Sukses

Hindari Makan Bawang Putih saat Mengonsumsi Obat Ini

Jika sedang mengonsumsi obat di bawah ini, kurangi dulu makan bawang putih, ya! Sebab, mengonsumsi keduanya secara bersamaan akan menimbulkan efek samping.

Interaksi bawang putih dan obat jangan diremehkan. Meski bisa menyedapkan masakan dan punya khasiat anti-inflamasi, bawang putih tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan obat-obatan tertentu.

Pasalnya, bawang putih dapat mengganggu efektivitas obat. Bahkan, jika obat tertentu dan bawang putih dikonsumsi bersamaan, bisa timbul efek samping berbahaya pada tubuh! Tak percaya? Simak dulu penjelasan di bawah ini. 

1 dari 4 halaman

Kandungan Bawang Putih

Sebelum dijelaskan alasannya dan obat apa saja yang dapat berinteraksi negatif dengan bawang putih, sebaiknya ketahui dulu kandungan dari garlic

Dilansir dari Healthline, berikut adalah nutrisi yang terkandung dalam 1 siung bawang putih mentah dengan berat 3 gram:

  • Kalori sebanyak 4,5.
  • Karbohidrat sebanyak 1 gram.
  • Protein sebanyak 02 gram.
  • Serat sebanyak 0,06 gram. 
  • Mangan yang memenuhi 2 persen AKG (Angka Kecukupan Gizi).
  • Selenium yang memenuhi 1 persen AKG.
  • Vitamin B6 yang memenuhi 2 persen AKG.
  • Vitamin C yang memenuhi 1 persen AKG.

Selain itu, masih ada pula nutrisi lain, seperti kalsium, kalium, fosfor, dan zat besi. Di antara semuanya, mangan, vitamin B6, dan vitamin C adalah kandungan zat yang paling dominan dari bawang putih. 

Artikel Lainnya: Efek Menempelkan Bawang Putih di Bagian Tubuh yang Sakit

2 dari 4 halaman

Hindari Makan Bawang Putih saat Konsumsi Obat Ini!

Meski mengandung banyak manfaat dan nutrisi, sayangnya ada obat-obatan yang tidak bisa diajak kompromi oleh bawang putih, terutama bila si bawang dikonsumsi terlalu banyak. 

Berikut adalah obat-obatan yang dapat berinteraksi negatif dengan bawang putih:

  • Obat Pengencer Darah (Warfarin)

Warfarin merupakan obat yang berfungsi untuk menghambat pembekuan darah. Sedangkan, menurut dr. Alvin Nursalim, Sp.PD, bawang putih itu sendiri memang bisa membantu memperlambat pembekuan darah juga. 

“Dengan demikian, jika dua-duanya dikonsumsi bersama, ini bisa meningkatkan risiko memar atau perdarahan,” kata dr. Alvin. 

  • Obat Tuberkulosis (Isoniazid)

Dilansir dari WebMD, bawang putih dapat mengurangi jumlah obat isoniazid yang diserap tubuh. 

Efek ini mungkin menurunkan efektivitas dari obat tersebut sehingga proses penyembuhan penyakit tuberkulosis bisa lebih lama. 

Artikel Lainnya: Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

  • Beberapa Jenis Obat HIV/AIDS

Bawang putih dapat meningkatkan kecepatan tubuh dalam memecah beberapa obat HIV/AIDS. 

Mengonsumsi bawang putih bersamaan dengan beberapa obat HIV/AIDS, seperti nevirapine, delavirdine, saquinavir, atau efavirenz dapat menurunkan efektivitas si obat itu sendiri. 

  • Pil KB yang Mengandung Banyak Estrogen

Bawang putih dapat meningkatkan pemecahan estrogen di dalam tubuh. Mengonsumsi bawang putih bersama dengan pil KB dapat menurunkan efektivitas pil KB. 

  • Obat Golongan Imunosupresan (Cyclosporin)

Ini adalah obat untuk mengurangi gejala psoriasis, dermatitis atopik berat, sindrom nefrotik, dan rheumatoid arthritis. Mengonsumsi bawang putih bersama dengan cyclosporin dapat menurunkan efektivitas dari obat tersebut. 

  • Obat yang Diproses oleh Organ Hati 

Mengonsumsi bawang putih bersama dengan beberapa obat yang diuraikan oleh organ hati, misalnya lovastatin, ketoconazole, itraconazole, fexofenadine, atau triazolam, berisiko menurunkan efektivitas obat itu sendiri. 

Artikel Lainnya: Waspada, Inilah Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Bawang Putih

3 dari 4 halaman

Hindari Makan Bawang Putih Berlebih Jika Anda Punya Kondisi Ini

Selain menghindari makan bawang putih dan obat-obatan di atas secara bersamaan, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi terlalu banyak bawang putih apabila memiliki kondisi:

  • Hemofilia

Ini merupakan kondisi di mana penderitanya kekurangan protein yang dibutuhkan untuk proses pembekuan darah. 

Mengonsumsi terlalu banyak bawang putih justru dapat memperparah risiko perdarahan yang dialami oleh orang dengan hemofilia

  • Tekanan Darah Rendah

Jika tekanan darah di bawah angka atau batas normal, hindari mengonsumsi bawang putih terlalu banyak. Pasalnya, bawang putih bisa semakin menurunkan tekanan darah ke tingkat yang berbahaya.

  • Refluks Asam Lambung (GERD)

Ada beberapa pantangan makanan yang memang mesti dipatuhi penderita refluks asam lambung (GERD) jika tak mau gejalanya sering kambuh. 

Pantangan tersebut termasuk mengonsumsi bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay terlalu banyak.

Apabila Anda memiliki kondisi di atas atau sedang mengonsumsi obat-obatan yang telah disebutkan tadi, hindari mengonsumsi bawang putih terlalu banyak. 

Ini demi mencegah penurunan efektivitas obat serta risiko efek samping dari interaksi bawang putih. 

Untuk pertanyaan lain seputar interaksi bawang putih, obat, atau makanan, Anda bisa konsultasikan pada dokter kami lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter. 

(OVI/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar