Reproduksi

Pengobatan Endometriosis Alami Tanpa Operasi

Fatin NurJauhara, 17 Des 2022

Ditinjau Oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Terdapat beberapa cara alami untuk mengobati endometriosis. Mulai dari menggunakan rempah-rempah hingga mengatur pola makan. Yuk, simak informasi selengkapnya pada ulasan berikut ini.

Pengobatan Endometriosis Alami Tanpa Operasi

Endometriosis adalah kondisi saat endometrium atau lapisan jaringan rahim tumbuh di luar rahim, seperti ovarium dan tuba falopi. Kondisi ini dapat dialami oleh semua wanita, termasuk remaja.

Umumnya, gejala endometriosis yang muncul berupa nyeri saat menstruasi, hingga kesulitan hamil. Untuk mengatasi endometriosis, perlu dilakukan pengobatan, seperti terapi, obat-obatan, dan operasi.

Di samping itu, ada juga yang menggunakan cara alami. Ini menjadi pilihan karena dipercaya memiliki efek samping yang minim. Jika kamu berminat mencobanya, jangan lupa untuk konsultasi lebih dahulu dengan dokter kandungan.

Berikut adalah beberapa obat alami tanpa operasi untuk membantu meredakan gejala endometriosis yang bisa kamu pilih.

1. Teh Chamomile

Disampaikan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, “terdapat beberapa tanaman herbal yang diperkirakan dapat mengurangi gejala endometriosis, salah satunya teh chamomile yang memiliki kandungan chrysin yang dapat membunuh sel-sel penyebab endometriosis”.

Namun, pastikan saat membuat tehnya kamu tidak memasukkan banyak gula, ya. Kamu bisa gunakan madu sebagai pengganti gula.

Artikel Lainnya: 6 Gejala Endometriosis yang Perlu Kamu Waspadai

2. Teh Peppermint

Jika tidak ada teh chamomile, kamu bisa memilih teh peppermint sebagai gantinya.

“Tanaman herbal seperti peppermint juga bermanfaat dalam meredakan gejala endometriosis, seperti dismenore (nyeri dan kram saat haid) dan nyeri panggul, karena kandungan antioksidan dalam peppermint” jelas dr. Iqbal.

3. Kompres Hangat Bagian Perut

Salah satu gejala dari endometriosis adalah nyeri menstruasi atau dismenore yang lebih sakit dari biasanya. Selain itu, gejala ini juga sering diikuti dengan gejala lainnya, seperti berkeringat, sakit kepala, mual, dan muntah.

Untuk meredakan gejala, kamu bisa mencoba untuk kompres hangat bagian perut. Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam Scientific Reports, menggunakan terapi kompres hangat bermanfaat dalam menurunkan nyeri menstruasi.

Cara mengobati gejala endometriosis tanpa operasi ini dapat membuat otot perut lebih rileks sehingga nyeri akibat ketegangan otot dapat mereda.

4. Konsumsi Jahe

Jahe telah digunakan sejak dahulu kala dan bermanfaat untuk melawan penyakit yang menyebabkan peradangan. Selain itu, jahe juga banyak dipercaya dapat meredakan mual dan muntah.

Berdasarkan studi yang dimuat dalam Taiwanese Journal of Obstetric and Gynecology, ditemukan bahwa mengkonsumsi kapsul jahe 200 gram efektif dalam meredakan dismenore.

Mengonsumsi air jahe maupun kapsul jahe dapat dijadikan sebagai cara alami untuk mengobati gejala endometriosis. Pasalnya, jahe merupakan bahan alami yang tergolong aman dengan efek samping yang sedikit, sehingga tidak ada salahnya untuk kamu coba.

Artikel Lainnya: Waspadai Penyakit Dibalik Nyeri Haid Tidak Normal (Dismenorea Sekunder)

5. Minum Jamu Kunyit

Minum Jamu Kunyit

Peradangan dan stres oksidatif (ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan dalam tubuh) merupakan dua penyebab yang memicu perkembangan endometriosis.

Untuk menghambat perkembangan endometriosis, kamu bisa menggunakan bahan alami, salah satunya kunyit.

“Kurkumin dalam kunyit mengandung polifenol dan senyawa lainnya sehingga memiliki sifat anti peradangan dan antioksidan yang bisa membantu meredakan gejala endometriosis” tambah dr. Iqbal.

Hal ini sejalan dengan studi yang berjudul Curcumin and Endometriosis. Disimpulkan bahwa konsumsi kunyit dapat menurunkan tingkat peradangan dan stres oksidatif yang terjadi di tubuh penderita endometriosis.

Kamu bisa mengonsumsi kunyit dalam bentuk kapsul atau jamu untuk endometriosis. Pasalnya, berdasarkan studi yang dimuat dalam Journals of Ners Community, jamu kunyit asam bermanfaat dalam menurunkan intensitas nyeri haid. 

6. Gunakan Aromaterapi

Dismenore pada penderita endometriosis dapat disebabkan oleh tingginya prostaglandin atau senyawa yang merangsang kontraksi otot rahim.

Nah, aromaterapi dapat digunakan untuk mengurangi gejala dismenore dan sebagai pengobatan endometriosis tanpa operasi.

Aromaterapi dengan minyak esensial lavender dapat mengurangi nyeri karena memiliki kandungan antiradang untuk menghambat sintesis prostaglandin.

Lavender juga memiliki kandungan sedatif yang dapat menghambat produksi prostaglandin di rahim. Selain itu, lavender mengandung suatu bagian yang bernama linalyl acetat yang berfungsi untuk membantu sistem saraf dan otot yang tegang menjadi lebih rileks.

Berdasarkan studi yang dimuat dalam International Journal of Health Science, produksi prostaglandin dapat berkurang dengan menggunakan lima tetes minyak esensial lavender ke dalam diffuser.

Artikel Lainnya: 4 Pilihan Terapi untuk Redakan Gejala Endometriosis

7. Atur Pola Makan yang Sehat

Ada beberapa jenis makanan yang baik untuk pengidap endometriosis. Pasalnya, makanan memiliki peran penting dalam membantu penderita endometriosis melawan peradangan dan menyeimbangkan kadar estrogen.

Sebagian orang percaya bahwa pola makan dapat menjadi cara alami untuk mengobati endometriosis. Berikut adalah beberapa makanan yang perlu ada dalam pola makan kamu:

Serat

Terlalu banyak hormon estrogen dalam tubuh dapat memperberat gejala endometriosis, seperti nyeri dan kram. Kelebihan estrogen bisa dikeluarkan tubuh melalui BAB, sehingga sistem pencernaan yang sehat diperlukan penderita endometriosis.

Kamu disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 35 gram serat setiap harinya. Adapun serat bisa didapatkan melalui sayuran, buah-buahan, dan gandum.

Lemak Sehat

Asam lemak omega-3 dapat menenangkan peradangan dari endometriosis. Beberapa makanan yang kaya akan omega-3, seperti salmon, sarden, minyak zaitun dan kacang-kacangan.

Mineral

Kalsium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh. Tak hanya kalsium, tetapi magnesium dan zinc juga diperlukan bagi penderita endometriosis.

Magnesium dapat membantu meredakan kram saat menstruasi. Beberapa makanan yang kaya akan magnesium, seperti coklat murni, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Sementara itu, zinc dapat membantu melancarkan mengatur siklus menstruasi. Beberapa makanan yang mengandung banyak zinc, seperti ayam, kerang, seperti tiram dan kepiting.

Meski hingga saat ini belum ada pengobatan yang bisa mengobati endometriosis sepenuhnya, tapi beberapa cara alami di atas bisa kamu coba untuk mengobati gejala endometriosis.

Artikel Lainnya: Pola Makan yang Sehat dan Tepat Ketika Haid

Pengobatan alami endometriosis tanpa operasi di atas bisa kamu gunakan jika kondisinya ringan atau dijadikan sebagai perawatan tambahan. Jika endometriosis sudah parah, pengobatan dokter tetap harus kamu utamakan.

Selain itu, penyebab endometriosis juga bisa jadi pertimbangan dokter dalam memberikan pengobatan dan terapi. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis langsung di KlikDokter untuk mengetahui terapi yang tepat untuk kamu.

Supaya lebih mudah, kamu juga bisa menggunakan fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter. Download aplikasi KlikDokter sekarang dan dapatkan berbagai informasi kesehatan tepercaya.

(APR/NM)

masalah reproduksi wanita
pengobatan endometriosis
Endometriosis
  • Saud, N. H., et al. Diakses pada 2022. The effectiveness of aromatherapies with lavender and cinnamon essential oils on prostaglandin E2 levels in adolescent girls with primary dysmenorrhea. International Journal of Health Sciences, 6(S1), pp. 12636²12644.
  • Harada T. Diakses pada 2022. Dysmenorrhea and endometriosis in young women. Yonago acta medica, 56(4), pp 81–84.
  • Fatmawati, L., Syaiful, Y., & Nikmah, K. Diakses pada 2022. Kunyit Asam (Curcuma Doemstica Val) Menurunkan Intensitas Nyeri Haid. Journals of Ners Community, 11(1), pp. 10–17.
  • Vallée, A., & Lecarpentier, Y. Diakses pada 2022. Curcumin and Endometriosis. International journal of molecular sciences, 21(7), pp. 2440. 
  • Adib Rad, H., Basirat, Z., Bakouei, F., Moghadamnia, A. A., Khafri, S., Farhadi Kotenaei, Z., Nikpour, M., & Kazemi, S. Diakses pada 2022. Effect of Ginger and Novafen on menstrual pain: A cross-over trial. Taiwanese journal of obstetrics & gynecology, 57(6), pp. 806–809. 
  • Rahnama, P., et al. Diakses pada 2022. Effect of Zingiber officinale R. rhizomes (ginger) on pain relief in primary dysmenorrhea: a placebo randomized trial. BMC complementary and alternative medicine, 12, pp. 92. 
  • Jo, J., & Lee, S. H. Diakses pada 2022. Heat therapy for primary dysmenorrhea: A systematic review and meta-analysis of its effects on pain relief and quality of life. Scientific reports, 8(1), 16252. 
  • National Health Service UK. Diakses pada 2022. Endometriosis.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Endometriosis.
  • Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. The Best and Worst Foods for an Anti-Inflammatory Endometriosis Diet