Sukses

Penyebab Ibu Tidak Haid Setelah Melahirkan

Ibu cemas karena menstruasi tidak kunjung datang setelah melahirkan. Jangan panik dulu, simak penjelasan dari dokter berikut ini.

Selama mengandung, secara alami ibu akan mengalami banyak perubahan, tak terkecuali pada periode menstruasi. Apakah siklus haid akan langsung kembali normal usai persalinan? 

Nyatanya, banyak ibu yang mengeluhkan tidak menstruasi setelah melahirkan. Lantas, apa yang menjadi penyebab tidak haid setelah nifas? Simak penuturan dokter mengenai hal tersebut. 

1 dari 3 halaman

Kenapa Belum Juga Haid Setelah Melahirkan?

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, bila 3-4 bulan setelah melahirkan ibu belum juga mengalami menstruasi, hal itu memang wajar dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. 

“Setelah masa nifas tidak haid itu hal yang normal, karena ibu menyusui eksklusif. Tapi, kalau ibu tidak menyusui biasanya setelah masa nifas bisa haid,” jelas dr. Devia. 

Menstruasi yang terjadi setelah melahirkan juga dapat berbeda-beda pada setiap wanita. Penyebabnya bisa dipengaruhi oleh intensitas pemberian ASI eksklusif.

Dilansir dari Healthline, menstruasi biasanya akan kembali sekitar 6-8 minggu setelah melahirkan bila tidak menyusui. Namun, jika ibu menyusui, maka waktu untuk kembali haid dapat bervariasi.

Pada ibu yang memberi ASI eksklusif penuh tanpa pendamping susu botol, menstruasi mungkin dapat kembali setelah anak benar-benar berhenti menyusu dari payudara ibu.

Menurut dr. Devia, hal tersebut dikarenakan hormon di dalam tubuh ibu yang bekerja mendorong ASI keluar menyebabkan hormon menstruasi berhenti.

Artikel lainnya: Hal-hal yang Perlu Anda Tahu soal Masa Nifas 

“Saat menyusui, hormon prolaktin di dalam tubuh ibu tinggi. Hormon ini tugasnya untuk membuat ASI, tapi di sisi lain menekan hormon reproduksi. Akibatnya, ibu bisa tidak haid,” ungkap dr. Devia.

Saat bayi mulai menyusu lebih jarang atau sekitar 3 kali menyusu dalam sehari, Anda mungkin akan melihat bercak darah keluar. Hal ini menandakan periode awal menstruasi sudah kembali.

Menurut National Health Service, Inggris, periode menstruasi pertama setelah melahirkan mungkin akan berbeda dengan periode sebelumnya.

Beberapa kondisi berikut mungkin akan dialami:

  • Periode menstruasi tidak teratur, terutama bila datang kembali saat menyusui.
  • Kram perut, mungkin dapat lebih sakit dari sebelum hamil.
  • Gumpalan darah kecil saat menstruasi.

Bila menstruasi kembali dengan cepat setelah melahirkan, dokter mungkin akan menyarankan untuk menghindari penggunaan tampon selama haid pertama usai lahiran.

Karena, tubuh masih dalam proses penyembuhan. Tampon justru berpotensi menyebabkan trauma. Jadi, gunakan pembalut atau tanyakan kepada dokter kapan boleh menggunakan tampon lagi setelah melahirkan.

Kalau Anda mengalami pembekuan darah selama menstruasi setelah melahirkan atau keluar darah yang jauh lebih banyak dari sebelumnya, konsultasikan ke dokter agar dapat segera dicari penyebabnya.

Artikel lainnya: Kenali Penyebab Menstruasi Saat Hamil 

2 dari 3 halaman

Tidak Haid Setelah Melahirkan Bisa Jadi Tanda Hamil Lagi

Tidak menutup kemungkinan ibu dapat kembali hamil tidak lama setelah melahirkan. Anda mungkin bisa mengandung paling lambat 3 minggu setelah kelahiran bayi, meskipun menstruasi belum dimulai lagi. 

Menurut dr. Devia, menyusui memang bisa menjadi KB alami untuk mencegah kehamilan. Karena, hormon reproduksi akan ditekan oleh hormon yang membantu tubuh ibu mengeluarkan ASI. 

Meskipun menyusui dapat mengurangi kesuburan, bukan berarti Anda dijamin tidak hamil lagi. Apalagi bila siklus menstruasi telah kembali, kehamilan bisa saja terjadi.

Masih dari Healthline, sulit untuk memprediksi kembalinya kesuburan pada ibu yang baru melahirkan. 

Ovulasi bisa terjadi sesudah dan sebelum menstruasi dimulai. Jadi, sangat mungkin bagi ibu untuk hamil sebelum mengalami siklus menstruasi setelah melahirkan.

“Untuk mencegahnya, memang lebih baik pakai kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui seperti IUD, kondom, atau pil KB progestin,” saran dr. Devia.

Bila Anda ingin konsultasi lebih lanjut ke dokter kandungan, gunakan saja Live Chat di KlikDokter. Manfaatkan juga Kalender Kesuburan untuk mengetahui masa subur lebih mudah. 

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar