Sukses

Penyebab dan Cara Mengatasi Lapar Mata

Ingin kembali membeli makanan padahal baru selesai makan? Hati-hati, bisa jadi Anda hanya lapar mata!

Sering merasa lapar ketika melihat makanan enak di meja makan, televisi, atau bahkan di postingan media sosial?

Bisa jadi rasa tergiur yang Anda alami adalah lapar mata, alias bukan lapar yang sesungguhnya.

Sesekali mengalami lapar mata sih, boleh-boleh saja. Tetapi kalau sudah terjadi sering, lapar mata bisa menyebabkan efek buruk kepada kesehatan tubuh dan juga lingkungan!

1 dari 4 halaman

Penyebab Lapar Mata dan Efeknya untuk Kesehatan

Lapar mata adalah keadaan di mana Anda tidak benar-benar sedang lapar, tapi hanya ingin mengunyah makanan saja.

Biasanya kondisi ini seringkali muncul ketika Anda sedang stres, adanya perubahan hormon dalam tubuh, atau ketika Ada sedang melihat gambar makanan enak di internet.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, lapar mata bukanlah suatu gangguan kesehatan yang fatal. Kendati begitu, ada beberapa penyebab dan dampak serius yang timbul saat seseorang sering lapar mata.

Dirinya mengatakan, “Lapar mata ini sebenarnya lebih berkaitan dengan psikis seseorang atau disebut dengan psikis emosi. Jadi, kalau lapar fisik itu memang muncul ketika kita sedang lapar.”

“Tapi kalau lapar mata atau yang berkaitan dengan psikis, pelakunya hanya ingin makan makanan yang sekilas saja. Misalnya, pelaku sedang memikirkan satu jenis makanan, ya, mereka jadi ingin makan saja tanpa ada rasa lapar yang mendukung,” sambungnya.

Artikel Lainnya: 8 Cara Mudah untuk Mengurangi Kebiasaan Ngemil

Lantas, apa saja dampak lapar mata bagi kesehatan? Berikut penjelasannya:

1. Kenaikan Berat Badan

“Karena banyak asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, peningkatan berat badan dan lemak dalam tubuh akan terjadi. Apabila terus terjadi dan dilakukan hampir setiap hari, maka bukan tidak mungkin Anda mengalami obesitas dan gangguan kesehatan lainnya,” kata dr. Dyah Novita.

2. Mengalami Kenaikan Gula Darah

Orang yang lapar mata biasanya akan memilih makanan tidak sehat, seperti junk food, kue atau dessert manis, bahkan snack kemasan.

Semua jenis makanan tersebut pada dasarnya mengandung tambahan gula yang bisa memengaruhi kadar glukosa.

Ketika mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah banyak dan sering, bisa timbul kondisi resistensi insulin yang memicu terjadinya penyakit diabetes.

3. Metabolisme Tubuh yang Buruk

Makan berlebihan bisa menyebabkan metabolisme tubuh menurun. Akibatnya, Anda berisiko mengalami ketidakseimbangan elektrolit yang membuat tubuh gampang lelah dan sulit mencerna makanan.

4. Munculnya Gangguan Sistem Pencernaan

Ketika metabolisme tubuh tidak bekerja dengan baik, maka Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan, seperti perut kembung, mag, atau sembelit.

Makanan tersebut biasanya berupa sajian yang mengandung lemak dan gula tinggi.

Artikel Lainnya: Yuk, Kenalan dengan Diet Volumetrics

2 dari 4 halaman

Lapar Mata Memicu Kebiasaan Buang-Buang Makanan

Tidak hanya fisik yang terkena dampak lapar mata, lingkungan Anda pun ikut kena akibatnya. Ketika lapar mata, tubuh sekadar ingin mencicipi rasa dari makanan yang terlihat menggiurkan.

Beberapa orang yang lapar mata biasanya juga tidak mengonsumsi makanannya sampai habis.

Akhirnya, makanan tersebut dibiarkan dan bahkan dibuang karena hasrat mencicipi sudah terpuaskan.

Melansir dari laman United States Environmental Protection Agency (EPA), ada banyak makanan yang terbuang sia-sia setiap harinya.

EPA memperkirakan, sekitar 68 persen atau 42,8 juta ton makanan terbuang dan membusuk begitu saja di tahun 2018

Masyarakat diharapkan bisa mengelola dan lebih bijak saat memilih makanan yang akan dikonsumsi setiap harinya.

Dengan bijak mengonsumsi atau tidak buang-buang makanan, Anda berperan dalam mengurangi limbah, menghemat uang, dan mencukupi kebutuhan sumber makanan untuk generasi mendatang.

Artikel Lainnya: 5 Kiat Atasi Begah Saat Perut Terlalu Kenyang

3 dari 4 halaman

Tips Mencegah Lapar Mata

Agar kebiasaan lapar mata tidak terjadi terus-menerus, maka ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Dilansir EPA, berikut beberapa cara yang dapat Anda ikuti:

  • Buat daftar makanan yang akan dimakan hari itu. Dengan membuat daftar, maka pola makan jadi lebih teratur dan kebiasaan lapar mata jadi berkurang.
  • Rencanakan menu makan yang akan Anda dikonsumsi selama satu minggu ke depan sebelum berbelanja ke pasar atau supermarket.

Tips ini dapat dilakukan guna mencegah membeli bahan makan atau makanan siap santap yang sebenarnya tidak dibutuhkan tubuh.

  • Hanya masak makanan dengan bahan yang sudah dibeli dan sudah direncanakan sebelumnya.

Apabila ingin memasak atau ngidam makanan lain, coba masukan ke daftar makanan untuk dibeli di minggu depan.

  • Minum air putih untuk menekan hasrat lapar mata setelah waktu makan.
  • Cari kegiatan lain yang bisa mengalihkan Anda dari lapar mata misalnya, seperti olahraga, menonton televisi, mendengarkan lagu, atau hanya sekedar berbincang dengan kerabat melalui telepon.
  • Jika rasa lapar mata tidak tertahankan, Anda bisa makan buah atau camilan sehat seperti kacang-kacangan.

Sudah tahu kan kalau lapar mata itu tidak baik bagi kesehatan dan lingkungan. Ingat, jika dibiarkan terus-menerus, lapar mata bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Cari tahu informasi atau tips kesehatan lainnya dengan baca artikel di aplikasi Klikdokter.

[OVI/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar