Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Benarkah Obesitas Turunkan Kepuasan Hubungan Seks?

Orang dengan obesitas lebih berisiko alami gangguan kesehatan. Apakah salah satunya termasuk penurunan kepuasan seksual? Cari tahu di sini.

Obesitas meningkat dengan cepat di seluruh dunia. Pada 2013, WHO mencatat obesitas telah meningkat hampir 2 kali lipat di dunia sejak tahun 1980. 

Sebanyak 1,4 miliar orang dewasa yang berusia 20 tahun ke atas menderita kelebihan berat badan pada tahun 2008.

Dari jumlah di atas bisa dikatakan 200 juta pria lebih dan hampir 300 juta wanita mengalami obesitas. 

Kondisi ini bukan hanya berdampak pada penampilan semata, tapi juga risiko datangnya beragam penyakit dan gangguan kesehatan. 

Bahkan, salah satu yang kerap disebut-sebut adalah soal kepuasan seksual. Bagaimana kaitan antara obesitas dengan penurunan kepuasan seksual pria dan wanita? Simak di sini.

1 dari 3 halaman

Obesitas Turunkan Kepuasan Seksual Wanita dan Pria?

Berangkat dari pertanyaan ini, dr. Sara Elise Wijono, M. Res menjawab, “Mungkin saja obesitas menurunkan kepuasan hubungan seks.” 

“Misalnya, untuk berhubungan atau eksplorasi berbagai posisi mungkin lebih sulit bagi orang yang obesitas, sehingga bisa berpengaruh dengan kepuasan. Self image juga mungkin terganggu sehingga tidak pede (percaya diri) saat berhubungan,” ujarnya.

Artikel Lainnya: Berapa Lama Waktu Hubungan Seks yang Normal?

Dalam penelitian yang tercatat di WebMD, sebanyak 30 persen orang obesitas akan mencari cara untuk mengontrol berat badan.

Alasannya, mereka menilai kondisi tersebut berpengaruh pada dorongan seks, keinginan melakukan seks, dan kinerja mencapai kepuasan dalam seks. 

Selain itu, obesitas juga dapat menurunkan kadar testosteron. Dilansir dari Harvard Health Publishing, ada sebuah penelitian pada 2007 yang berhubungan dengan obesitas dan kadar testosteron.

Hasilnya, pria usia 40 tahun dengan peningkatan BMI satu poin mengalami penurunan testosteron 2 persen. 

Peningkatan ukuran pinggang 4 inci juga dapat meningkatkan kemungkinan pria memiliki kadar testosteron yang rendah hingga 75 persen. 

Selain dari pria, wanita obesitas pun akan mengalami ketidakpuasan dalam hubungan seksual. 

Studi kasus yang dilakukan pada wanita Mesir pada tahun 2013 tercatat di Human Andrology Journal. Dalam penelitian, sekitar 60 wanita obesitas dan 30 wanita dengan berat badan ideal mengikuti penelitian ini.

Hasilnya, beberapa wanita obesitas akan mengalami ketidakpuasan dalam hubungan seksual. 

Libido wanita yang gemuk lebih rendah daripada mereka yang kurus. Hal ini juga dilihat dari kuisioner dalam penelitian yang membahas mengenai penilaian fungsi seksual wanita dan kekerasan verbal atau fisik oleh suami.

Wanita dengan berat badan ideal yang bebas dari penyakit juga diketahui memiliki fungsi seksual yang baik. 

Penurunan kadar testosteron pada pria dan turunnya libido wanita inilah yang membuat obesitas akan berpengaruh pada kepuasan dalam hubungan seksual. 

Artikel Lainnya: Cara Merangsang G-Spot agar Wanita Mencapai Orgasme

2 dari 3 halaman

Obesitas dan Disfungsi Efeksi

Selain soal kepuasan, efek samping obesitas juga berhubungan dengan disfungsi ereksi. Harvard Health Publishing mengatakan pria yang obesitas memiliki peningkatan risiko disfungsi ereksi. 

Penelitian di Harvard mencatat pria yang memiliki pinggang 42 inci, akan mengalami risiko dua kali lebih besar disfungsi ereksi daripada pria yang memiliki pinggang 32 inci. 

Penelitian di California mengungkap, pria yang memiliki BMI 28 (kelebihan berat badan tetapi tidak obesitas) akan meningkatkan 90 persen pria terkena disfungsi ereksi. 

Dokter Sara menyetujui pernyataan di atas. “Memang benar, obesitas bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi. Alasannya, untuk mencapai ereksi yang baik, perlu pembuluh darah yang sehat.” 

Nah, orang yang obesitas sering kali memiliki pembuluh darah yang tidak sehat. Misalnya, karena banyak sekali sumbatan,” kata dr. Sara. 

Solusi dari menurunnya kepuasan seksual wanita dan pria adalah penurunan berat badan. Berat badan yang ideal akan membantu meningkatkan respons seksual Anda. 

Tentunya, masalah lain, seperti disfungsi ereksi dan penurunan kadar testosteron, juga akan terhindar. 

Itulah penjelasan mengenai efek samping obesitas terhadap kepuasan seksual. Yuk, motivasi diri untuk mencapai berat badan ideal. Lakukan pola makan sehat dan seimbang, rutin berolahraga, kelola stres, dan cukup istirahat.

Cari tahu informasi seputar kesehatan seksual lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter. Gratis, lho!

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar