Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Positif COVID-19 saat Hamil Tua, Ini yang Harus Dilakukan!

Positif COVID-19 saat Hamil Tua, Ini yang Harus Dilakukan!

Tidak terbayangkan saat sedang hamil tua tapi kena virus corona. Ibu hamil mesti tahu apa yang harus dilakukan.

Tidak terbayangkan rasanya ketika hamil tua tapi terkena virus corona. Tetapi, kondisi ini dialami oleh selebgram, Shannon Gabriella, yang harus berjuang melawan COVID-19 ketika sudah hamil trimester ketiga.

Kisahnya ia bagikan dalam channel YouTube miliknya. Ia mengaku terkena virus corona saat kehamilannya memasuki minggu ke-33.

Dalam kondisi hamil, ia terpaksa berpisah sementara dengan suaminya untuk menjalani karantina mandiri. Salah satu gejala yang ia rasakan adalah kehilangan kemampuan mengecap.

Namun, dirinya mengaku sudah firasat kena virus corona karena sudah merasakan sakit, seperti demam, batuk, dan pilek. Sampai akhirnya swab test, dirinya akhirnya dinyatakan kena COVID-19.

1 dari 3 halaman

Kehamilan dan Virus Corona

Sampai saat ini, tidak ada bukti wanita hamil lebih rentan terkena sakit parah akibat virus corona.

Namun, menurut National Health Service, Inggris, ibu hamil telah masuk dalam daftar orang dengan risiko tingkat sedang (clinically vulnerable). Ini karena wanita hamil terkadang lebih berisiko terkena virus, seperti flu.

“Sampai saat ini, penelitian tentang COVID-19 pada kehamilan masih terbatas. Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi kalau ibu mengalaminya saat kehamilan adalah risiko keguguran, kelahiran prematur, dan IUGR,” kata dr. Devia Irine Putri.

“Kalau pada ibunya sendiri, mengingat saat hamil imunitas menurun dan rentan terinfeksi, maka yang ditakutkan adalah terjadinya gagal napas,” sambungnya.

Artikel Lainnya: Bahaya Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil

Di sisi lain, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, wanita hamil yang menderita COVID-19 tampaknya lebih mungkin terkena komplikasi pernapasan yang membutuhkan perawatan intensif, dibanding wanita yang tidak hamil.

Bumil yang kena COVID-19 juga lebih mungkin mendapatkan perawatan dengan ventilator.

Hanya saja, belum diketahui seberapa sering COVID-19 dapat menyebabkan masalah selama kehamilan atau memengaruhi kesehatan bayi setelah lahir.

Beberapa penelitian menunjukkan, bayi dari wanita hamil dengan COVID-19 kemungkinan cenderung mengalami kelahiran prematur dan cenderung dirawat di unit neonatal.

Artikel Lainnya: Hamil saat Pandemi Virus Corona, Ini Cara Lakukan Pemeriksaan Kehamilan

2 dari 3 halaman

Apa yang Harus Dilakukan bila Kena COVID-19 saat Hamil Tua?

Meski sejauh ini studi tentang kehamilan dan virus corona masih terus berjalan, tapi segala sesuatunya perlu mendapatkan pantauan tenaga medis.

Mungkin banyak yang bingung juga, apa yang harus dilakukan kalau kena virus corona saat hamil tua?

Salah satu yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, kondisi kehamilan tiap wanita berbeda. Lalu, kondisi COVID-19 juga berbeda-beda pada tiap ibu hamil.

"Harus ke dokter. Kondisi tiap orang berbeda, kondisi tiap bumil beda-beda dan tingkat keparahan virus corona tiap pasien juga berbeda. Diskusikan terapi terbaik dengan dokter spesialis, baik dokter kandungan, penyakit dalam, ataupun paru," ungkap dr. Astrid.

Menurut dr. Astrid, sebaiknya periksakan diri ke rumah sakit yang rujukan COVID-19. Di situ, nanti akan dijelaskan cara ibu hamil menghadapi virus corona.

Selain memeriksakan kondisi kehamilan dan COVID-19 ke klinik atau rumah sakit, Anda pun bisa bertanya dan cari informasi dari dokter melalui telepon, pesan teks, atau aplikasi kesehatan agar lebih praktis.

Kemudian, hal lain yang wajib dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter adalah isolasi mandiri. Ibu hamil harus tetap melakukan ini supaya tidak menulari ke orang lain.

Selain itu, sebisa mungkin rutin lakukan tes. Siapa pun yang tinggal dengan Anda dan berada dalam lingkungan Anda harus menjalani tes bila memiliki gejala.

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui seputar COVID-19 dan kehamilan. Bila ingin lebih mudah konsultasi ke dokter kandungan, pakai LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar