Sukses

Tak Kalah Berbahaya, Waspadai Diabetes 1,5 atau LADA

LADA merupakan penyakit metabolik dengan karakter seperti diabetes tipe 1 sekaligus tipe 2. Ketahui gejala, penyebab, dan pengobatannya lewat ulasan ini.

Anda mungkin sudah familier dengan dua jenis penyakit metabolik seperti diabetes tipe 1 dan 2. Ada pula diabetes gestasional yang cukup umum dialami ibu hamil.

Namun tahukah Anda, terdapat jenis diabetes lain yang tidak kalah berbahaya? Penyakit gangguan metabolik ini disebut diabetes 1,5 atau latent autoimmune diabetes in adults (LADA).

Dokter Dyah Novita Anggraini menjelaskan, LADA merupakan jenis diabetes yang memiliki karakter seperti diabetes tipe 1, sekaligus tipe 2.

“Kondisi ini meliputi rusaknya sel beta di kelenjar pankreas seperti diabetes tipe 1. Ditambah adanya gejala resistensi insulin seperti diabetes tipe 2,” jelasnya.

Kasus LADA diabetes jarang terjadi. Melansir Healthline, hanya 10 persen orang di dunia yang mengidap penyakit ini.

Artikel Lainnya: Ini Cara Diabetes Merusak Kesehatan Paru Penderitanya

1 dari 5 halaman

Penyebab Diabetes 1,5

Diabetes tipe 1,5 dapat disebabkan sistem kekebalan tubuh yang merusak sel beta pankreas penghasil insulin. Kondisi autoimun ini bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan.

Jika pengidap diabetes tipe 1,5 memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, ia juga bisa mengalami resistensi insulin.

Insulin merupakan hormon yang berfungsi membantu sel tubuh memanfaatkan gula darah sebagai energi. Menurunnya produksi hormon ini akibat kerusakan sel beta pankreas maupun resistensi insulin memicu penumpukan gula darah.

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat membuat diabetesi (penderita diabetes) mengalami komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung, stroke, maupun gangguan ginjal, penglihatan, dan saraf.

2 dari 5 halaman

Gejala Diabetes 1,5

Kondisi LADA dapat menyebabkan sejumlah gejala seperti:

  • Sering merasa haus
  • Frekuensi buang air kecil meningkat, termasuk di malam hari
  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Penglihatan kabur
  • Kesemutan
3 dari 5 halaman

Diagnosis Diabetes 1,5

Umumnya diabetes 1,5 didiagnosis saat dewasa. Perkembangan penyakitnya bertahap seperti diabetes tipe 2.

Namun, berbeda dengan jenis gangguan metabolik tersebut, LADA merupakan penyakit autoimun yang tidak dapat disembuhkan hanya dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Kondisi ini juga menyebabkan kerusakan sel beta yang jauh lebih cepat.

Diagnosis LADA kerap disalahartikan sebagai diabetes tipe 2 (yang biasanya muncul saat dewasa). 

Pasalnya, kebanyakan pengidap LADA berusia lebih dari 40 tahun. Beberapa orang bahkan mengidap penyakit ini di usia 70-an atau lebih.

Meski begitu, orang yang didiagnosis mengidap diabetes 1,5 cenderung punya kriteria umum berikut:

  • Tidak gemuk.
  • Didiagnosis di atas usia 30 tahun.
  • Gagal mengelola gejala diabetes menggunakan obat-obatan oral, maupun gaya hidup dan pola makan sehat.

Artikel Lainnya: Tips Membesarkan Anak dengan Diabetes Tipe 1

4 dari 5 halaman

Pengobatan Diabetes 1,5

Karena terganggunya produksi insulin pengidap diabetes tipe 1,5, pengobatan pilihan untuk penyakit metabolik ini adalah terapi insulin.

Terdapat banyak jenis dan aturan terapi insulin yang bisa direkomendasikan untuk pengidap LADA. Dosis insulin yang dibutuhkan setiap hari pun bervariasi. Maka dari itu, pengidapnya harus disiplin memantau kadar gula darah.

Hingga saat ini para ahli belum menemukan cara mencegah diabetes 1,5. Pasalnya, kondisi ini terjadi karena faktor keturunan.

Meski begitu, Anda dapat menghindari komplikasi LADA dengan melakukan diagnosis dini dan menerapkan manajemen diabetes yang tepat.

Jika ingin bertanya lebih lanjut seputar diabetes, konsultasi dokter online dengan Live Chat Klikdokter. Anda juga bisa beli susu dan makanan khusus diabetes lebih lengkap di Belanja Sehat.

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar