroid ini bisa berkembang menjadi kanker tiroid.

Keganasan pada tiroid dapat meningkatkan produksi hormon tiroksin alias hormon kelenjar gondok. Peningkatan hormon tiroksin menimbulkan gejala, berupa penurunan berat badan, jantung berdebar-debar, dan sulit tidur.

Karenanya, meski mayoritas kista tiroid tidak berbahaya, kondisi ini tidak boleh disepelekan. Sebab, pada beberapa kasus, kista tiroid dapat berkembang jadi kanker dan membahayakan kesehatan.

Artikel lainnya: Rekomendasi Makanan yang Baik untuk Penderita Hipotiroid

Kapan Perlu ke Dokter?

Mengenal Gangguan Tiroid Lebih Dekat (Image Factory/Shutterstock)

Orang yang bisa memastikan benjolan di leher adalah kista atau bukan hanyalah dokter. Keberadaan kista bisa diketahui setelah melalui berbagai pemeriksaan.

Karena itu, jika kamu memiliki benjolan di leher, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab dari benjolan tersebut. 

Apalagi, jika benjolan disertai dengan kesulitan bernapas, menelan, ataupun mengalami gejala hipertiroidisme, seperti:

  • Penurunan berat badan drastis secara tiba-tiba, padahal nafsu makan normal atau meningkat
  • Dada terasa berdebar
  • Sulit tidur
  • Kelemahan otot
  • Rasa cemas atau mudah tersinggung

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk menentukan kadar hormon tiroid kamu. Pemeriksaan radiologi, seperti USG juga bisa dilakukan untuk memeriksa benjolan di leher. 

Dokter kemudian memberikan rekomendasi pemeriksaan dan terapi lanjutan untuk mengatasi benjolan di leher.

Pemeriksaan oleh dokter sangat penting dilakukan bila kamu menemukan benjolan di leher. Hal ini bertujuan mengurangi potensi efek kista tiroid berkembang menjadi kanker ataupun gondok beracun. Jika hal ini terjadi, proses penyembuhannya akan semakin sulit dan lama.

Karenanya, #JagaSehatmu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis penyakit dalam jika menemukan adanya benjolan di leher, ya! Keluhan tersebut bisa kamu konsultasikan pakai fitur tanya dokter spesialis penyakit dalam di KlikDokter

Ikuti juga perkembangan informasi kesehatan terkini dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(ADT/JKT)

Kista TiroidHipertiroidisme

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter