Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Daftar Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Fisioterapi

Daftar Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Fisioterapi

Ragu apakah penyakit Anda termasuk kondisi yang dapat ditangani fisioterapi atau tidak? Daripada menebak-nebak, lebih baik ketahui fakta dari dokter berikut ini.

Beberapa orang langsung ke pengobatan alternatif saat mengalami cedera. Memilih pengobatan tertentu memang hak setiap orang dalam. 

Namun, jika Anda masih ingin mengandalkan terapi dari bidang kedokteran, ada satu yang bisa diandalkan, yakni fisioterapi. Ada banyak penyakit yang bisa diatasi dengan terapi ini. Salah satunya mungkin penyakit yang Anda alami saat ini. 

1 dari 3 halaman

Mengenal Fisioterapi Lebih Dekat

Fisioterapi alias terapi fisik berfokus pada merehabilitasi seorang pasien agar terhindar dari kecacatan akibat cedera atau penyakit. Orang yang bertugas mengobati dalam terapi ini disebut fisioterapis. 

Seorang fisioterapis bertanggung jawab meningkatkan kemampuan tubuh pasien agar berfungsi sebagaimana mestinya dan bisa bergerak tanpa rasa sakit. Dengan begitu, kualitas hidup pasien akan meningkat. 

Fisioterapis bukan profesi sembarangan. Orang yang melakukannya harus dokter spesialis ilmu kedokteran fisik dan rehabilitasi atau Sp. KFR. Agar pasiennya mendapatkan hasil terbaik, ia akan memberikan program latihan serta perencanaan khusus. 

Artikel Lainnya: Pasca Serangan Stroke, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

“Pasien akan melewati tahap wawancara dengan fisioterapis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui keadaan dan kondisi pasien yang sebenarnya,” jelas dr. Arina Heidyana.

“Lewat wawancara tersebut, dokter spesialis jadi tahu terapi atau program apa yang cocok buat pasien,” sambungnya.

Satu sesi terapi biasanya berlangsung selama 30 hingga 60 menit. Untuk jumlah latihannya tergantung kondisi pasien. Umumnya pengobatan dan proses pemulihan dilakukan beberapa kali dalam seminggu. 

Jika kondisi pasien sudah membaik, frekuensi dan durasi terapi akan dikurangi secara berkala. 

Supaya latihan berjalan lancar, pasien juga harus menggunakan pakaian yang nyaman (tidak ketat atau kebesaran). 

Artikel Lainnya: Tanda-tanda dan Gejala Saraf Kejepit yang Mesti Anda Waspadai

2 dari 3 halaman

Daftar Penyakit yang Memerlukan Fisioterapis

Manfaat fisioterapi dapat dirasakan oleh orang dengan kondisi-kondisi berikut ini:

  1. Cedera Sendi

Untuk meredakan cedera dan nyeri sendi, fisioterapis akan memberikan pijatan serta terapi dingin dan panas. 

Jika yang bermasalah adalah sendi tulang belakang, terapis akan meningkatkan kekuatan inti untuk mencegah intervertebral disc disease. Penyakit tersebut merusak beberapa cakram pemisah tulang belakang, sehingga pasien akan merasa sakit di leher, punggung, lengan, hingga kaki. 

  1. Masalah Punggung 

Pasien dengan masalah punggung biasanya akan diberi pijatan, terapi titik pemicu, dan akupuntur. 

Untuk memperbaiki postur tubuh, dokter juga akan menggunakan corrective sports tape

  1. Arthritis

Pasien arthritis akan mendapatkan fisioterapi berupa pijatan, ultrasound, dan terapi panas. 

Bila dibutuhkan, hidroterapi alias latihan fisik dalam air hangat juga akan dilakukan pasien untuk mengurangi nyeri sekaligus meningkatkan mobilitas sendi.

Artikel Lainnya: Penyakit Parkinson, Bisakah Disembuhkan?

  1. Inkontinensia Urine

Inkontinensia urine adalah kondisi yang menyebabkan seseorang tidak mampu menahan keinginan buang air kecil.

Selain dengan minum obat, pemasangan cincin pesarium, suntik botoks di otot kandung kemih, dan operasi, fisioterapi juga dapat membantu meredakan gejalanya.

Pasien akan diberikan latihan untuk menguatkan dasar panggul sekaligus rencana pola hidup yang lebih sehat. 

  1. Gangguan Muskuloskeletal dan Multiple Sclerosis

Nyeri pada saraf pasien dapat diatasi dengan teknik mobilisasi sendi, latihan peregangan otot khusus, terapi titik pemicu, terapi panas, serta akupuntur.

  1. Sakit leher dan Kepala

Manfaat fisioterapi juga dapat dirasakan oleh penderita sakit kepala yang berkaitan dengan Spondilosis servikal. Penyakit tersebut merusak ruas tulang leher dan bantalannya. Akibatnya, bahu dan kepala akan terus-menerus merasa nyeri. 

  1. Osteoporosis

Fisioterapi mampu memelihara kepadatan tulang penderita osteoporosis. Selain itu, latihan-latihan yang diberikan oleh terapis juga dapat meningkatkan kekuatan serta merangsang pertumbuhan tulang pasien.

Artikel Lainnya: Ragam Terapi untuk Penderita Autis

  1. Sindrom Carpal Tunnel

Carpal tunnel syndrome juga termasuk dalam penyakit yang memerlukan fisioterapi. Penyakit tersebut menyebabkan gejala sering kesemutan dan kebas. 

Dokter akan memberikan teknik antiradang, misalnya terapi dingin, pijatan, sekaligus peregangan yang bisa mengurangi gejala sindrom carpal tunnel. 

  1. Mencegah Cedera dan Memperbaiki Keseimbangan

Para atlet yang ingin meminimalkan risiko cedera sebelum bertanding juga bisa mendapatkan perawatan dari fisioterapis. Keseimbangan tubuh juga akan diperbaiki sehingga pasien tak mudah jatuh dan terkilir. 

  1. Pemulihan Setelah Stroke

Berdasarkan dr. Arina, fungsi fisioterapi dapat dirasakan oleh penderita stroke. Pasalnya, anggota gerak dari orang yang baru terkena penyakit tersebut akan mengalami kelumpuhan. 

Setelah kondisi pasien stabil, postur dan keseimbangannya bisa diperbaiki lewat berbagai latihan. 

Dokter akan memberikan latihan sederhana jangka pendek, seperti mengambil benda. Latihan berdiri dan berjalan juga mungkin diberikan guna mengembalikan ‘sebagian’ fungsi tubuh pasien.

  1. Pemeliharaan Diabetes

Dengan fisioterapi, metabolisme tubuh pasien diabetes akan diperbaiki sehingga gula darah dapat bergerak masuk ke dalam sel dengan lebih mudah. Pada akhirnya, kadar gula darah pasien diabetes menjadi lebih terkontrol. 

Selama fisioterapi berlangsung, dokter akan melakukan evaluasi secara berkala. Latihan dan terapi yang diberikan sifatnya dinamis, sehingga variasinya bisa berubah sesuai kondisi pasien. 

Setelah pengobatan selesai dan pasien sembuh, fisioterapis umumnya akan menyarankan sejumlah latihan yang bisa dilakukan sendiri di rumah untuk memelihara kondisi kesehatan pasien. 

Demikian sejumlah penyakit yang bisa diatasi dengan fisioterapi. Bila masih ada pertanyaan seputar terapi medis, tanya langsung kepada dokter kami lewat layanan LiveChat 24 jam atau di aplikasi KlikDokter

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar