Sukses

Wajib Tahu, Ini Bahaya Pepaya Mentah untuk Ibu Hamil

Ada banyak makanan enak berbahan pepaya muda. Namun sayang, mengonsumsi pepaya muda untuk ibu hamil tidak terlalu disarankan. Kenapa, ya?

Anda salah satu yang gemar mengonsumsi dan mengolah pepaya muda? Ya, buah mengkal yang satu ini memang dapat dijadikan beragam olahan menarik.

Tapi, hati-hatilah jika Anda saat ini sedang hamil. Makan pepaya muda untuk ibu hamil disebut-sebut dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan!

Pepaya Muda dan Bahaya bagi Kehamilan

Pepaya muda memiliki warna putih kekuningan yang pucat. Buah ini punya rasa hambar yang pahit, serta tekstur yang keras.

Unripe papaya juga sering ditemukan dalam beberapa masakan, termasuk sayur pepaya muda atau campuran di dalam sajian rujak.

Nah, sebagai bahan buah yang sudah tak asing lagi, mengapa disebut ada bahaya pepaya mentah untuk ibu hamil?

"Yang bikin waspada mungkin adalah kandungan bromelain dalam pepaya yang bisa memicu kontraksi rahim pada ibu hamil. Tapi sebenarnya, efek ini timbul kalau makan pepaya mudanya banyak banget dalam satu waktu sekaligus," ungkap dr. Sepriani Timurtini Limbong.

"Akan semakin berbahaya kalau misalnya memang sudah ada penyulit di kehamilannya. Misalnya, inkompetensi serviks, riwayat perdarahan, dan riwayat keguguran sebelumnya," sambung dr. Sepriani.

Selanjutnya, dalam pepaya muda ada kandungan papain yang bisa jadi disalahartikan tubuh sebagai prostaglandin. Senyawa ini digunakan tubuh untuk menginduksi saat akan melahirkan.

Selain itu, kandungan lateks pada pepaya mentah adalah salah satu alergen yang bisa menyebabkan reaksi berbahaya. Jadi, apakah ini artinya ibu hamil sama sekali tidak boleh makan pepaya muda?

"Kalau mau makan pepaya sebenarnya boleh saja, asal tidak berlebihan. Beberapa potong buah saja sudah cukup,” ujar dr. Sepriani.

“Tapi, kalau bumil sudah merasakan gejala seperti nyeri perut, perdarahan, atau hal lainnya yang bahaya, jangan lagi coba-coba makan pepaya muda. Kalau sudah begitu, lebih baik langsung ke dokter saja," tegas ibu dua anak ini.

Artikel Lainnya: Panduan Makan Sehat untuk Ibu Hamil

1 dari 3 halaman

Manfaat Pepaya Matang bagi Bumil

Jadi, pilihannya memang lebih baik makan pepaya yang matang saja daripada yang mentah. Pepaya yang sepenuhnya matang aman bahkan sangat bermanfaat bagi kesehatan wanita hamil.

Pepaya matang kaya mengandung banyak nutrisi penting, seperti beta-karoten, serat, folat, kalium, dan vitamin. Selain itu, pepaya yang matang kaya akan vitamin C dan A. Buah tropis ini juga merupakan sumber kalsium dan magnesium.

Kandungan seratnya yang tinggi juga membantu dan mencegah masalah sembelit yang sering kali dialami wanita hamil.

Anda juga dapat mencampurkan pepaya dengan madu dan susu, lalu meminumnya. Campuran ini dapat menjadi sumber nutrisi yang menyehatkan bagi ibu hamil dan menyusui.

Artikel Lainnya: Bumil, Ini Manfaat Makan Mangga dan Efek Sampingnya

2 dari 3 halaman

Tips Makan Pepaya Saat Hamil

Anda sudah tahu bahwa pepaya merupakan buah yang sangat luar biasa bagi ibu hamil, selama sudah matang. Tapi makan berlebihan pepaya juga tidak dianjurkan.

Makan pepaya secukupnya saja. Ingat pesan dr. Sepriani Timurtini di atas, kalau berlebihan malah tidak baik.

Jika Anda ingin memakan pepaya, yang terbaik adalah mengingat beberapa hal di bawah ini:

  • Hanya makan pepaya yang sudah matang, masih segar, serta bersih. Hindari buah yang berwarna hijau, memiliki bintik-bintik cokelat atau hitam, area cekung yang lembut atau memiliki bercak jamur.
  • Jangan makan kulit dan biji pepaya. Setelah seluruh bijinya dibuang, potong bagian berdaging dari kulitnya. Sebaiknya, Anda tidak memakan daging pepaya langsung dari kulitnya.
  • Jangan konsumsi buah pepaya berlebihan, secukupnya saja.

Penuhi juga kecukupan nutrisi bumil dengan mengonsumsi makanan sehat dan lengkap lainnya. Misalnya, nasi, ikan, daging, telur, sayuran, dan buah lainnya.

Masih punya pertanyaan seputar bahaya pepaya muda untuk ibu hamil? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

    0 Komentar

    Belum ada komentar