Sukses

Sering Pakai Kutek Gel? Hati-hati, Ini Bahayanya!

Apa Anda termasuk wanita yang sering memoles kuku dengan menggunakan kutek gel warna-warni? Hati-hati, ini bahaya yang bisa Anda alami.

Memiliki penampilan yang cantik pasti menjadi dambaan tersendiri bagi banyak wanita. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, pasti diperhatikan setiap detail perawatannya.

Salah satu bagian yang mungkin tidak terlewatkan perawatannya adalah kuku. Karenanya, tidak sedikit wanita yang memoles kuku dengan kutek gel.

Namun, tahukah Anda, kutek gel juga bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan kuku?

Bahaya Terlalu Sering Pakai Kutek Gel

Meski lebih tahan lama ketimbang kutek cair lainnya, terlalu sering menggunakan kutek gel justru bisa memengaruhi kondisi kesehatan kuku Anda.

Melansir laman WebMD, formula yang diberikan oleh kutek gel bisa memberikan hasil yang dapat bertahan sampai dua minggu bahkan lebih.

Seorang Ahli Kimia Kosmetik, Ni’kita Wilson, yang juga pemilik Catalyst Cosmetic Development di Union, NJ mengatakan untuk mengeringkan kutek gel, diperlukan paparan sinar lampu UV.

Sinar UV ini mampu melekatkan gel ke kuku, sehingga kutek jadi lebih tahan lama dan tidak mudah pecah.

Namun, studi terbaru menyebutkan bahwa kerusakan kumulatif dari frekuensi cahaya yang dipancarkan sinar UV pada kuku bisa menyebabkan kerusakan DNA kulit dan meningkatkan risiko kanker.

Chris Adigun, MD, seorang Asisten Klinis Profesor Dermatologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York mengatakan,

“Tidak ada penjelasan yang jelas akan efek sinar UV pada kesehatan kuku. Tapi, jika melihat pada kenyataan bahwa sinar UV bisa berdampak buruk pada kulit, maka ini bisa juga terjadi pada kuku Anda.”

Meski begitu, Adigun mengatakan risiko kanker ini sangat kecil terjadi.  Ini karena, sinar UV hanya dipaparkan pada kuku, bukan pada kulit tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya.

Selain meningkatkan risiko munculnya kanker dan merusak DNA kulit, penggunaan kutek gel juga bisa membuat lempeng atau permukaan kuku jadi menipis.

Hal ini dikarenakan adanya bahan kimia dalam kutek gel yang cukup kuat dan dipadukan dengan penggunaan aseton saat membersihkan kutek gel.

Menurut Adigun, aseton sendiri sebenarnya sudah bisa sangat merusak lapisan kuku, dan membuatnya jadi kering, kasar, serta iritasi.

Mengenai efek buruk dari penggunaan kutek gel terlalu sering, dr. Devia Irine Putri mengatakan,

“Kutek gel yang digunakan terlalu sering bisa membuat nail bed lebih lunak. Akibatnya, sirkulasi pertukaran oksigen jadi sulit, mudah terinfeksi jamur juga. Selain itu, sinar UV untuk mengeringkan kutek juga bisa bikin kulit sekitar kuku jadi kering dan meningkatkan risiko gatal dan iritasi.”

Artikel Lainnya: Tanda Penyakit Ini Bisa Dilihat Lewat Kuku

1 dari 3 halaman

Bolehkah Hapus Kutek Gel dengan Cara Dicabut atau Dikupas?

Ketika kutek gel sudah mulai terkelupas di bagian ujung kuku, tidak sedikit wanita yang “latah” untuk mengupas atau mencabut paksa kutek yang masih menempel pada kuku.

Padahal, mengupas dan mencabut paksa kutek gel yang masih menempel pada kuku bisa membuat lapisan pada kuku jadi ikut tercabut.

Berdasarkan penjelasan dr. Devia, mengupas atau mencabut paksa kutel gel bisa menyebabkan kulit kuku jadi kering, terkelupas, dan bertekstur kasar.

Apabila hal ini sampai terjadi, maka tidak heran bila penampilan kuku Anda jadi tidak menarik dan bertekstur kasar.

“Butuh waktu yang cukup lama dan perawatan ekstra bila Anda ingin mengembalikan tampilan kuku sehat. Anda harus mengoleskan vitamin kuku dan krim pelembap sehabis mandi dan sebelum tidur.

Semakin rutin Anda menggunakan kedua bahan tersebut, semakin cepat juga proses pemulihannya. Tapi, jika dilakukan dengan tidak teratur, maka semakin lama proses penyembuhannya,” jelas dr. Devia.

Lantas, bagaimana cara menghapus kutek gel yang benar? Melansir Allure, berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan aseton, kapas, dan alumunium foil sebelum membersihkan kutel gel.
  • Semprot aseton pada bagian kuku secara berulang, dan bungkus jari dengan menggunakan kapas.
  • Setelah dibungkus dengan kapas, ambil potongan kecil aluminium foil, dan kembali bungkus jari dengan bahan tersebut.
  • Tunggu 10-20 menit, lalu buka satu per satu jari Anda. Bila masih ada kutek gel yang menempel, Anda bisa kembali membungkus kuku dengan cara yang tadi disebutkan, atau bisa mengikis kutek gel dengan peralatan manicure.
  • Kalau tidak terbiasa membersihkan kutek gel sendiri, pergilah ke salon atau tempat nail art agar proses pembersihkan bisa dilakukan oleh ahlinya.

Artikel Lainnya: Kuku Berwarna Kuning, Apa Penyebabnya?

2 dari 3 halaman

Tips Pakai Kutek Gel yang Aman

Meski bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan kuku bila keseringan, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan kutek gel sama sekali. Nah, berikut beberapa tips menggunakan kutek gel yang aman dan sehat:

  1. Sebelum pakai kutek gel, pastikan kuku sudah dibersihkan dengan alkohol dan diolesi dengan vitamin atau pelembap kuku untuk mengurangi kerusakan pada kuku.
  2. Pastikan alat yang digunakan untuk manicure sudah steril dan hindari memotong kutikula karena bisa menyebabkan peradangan atau iritasi.
  3. Setelah pemolesan kutek sudah selesai, minta tenaga manikur Anda untuk mengoleskan tabir surya pada bagian kulit jari dan kuku agar sinar UV tidak merusak dan mengiritasi kulit jari.
  4. Bila kutek gel sudah mulai terkelupas, hindari mencabut dan mengopek kutek karena bisa berdampak buruk bagi lapisan teratas kuku.
  5. Biarkan kuku tumbuh sebelum Anda kembali memoleskan kutek gel. Hal ini berguna untuk memberikan oksigen pada kuku agar kuku bisa tumbuh dengan sehat.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan kuku yang tetap sehat meski sering menggunakan kutek gel.

Meski cara-cara di atas bisa membantu menjaga kesehatan kuku, tapi sebaiknya tidak terlalu sering menggunakan kutek gel karena bisa menimbulkan efek jangka panjang pada kesehatan kuku.

Konsultasikan seputar kesehatan kuku dan kecantikan dengan dokter lewat fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar