Sukses

Pandemi Tak Menentu Bikin Insomnia, Ini Solusinya

Pandemi virus corona membuat sebagian orang cemas dan depresi. Kondisi tersebut bisa sebabkan insomnia dan menurunkan daya tahan tubuh.

Pandemi virus corona belum berakhir. Hampir sepuluh bulan lebih, dunia masih berjuang melawan jumlah kasus positif COVID-19 yang semakin meningkat.

Berbagai upaya telah dilakukan negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Akan tetapi, memang sulit menangani wabah penyakit yang belum pernah dihadapi manusia sebelumnya.

Dengan ketidakpastian yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, ada masalah lain yang menghantui masyarakat, yaitu kecemasan dan depresi.

Parahnya lagi, gangguan psikis tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia yang merugikan kesehatan fisik.

Artikel Lainnya: 7 Penyebab yang Membuat Anda Susah Tidur atau Insomnia

1 dari 3 halaman

Kekhawatiran Selama Pandemi Sebabkan Insomnia

Pandemi virus corona bukan hanya memengaruhi kesehatan fisik, kondisi mental masyarakat pun ikut terdampak. Berbagai data menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus depresi dan kecemasan selama pandemi.

Depresi dan kecemasan yang tidak diatasi dengan baik, dapat menjadi penyebab insomnia atau gangguan sulit tidur di malam hari.

Padahal, tidur merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan. Kita disarankan untuk tidur selama 7-8 jam di malam hari. Tujuannya, agar tubuh tetap sehat dan bisa beraktivitas maksimal di siang hari.

Sebaliknya, jika mengalami insomnia, Anda berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan. Misalnya, seperti penurunan daya konsentrasi, gangguan memori, gangguan mood, dan merasa ngantuk sepanjang hari.

Jika mengalami insomnia yang berkepanjangan, maka Anda semakin berisiko mengalami berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan gangguan jantung.

Tidur cukup juga merupakan salah satu elemen penting untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh seseorang.

Apabila tidak cukup tidur, maka kekuatan sistem imun akan menurun dan risiko peradangan di dalam tubuh turut meningkat.

Akibatnya, tubuh jadi rentan terinfeksi berbagai jenis virus dan berbagai penyakit lainnya, termasuk COVID-19. Dengan kata lain, kualitas tidur sehari-hari berperan langsung dalam menjaga tubuh terhindar dari infeksi virus corona.

Artikel Lainnya: Gangguan Tidur Picu Stres? Ini 4 Cara Mengatasi Insomnia

2 dari 3 halaman

Pilihan Cara untuk Mengatasi Insomnia Selama Pandemi

Selain tidur cukup, Anda juga bisa melakukan beberapa cara lain untuk mengatasi insomnia saat pandemi. Berikut di antaranya:

1. Pertahankan Jadwal Rutin Harian

Selama pandemi, baik kantor, sekolah, atau kampus, mengubah aktivitasnya menjadi daring (mode online). Alhasil, kebanyakan dari Anda cenderung menghabiskan waktu di rumah saja.

Namun hati-hati, work from home berisiko mengubah jadwal harian Anda. Misalnya saja, Anda jadi lebih banyak rebahan di rumah sehingga sulit mencoba tidur di malam hari. Maka itu, upayakan untuk menjaga jadwal tidur harian Anda.

Jika Anda bekerja, lakukan persiapan bekerja seperti biasa untuk mencegah ngantuk dan berbaring.

2. Berolahraga Setiap Hari

Rutin berolahraga bisa menjadi cara mengatasi insomnia saat masa pandemi virus corona.

Sayangnya, aktivitas olahraga saat pandemi semakin terbatas. Masyarakat dianjurkan untuk berolahraga di rumah dan tidak pergi ke pusat kebugaran (gym).

Tujuannya, tak lain untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona semakin banyak.

Namun jangan khawatir, Anda tetap bisa olahraga maksimal di rumah, kok. Salah satunya dengan mengikuti video di YouTube atau di media sosial.

Olahraga yang dapat dilakukan di rumah umumnya seperti yoga, senam aerobik, atau olahraga kekuatan (push up dan sit up) dengan intensitas ringan hingga sedang.

Dianjurkan untuk tidak berolahraga di malam hari. Sebab, olahraga menjelang waktu tidur ini dapat memperparah insomnia Anda.

Artikel Lainnya: Ini 10 Minuman untuk Mengatasi Susah Tidur

3. Menghindari Berita Negatif

Di koran, televisi, dan media sosial, berita mengenai pandemi virus corona masih sering digaungkan. Tak dimungkiri, berita tersebut menyebabkan pikiran jadi negatif. Akibatnya, tingkat stres jadi bertambah dan kondisi insomnia semakin memburuk.

Oleh karena itu, lakukan filter terhadap berita yang Anda baca. Pilih atau tonton sajian berita yang isinya positif dan menghibur. Dengan begitu, mood jadi lebih ceria dan risiko insomnia bisa dihindari.

4. Mengonsumsi Vitamin C

Tak hanya gaya hidup yang harus diubah selama masa pandemi, perubahan pola makan yang lebih sehat juga harus dijalani. Untuk itu, Anda bisa mengonsumsi vitamin C.

Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan menguatkan sistem imun tubuh.

Vitamin ini turut berperan untuk memperbaiki kualitas tidur serta mood Anda. Berbagai penelitian menunjukkan, asupan vitamin C yang cukup dapat menurunkan kadar kecemasan seseorang. Efeknya, insomnia Anda saat pandemi bisa teratasi dengan baik.

Artikel Lainnya: 8 Cara Mengatasi Insomnia, Ini Cara Ampuhnya!

Guna memenuhi kebutuhan vitamin C, Anda bisa mengonsumsi 1-2 tablet suplemen Hevit-C setiap hari. Suplemen Hevit-C berfungsi memelihara daya tahan tubuh, memperbaiki susunan kolagen, dan membantu luka sembuh lebih cepat.

Ada dua varian dosis Hevit-C yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, yakni dosis 500 mg dan 1000 mg. Hevit-C dijual dengan harga terjangkau dan tidak mengandung gula, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes

Produk ini cocok sekali untuk meningkatkan daya tahan tubuh pada masa pandemi virus corona ini. Anda mau dapat voucher belanja produk Hevit-C di Shopee? Yuk, klik di sini!

Nah, itu dia penyebab insomnia dan bagaimana cara jitu mengatasinya selama masa pandemi virus corona.

Apabila masih ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, Anda bisa konsultasi dengan dokter via LiveChat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar