Sukses

Coba Perhatikan, Penyebab Gusi Berdarah saat Hamil

Saat hamil, ibu lebih rentan terkena penyakit gusi. Ketahui penyebab gusi berdarah saat hamil dan penjelasan dari dokter lewat ulasan berikut ini.

Perubahan hormon terjadi selama proses kehamilan. Ketika mengalami perubahan hormon, ibu hamil jadi rentan terserang berbagai masalah kesehatan, salah satunya kondisi gusi berdarah.

Mengalami gusi berdarah saat hamil adalah hal normal. Kendati begitu, ibu harus tahu penyebab gusi berdarah saat hamil. Berikut penjelasannya.

1 dari 4 halaman

1. Perubahan Hormon

Drg. Callista Argentina Wulansari menjelaskan “Penyebab utama gusi berdarah saat hamil karena adanya perubahan hormonal yang terjadi pada trimester kedua.”

Dilansir dari Baby Center, sekitar 60-75 persen wanita hamil akan mengalami pembengkakan, kemerahan, gusi berdarah saat menyikat gigi atau flossing.

Artikel Lainnya: Kenali Fakta dan Mitos Gusi Berdarah

Kondisi peradangan gusi ini disebut dengan gingivitis kehamilan atau bentuk penyakit gusi ringan.

Kadar progesteron dan estrogen yang tinggi selama kehamilan juga dapat meningkatkan aliran darah ke selaput lendir dan menyebabkan gusi jadi lebih sensitif.

2 dari 4 halaman

2. Perubahan Pola Makan

Saat hamil, mungkin bumil akan mengonsumsi lebih banyak makanan karbohidrat. Sebuah studi tahun 2016 mengatakan bahwa ngidam makanan mengandung karbohidrat tinggi terbilang normal.

Sayangnya, makanan mengandung karbohidrat tinggi dapat memicu peradangan di dalam tubuh, termasuk di bagian gusi. Ketika mengalami peradangan, gusi rentan berdarah dan mengalami masalah kesehatan lainnya.

3. Produksi Air Liur Berkurang

Dilansir dari Healthline, perubahan hormon saat hamil dapat membuat produksi air liur berkurang.

Produksi air liur yang berkurang membuat karbohidrat yang ibu konsumsi bertahan lama di permukaan gigi. Hal itu dapat menyebabkan penumpukan plak.

Plak merupakan sisa makanan lengket dan menumpuk di gigi. Plak mengandung yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.

3 dari 4 halaman

4. Perubahan Air Liur

Tak hanya menyebabkan produksi air liur jadi lebih sedikit, kehamilan membuat air liur ibu hamil menjadi lebih asam.

Air liur asam berisiko membuat bakteri berkembang di celah gigi dan menyebabkan peradangan gusi.  Air liur asam juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Artikel Lainnya: Pilihan Makanan untuk Mengatasi Gusi Berdarah

5. Morning Sickness

Morning sickness terjadi di awal kehamilan, yaitu trimester pertama. Kondisi ini bisa menyebabkan ibu hamil jadi malas mengerjakan apa pun, termasuk menyikat gigi. Sebab, adanya sikat gigi di dalam mulut, membuat ibu hamil tambah mual dan ingin muntah terus-menerus,” jelas drg. Callista.

Ketika ibu hamil malas menyikat gigi, plak dapat menumpuk dan menyebabkan gusi berdarah atau masalah kesehatan mulutnya.

Drg. Callista mengatakan bahwa gusi berdarah bisa disertai pembengkakan gusi. Maka itu, perlu dilakukan pembersihan karang gigi atau scaling.

“Jika gusi berdarah tidak dirawat, akan berlanjut radangnya ke jaringan penyangga gigi meliputi periodontal dan tulang alveolar yang disebut periodontitis,” jelasnya.

Dokter gigi Callista pun menambahkan bahwa tahap ini bisa menyebabkan rasa sakit pada gusi ibu hamil.

“Apabila tidak segera ditangani oleh dokter gigi, kondisi tersebut bisa menyebabkan gigi goyang, bahkan lepas,” ujarnya.

Itu dia beberapa penyebab gusi berdarah saat hamil. Untuk tahu masalah kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar