Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Buah Melinjo Bikin Asam Urat, Tapi Daunnya Ternyata Kaya Manfaat

Buah Melinjo Bikin Asam Urat, Tapi Daunnya Ternyata Kaya Manfaat

Tak bersahabat dengan buah melinjo? Tak apa, Anda masih bisa merasakan khasiat dari daunnya, kok. Inilah sejumlah manfaat daun melinjo untuk kesehatan.

Buah melinjo kerap dijauhi karena dapat menyebabkan asam urat. Namun, jangan langsung memandang sebelah mata pada daunnya! Pasalnya, daun melinjo ternyata sangat kaya antioksidan dan dapat menyehatkan tubuh bila pengolahannya benar.

Penasaran apa saja manfaat daun melinjo buat kesehatan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Antioksidan

Gnetum gnemon alias melinjo merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara dan pulau-pulau yang berada di sekitar Samudera Pasifik.

Meski buahnya sering dituduh menjadi penyebab tingginya kadar asam urat, pada dasarnya baik buah maupun daunnya memiliki kadar antioksidan yang tinggi.

1 dari 4 halaman

2. Kaya Nutrisi

Selain antioksidan, daun melinjo juga mengandung protein, serat, kalium, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin A, dan magnesium. Konsumsi daun buah ini bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi-nutrisi tersebut.

3. Memelihara Daya Tahan Tubuh

Kandungan antioksidan di dalam daun melinjo dapat membantu menangkal radikal bebas. Selain itu, nutrisi di dalamnya juga mampu menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik.

Artikel Lainnya: Efek Makan Emping Melinjo, Dapat Menyebabkan Asam Urat?

4. Mencegah Penuaan Dini

Kalau bicara soal mencegah penuaan dini, mungkin makanan yang sering disebut-sebut adalah yang mengandung kolagen seperti sup kaldu tulang.

Namun, siapa sangka daun melinjo juga dapat membantu Anda mencegah penuaan dini?

Kadar antioksidannya yang tinggi ternyata mampu menangkal radikal bebas dan merangsang produksi kolagen, sehingga kulit cepat meregenerasi sel-selnya yang mati.

2 dari 4 halaman

5. Menjaga Metabolisme Tubuh

Metabolisme yang baik membuat tubuh tak menyimpan banyak lemak jahat. Dengan demikian, risiko obesitas pun bisa menurun.

Daun melinjo dapat meningkatkan metabolisme di tubuh, sehingga organ-organ dalam dapat berfungsi dengan baik.

Karena mengandung serat, daun melinjo dapat membuat sistem pencernaan bekerja menghancurkan makanan dengan lebih maksimal. Bonusnya lagi, daun melinjo dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Intip Segudang Manfaat Kulit Melinjo

6. Meredakan Infeksi Gusi

Pernah dengar soal periodontitis? Kondisi ini merupakan infeksi yang terjadi di jaringan penyangga gigi seperti gusi.

Daun melinjo sendiri bukanlah obat periodontitis. Kendati demikian, tingginya kadar antioksidan dalam daun melinjo dapat mempercepat penyembuhan peradangan gusi.

Periodontitis hanya bisa disembuhkan dengan penghalusan akar, pembersihan karang gigi, hingga pengangkatan plak serta jaringan pendukung gigi yang telanjur rusak.

7. Menjaga Kadar Gula Darah

Antioksidan flavonoid dalam daun melinjo bisa membantu menjaga kadar gula darah. Nyatanya, flavonoid bersifat antidiabetes.

Zat flavonoid bisa mengikat radikal bebas sehingga stres oksidatif bisa berkurang. Ketika stres oksidatif berkurang, kerusakan pankreas dan risiko mengalami diabetes bisa berkurang.

3 dari 4 halaman

8. Mengatasi Diare

Manfaat daun melinjo yang terakhir adalah membantu meredakan diare. Ya, ada penelitian yang melaporkan daun melinjo dapat mematikan bakteri E. coli, yaitu patogen penyebab diare dan gangguan pencernaan lainnya.

Namun, pada kondisi diare yang parah, jangan hanya mengandalkan daun melinjo, ya. Konsumsilah oralit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

Bila perlu, kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Ini karena diare parah yang disebabkan oleh bakteri memerlukan antibiotik.

Demikian berbagai khasiat daun melinjo untuk kesehatan. Agar nutrisinya tidak hilang, daun melinjo dapat dimasukkan di saat-saat terakhir memasak, misalnya dalam menu sayur asam. Jika ingin ditumis atau dikukus pun caranya sama. Intinya, jangan sampai layu.

Porsi daun melinjo juga harus diperhatikan. Konsumsi secukupnya saja dan tak perlu setiap hari. Ingat, sangat penting untuk tetap menjaga asupan makanan dengan pola makan gizi seimbang.

Bila ada pertanyaan seputar makanan sehat, langsung saja konsultasi kepada dokter lewat fitur Live Chat 24 jam di aplikasi Klikdokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar