Sukses

Penuhi Nutrisi dan Tingkatkan Imunitas Pasien Stroke

Penderita stroke dapat mengalami kesulitan menelan yang berujung pada malnutrisi dan menurunnya imunitas. Lantas, apa solusi untuk masalah ini?

Stroke adalah penyakit gangguan pembuluh darah di otak, baik berupa pecahnya pembuluh darah otak (stroke perdarahan) ataupun adanya penyumbatan pembuluh darah (stroke bukan perdarahan).

Kedua kondisi tersebut akan menyebabkan gangguan pada jaringan otak, yang merupakan pusat koordinasi. Apabila terjadi kerusakan otak, salah satu gangguan yang dialami adalah kelumpuhan.

Kelumpuhan tidak terbatas pada anggota geraknya saja, tetapi juga dapat terjadi pada mulut dan otot-otot tenggorokan. Kondisi itu menyebabkan penderita stroke akan mengalami gangguan menelan atau disfagia.

Gangguan menelan tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya masalah nutrisi pada penderita stroke.

Sebuah data penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah dari seluruh penderita stroke mengalami malnutrisi, dehidrasi, dan juga penurunan imunitas.

Kondisi ini tentu akan menjadi masalah tersendiri bagi penderita stroke. Apa alasannya?

Artikel Lainnya: Tips Memenuhi Asupan Makanan pada Penderita Stroke

1 dari 3 halaman

Kekurangan Nutrisi, Imunitas Pasien Stroke Terancam?

Memenuhi kebutuhan nutrisi pada pasien stroke sangat penting. Seseorang yang pernah stroke amat berisiko untuk mengalami serangan untuk kedua kalinya.

Oleh karena itu, dibutuhkan diet khusus untuk mengurangi risiko terkena serangan berikutnya, seperti diet rendah garam dan rendah lemak jenuh.

Selain itu, malnutrisi yang terjadi pada penderita stroke akibat disfagia akan menyebabkan menurunnya sistem imun.

Kondisi tersebut membuat mereka akan lebih berisiko mengalami berbagai infeksi bakteri ataupun virus.

Itu sebabnya, sangat penting bagi Anda yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat terserang stroke untuk lebih memperhatikan masalah nutrisi, utamanya jika mereka mengalami disfagia.

Artikel Lainnya: Pola Makan Sehat bagi Penderita Stroke

2 dari 3 halaman

Atasi dengan Nutrisi Penunjang Imunitas Pasien Stroke

Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya masalah kecukupan nutrisi pada pasien stroke. Salah satunya adalah menjalani rehabilitasi medik melalui berbagai terapi menelan.

Terapi ini biasanya berlangsung selama beberapa pekan hingga bulan tergantung dari tingkat keparahan gangguan menelan.

Jika penderita stroke betul-betul sulit menelan, terkadang mereka akan dipasangkan feeding tube (saluran makanan) untuk membantu memasukkan makanan ke saluran pencernaan.

Hal ini juga untuk mencegah terjadinya aspirasi makanan, yakni kondisi makanan masuk ke dalam saluran pernapasan.

Selain cara tersebut, modifikasi diet adalah komponen utama untuk mengatasi pasien stroke yang mengalami gangguan makan akibat disfagia.

Mengonsumsi makanan dengan tekstur yang lembut atau cair, seperti bubur, sangat direkomendasikan bagi orang yang punya kesulitan menelan.

Artikel Lainnya: Memilih Terapi yang Paling Sesuai untuk Pasien Stroke

Nah, salah satu jenis makanan cair yang bisa Anda berikan pada keluarga yang mengalami gangguan menelan akibat stroke adalah Peptibren.

Peptibren lebih dari susu karena dirancang khusus untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang bebas laktosa serta bebas kolesterol. 

Pangan untuk keperluan medis khusus ini juga sangat kaya akan protein dan berbagai vitamin; seperti vitamin A, B, C yang baik untuk kesehatan saraf dan imunitas.

Peptibren juga dilengkapi dengan kolin, phophatidylserine, dan juga UMP yang akan mendukung proses penyembuhan stroke, dan selanjutnya melindungi saraf Anda.

Hal yang tak kalah penting, kandungan inulin, yang merupakan prebiotik, akan berperan besar untuk menjaga kesehatan usus, yang selanjutnya meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

Anda juga tidak perlu khawatir kekurangan energi ketika mengonsumsi Peptibren. Minuman ini kaya akan kalori, dengan densitas 1.2 kkal/mL, dapat memenuhi kebutuhan kalori harian Anda.

Tak hanya untuk pasien stroke, nutrisi kesehatan saraf ini juga baik untuk penderita Alzheimer dan demensia yang mengalami kesulitan menelan.

Memastikan kecukupan nutrisi pada penderita stroke amatlah penting untuk mendukung proses pemulihan sekaligus menjaga daya tahan tubuhnya. Peptibren adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

Jangan lupa konsultasikan dengan dokter mengenai pola diet yang paling tepat untuk pasien stroke.

(HNS/AYU)

1 Komentar