Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Muncul Bisul di Vagina, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Muncul Bisul di Vagina, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kemunculan bisul di vagina bisa sangat meresahkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Apa penyebab bisul di vagina? Bagaimana cara mengatasinya?

Bisul menjadi salah satu masalah kulit yang dapat mengganggu kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Keluhan ini tidak hanya muncul di kulit lengan atau wajah, tapi juga dapat terbentuk di sekitar vagina wanita.

Munculnya bisul di vagina bisa sangat menyebabkan masalah, apalagi jika Anda adalah wanita yang telah aktif secara seksual. 

Bukan tidak mungkin, keluhan yang satu ini juga membuat kualitas hidup Anda benar-benar menurun.

1 dari 3 halaman

Penyebab Munculnya Bisul di Vagina

Bisul di vagina umumnya muncul di vagina bagian luar atau pada bagian bibir vagina. Meski bukan kondisi yang berbahaya dan mematikan, keluhan ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. 

Dijelaskan oleh dr. Devia Irine Putri, salah satu hal yang dapat menjadi penyebab bisul di vagina adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang muncul setelah Anda  waxing atau mencukur bulu kemaluan. 

Folikulitis adalah infeksi pada folikel rambut. Kondisi ini bisa terjadi ketika Anda baru selesai mencukur bulu kemaluan atau melakukan waxing kemaluan. Ini adalah kondisi ketika rambut justru tumbuh ke dalam,” ujar dr. Devia. 

Tidak hanya akibat hal tersebut, folikulitis juga bisa terjadi karena masalah non-infeksi, seperti adanya trauma pada folikel rambut, gesekan yang terlalu kencang, peradangan, produksi minyak atau keringat berlebih, dan adanya sumbatan-sumbatan tertentu.

Adapun beberapa gejala bisul pada vagina yang perlu Anda ketahui, di antaranya: 

  • Muncul benjolan merah pada bibir vagina. 
  • Muncul rasa nyeri pada benjolan. 
  • Memiliki bintik kuning (nanah) di bagian tengah benjolan.
  • Sangat terasa sakit ketika disentuh, baik secara sengaja maupun tidak. 

“Ketika bisul muncul, biasanya benjolan yang ditimbulkan akan mirip dengan jerawat. Tapi lama-kelamaan, benjolan ini akan membesar, memerah, dan matang pada waktu yang tepat,” ujar dr. Devia.

“Bentuknya pun akan berbeda dari jerawat pada umumnya, sehingga bisa dengan jelas dibedakan apabila muncul bisul di vagina,” sambungnya.

Artikel Lainnya: Variasi Bentuk Vagina yang Mungkin Belum Anda Ketahui

2 dari 3 halaman

Cara Mengobati Bisul di Vagina

Agar tidak melulu menyebabkan gangguan, berikut ini beberapa upaya yang bisa Anda lakukan sebagai cara mengobati bisul di vagina:

  1. Kompres dengan Air Hangat 

Mengompres bisul dengan air hangat efektif dalam meredakan pembengkakan dan memungkinkan nanah keluar dari benjolan. Selain itu, mengompres dengan air hangat juga bisa meredakan nyeri yang muncul pada bisul. 

Anda bisa mengambil handuk, lalu celupkan ke dalam air hangat, kemudian peras, dan kompres selama 10 hingga 15 menit. Lakukan metode ini sebanyak dua kali dalam sehari untuk hasil yang maksimal. 

  1. Pastikan Area Vagina Tetap Kering 

Menjaga area kewanitaan tetap kering merupakan cara lain yang perlu Anda lakukan untuk mengatasi bisul di vagina.

Faktanya, area vagina yang lembap bisa menyebabkan bakteri muncul dan menumpuk. Tidak hanya membuat vagina berbau, gatal, berjamur, kondisi ini juga bisa memperparah bisul. 

  1. Jangan Pecahkan Bisul 

Bisul di vagina umumnya akan pecah dengan sendirinya. Jadi, Anda tidak perlu repot memencet atau memecahkan bisul tersebut sebelum waktunya. 

Memecahkan bisul vagina sebelum waktunya justru meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan peradangan yang lebih hebat di area vagina.

Artikel Lainnya: Ada Bisul di Anus (Abses Perianal), Apakah Seks Anal Penyebabnya?

  1. Gunakan Pakaian yang Longgar 

Menggunakan pakaian ketat tidak hanya buat vagina menjadi lembap, tapi juga bisa menyebabkan bisul jadi tertekan dan meradang. Ini bisa menimbulkan rasa nyeri hebat dan membuat Anda jadi semakin tidak nyaman. 

Berkaitan dengan hal ini, dr. Devia menyarankan Anda untuk menggunakan pakaian yang longgar. Gunakan pula celana dalam yang berbahan lembut, agar tidak terjadi gesekan yang terlalu kuat. 

  1. Waspadai Tanda Bahaya 

Jika bisul tidak kunjung mereda selama beberapa minggu, jangan sungkan untuk segera berobat ke dokter. 

Anda juga bisa mewaspadai tanda-tanda bisul berbahaya, seperti demam, bisul mengeluarkan nanah dan darah, ukuran bisul membesar, menimbulkan rasa sakit hebat, dan muncul bengkak atau ruam di area vagina. 

  1. Minum Obat Pereda Nyeri

Apabila rasa nyeri yang timbul akibat bisul di vagina sangat tidak tertahankan, Anda diperbolehkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai dosis yang tertera di label kemasan. 

Bisul di vagina umumnya tidak berbahaya. Namun, keluhan ini tetap dapat mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas hidup Anda. Karena itu, jika mengalami keluhan tersebut, segera lakukan upaya untuk mengatasinya. 

Jika terkendala dalam mengobati bisul di vagina, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

1 Komentar

  • Mun******unajah

    mf dok boleh tanya saya sudah mnikah.....saya melakukan hbgn suami istri dengan suami saya kemarin saat melakukan tidak sakit apa" tp pas sekarang saat melakukan hbgn sensasi terasa terrbakar kaya kepanasan ......tp sblm melakukan hbgn saya dan suami saya makan capcai pake cabe gendot..apkh... penyebab kepanasan tersbt dr makanan atw ap..??