Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengapa Wanita Cenderung Cerita Pengalaman Seks dengan Sahabat?

Mengapa Wanita Cenderung Cerita Pengalaman Seks dengan Sahabat?

Cukup banyak wanita yang gemar menceritakan pengalaman seks dengan dengan teman-temannya. Apakah alasannya? Ini kata Psikolog!

Bergosip menjadi salah satu aktivitas yang jarang dilewatkan oleh wanita ketika sedang berkumpul. Tak hanya membicarakan tentang kehidupan orang lain, mereka juga cenderung bercerita tentang pengalaman seks yang dimilikinya.

Benarkah Wanita Sering Menceritakan Kehidupan Seks dengan Sahabat?

Tidak hanya tentang pacar dan pasangan, curhatan wanita kepada sahabatnya juga mencakup kehidupan seksnya.

Salah satunya yang diakui Cinthia (nama disamarkan). Wanita 20-an tahun ini ternyata gemar bercerita tentang kehidupan seks kepada sahabatnya.

“Kadang perempuan juga butuh teman cerita untuk personal things, enggak, sih? Kalau ditanya kenapa suka cerita, ya karena memang aku mau saja cerita. Sekalian mungkin minta saran atau sekadar masukan,” tutur Cinthia kepada KlikDokter

“Bukan hanya minta saran, tapi saking sudah dekatnya dengan sahabat, memang semuanya diceritakan. Karena sudah percaya juga, ya, jadi memang nggak ada yang ditutup-tutupi lagi,” Cinthia menambahkan.

Ini memang baru satu cerita, tapi benarkah wanita kerap menceritakan pengalaman seksnya pada sahabat?

Hal tersebut disetujui oleh psikolog Ikhsan Bella Persada, M.Psi. Bahkan, menurut dia, fenomena wanita suka bercerita tentang kehidupan seks pada sahabatnya adalah hal yang wajar terjadi.

Artikel Lainnya: Dampak Mengumbar Hubungan dengan Pasangan di Medsos

1 dari 4 halaman

Mengapa Wanita Cerita Pengalaman Seksnya dengan Sahabat?

Jika ditanya apa alasan seorang wanita bisa sampai cerita tentang kehidupan seksnya, Bagi Ikhsan, itu bisa jadi karena mereka sudah nyaman dan percaya dengan sahabatnya. 

“Sifat dasarnya wanita itu pastikan pakai perasaan dan mau didengarkan. Jadi, ketika dia bertemu dengan sahabat yang sudah klop, hal apa pun bisa diceritakan. Dari hal yang penting sampai tidak penting.” 

“Dari hal yang personal sampai tidak personal, bisa saja dibicarakan. Tidak ada alasan pasti kenapa seorang wanita suka cerita tentang kehidupan seksnya. Sama seperti pria, mereka gemar bercerita tentang seks, karena spontan saja,” ujar Ikhsan.

Dia menambahkan, bagi wanita, kehidupan seks adalah ranah privasinya. Mereka pun hanya menceritakan masalah sensitif tersebut pada sahabat dekat yang sudah dipercaya.

“Para wanita akan menceritakan soal ini (seks) kepada orang yang mereka anggap punya ikatan emosional saja dan dapat dipercaya untuk cerita hal-hal yang tidak umum,” ujar Ikhsan. 

Artikel Lainnya: Kesehatan Anda Juga Dipengaruhi Pasangan Anda

2 dari 4 halaman

Topik Seks yang Biasa Dibicarakan para Wanita

Topik cerita seks perempuan yang dibicarakan bersama sahabat dapat beragam.

Momen lucu, mengejutkan, hingga unik bersama pasangan ketika bercinta bisa jadi pembicaraan menarik di antara sahabat.

Misalnya, terkait ukuran penis yang terlalu kecil/besar, libido pasangan yang kelewat tinggi, atau ide-ide foreplay yang menarik.

Namun demikian, kebanyakan wanita lebih suka menceritakan tentang kehidupan seks yang positif, seperti menyenangkan dan lucu, kepada sahabatnya. 

“Kalau yang saya baca, biasanya wanita itu akan menceritakan soal pengalaman seks pertamanya. Entah itu yang dimulai dari ciuman sampai intercourse, atau hanya sekadar pengalaman yang dia rasakan saat pertama kali bercinta.”

“Wanita juga umum membicarakan tentang pengalaman mereka masturbasi, fantasi yang mereka miliki, atau masa-masa ketika mereka puber,” jelas Ikhsan. 

Artikel Lainnya: Punya Panggilan Sayang untuk Pasangan, Geli atau Penting?

3 dari 4 halaman

Apakah Kebiasaan Bercerita Ini Bisa Menyinggung Pasangan?

Urusan ranjang memang ranah yang sangat privasi. Punya kebiasaan menceritakan pengalaman seksual dengan sahabat bisa jadi menyinggung pasangan Anda.

Ikhsan pun sepakat dengan hal ini. Menurutnya, pasangan bisa saja merasa tersinggung saat kehidupan seksualnya diceritakan, terlebih jika yang disampaikan adalah hal buruk tentangnya, misalnya disfungsi ereksi.

“Apalagi jika Anda cerita betapa buruknya pasangan saat bercinta, sehingga Anda tidak puaskan. Hal-hal ini bisa sangat sensitif bagi pria,” ujar Ikhsan. 

Ketimbang Anda bercerita pada sahabat, lebih baik utarakan langsung masalah ini dengan pasangan. Bersama-sama, Anda dan pasangan mencari solusinya.

Itu juga sebabnya, menurut Ikhsan, tidak ada batasan seberapa detail seorang wanita boleh menceritakan tentang kehidupan seksnya. Selama si wanita nyaman dan mau terbuka, tidak masalah.

Itulah alasan para wanita kerap menceritakan pengalaman seks pada sahabat. Tidak ada salahnya memang. Hanya saja, Anda tetap harus menentukan rambu-rambunya agar kehidupan seks yang buruk tidak diumbar ke orang lain.

Ingin tahu manfaat curhat dan topik-topik seputar kesehatan wanita lainnya? Yuk, unduh aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar