Sukses

Lebih Baik Roti Gandum atau Tawar untuk Penderita Mag?

Penderita mag memang terkenal tidak bisa sembarangan makan. Namun kalau ditanya, mana yang lebih antara roti gandum atau tawar untuk penderita mag?

Para penderita mag memang susah-susah gampang untuk memilih makanan dan camilan harian. Tidak usah jauh-jauh, mau makan roti tawar saja bingung memilih yang tepat.

Ada yang bilang boleh makan roti tawar putih, tapi ada juga yang mengatakan lebih baik konsumsi roti gandum. Jadi, roti jenis apa yang sebaiknya dikonsumsi agar nyeri mag tidak kambuh?

1 dari 3 halaman

Roti untuk Penderita Mag

Sakit mag atau dispepsia adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan gangguan yang terjadi pada lambung. Misalnya, GERD dan tukak lambung.

Gangguan ini menyebabkan rasa tidak nyaman di perut bagian atas atau sekitar ulu hati yang sifatnya berulang dan kronik.

Agar keluhan nyeri tidak kambuh berulang, beberapa makanan memang harus dihindari penderita mag.

Misalnya, makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi; makanan pedas; makanan asam, seperti cuka; serta alkohol.

"Selain itu, makanan tinggi lemak, seperti daging, makanan siap saji, termasuk juga makanan yang digoreng, cokelat, dan soda juga harus dihindari," ujar dr. Devia Irine Putri.

Artikel Lainnya: Cloud Bread atau Roti Awan, Apakah Cocok untuk Camilan Diet?

Lantas, bagaimana dengan roti untuk mag? Sebagian penderita mag mengeluhkan kembung dan begah usai mengonsumsi roti.

Tak heran memang, mengingat kebanyakan roti di Indonesia menambahkan ragi pada adonan roti. Penambahan ragi pada adonan ini menyebabkan terjadinya proses fermentasi.

Gula dan karbohidrat pada adonan kemudian diubah oleh mikroorganisme di ragi jadi senyawa karbon dan alkohol yang sifatnya asam. Padahal, seperti yang dijelaskan di atas, makanan asam dapat memperberat penyakit mag.

Maka tak jarang, para penderita mag akan merasakan kembung, begah, mual, bahkan terasa cairan asam lambung naik ke kerongkongan usai makan roti.

Untungnya, saat ini sudah ada beragam roti yang dijajakan di pasaran. Selain roti tawar putih, ada juga roti gandum. Di antara keduanya, mana yang lebih baik dikonsumsi penderita mag?

Artikel Lainnya: Sering Makan Roti Tawar Bikin Gemuk?

2 dari 3 halaman

Roti Tawar Vs Roti Gandum, Mana yang Lebih Baik untuk Penderita Mag?

Roti gandum diketahui tidak memiliki atau minim kandungan raginya yang seperti diketahui di atas bisa meningkatkan mag.

Warnanya pun lebih cokelat dengan serat yang lebih kasar, jika dibandingkan roti tawar yang putih bersih. Jadi, di antara keduanya, mana yang lebih disarankan untuk dikonsumsi?

"Lebih disarankan yang berbahan dasar gandum. Kalau roti tawar biasa itu ada penambahan ragi yang biasanya malah memicu naiknya asam lambung," jelas dr. Devia Irine.

Namun, dia menyarankan, makan roti gandum untuk penderita mag tetap tidak boleh berlebihan. Sebisa mungkin tetap dalam takaran wajar. Apa yang berlebihan nantinya juga tidak baik bagi lambung Anda yang notabene sudah bermasalah.

Di lain sisi, menurut dr. Devia Irene, Anda juga sebenarnya masih boleh mengonsumsi tawar putih, asalkan sebelumnya tidak bermasalah memakannya.

“Prinsipnya, sebenarnya roti dihindari (oleh penderita mag). Alasannya, sebagian besar roti merupakan turunan susu sapi juga, jadi mengandung lemak dan bisa memicu produksi asam lambung," tegas dr. Devia Irine.

"Hanya saja, setiap individu memiliki toleransi yang berbeda-beda. Jadi, memang ada beberapa penderita sakit mag yang tidak masalah untuk makan roti, tapi ada juga yang makan roti sedikit sudah naik asam lambungnya," sambung dokter muda ini.

Pada akhirnya, semua kembali kepada masing-masing orang. Kalau makan roti tawar untuk penderita mag tetap baik-baik saja, tidak masalah. Kalau tidak, makan roti gandum bisa jadi pilihan Anda.

Jangan lewatkan informasi seputar gangguan mag dan kesehatan lainnya hanya di aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar