Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Terpaksa Naik Kendaraan Umum Saat Wabah Virus Corona, Ini Tipsnya!

Terpaksa Naik Kendaraan Umum Saat Wabah Virus Corona, Ini Tipsnya!

Jika Anda harus tetap beraktivitas dengan kendaraan umum di tengah ancaman virus corona, jangan takut! Berikut tipsnya agar Anda tetap aman.

Di tengah kebijakan untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah karena virus corona, sebagian orang tetap harus melaksanakan aktivitas di luar rumah. Menaiki kendaraan umum pun terkadang tak dapat terhindarkan. Padahal, transportasi publik adalah salah satu lokasi yang tinggi risiko penularan virus.

Anjuran untuk sementara waktu tidak bepergian ke luar rumah memang sudah dikeluarkan pemerintah. Presiden Joko Widodo menerbitkan kebijakan agar aktivitas belajar, bekerja dilakukan di rumah demi menekan penyebaran virus corona.

Kebijakan Transportasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Virus Corona

Untuk itu, Gubernur Anies Baswedan memutuskan untuk membatasi operasional bus Transjakarta. Jam operasional bus akan diperpendek, yakni mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

"Untuk Senin besok 16-30 Maret 2020 layanan transjakarta hanya beroperasi di 13 rute dengan headway 20 menit, dengan waktu operasional mulai pukul 06.00-18.00 WIB," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Tempo.

Nadia juga menyebut, seluruh layanan non-koridor (non BRT), Royaltrans, dan Mikrotrans juga ditiadakan.

Selain Transjakarta, Anies Baswedan mengatakan juga akan membatasi jumlah penumpang yang berada di stasiun MRT. Tak hanya itu, pembatasan juga akan dilakukan untuk jumlah penumpang dalam tiap gerbong kereta MRT.

Artikel Lainnya: Hati-hati Virus Corona, Ini Pertolongan Pertama untuk Mengatasinya

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, gerbong MRT yang mulanya dapat diisi sampai 300 orang per gerbong akan dibatasi menjadi 60 orang saja. Di setiap pintu masuk stasiun MRT juga akan disediakan petugas pemeriksa suhu para penumpang.

Tak hanya itu, jadwal keberangkatan kereta MRT yang mulanya setiap 5-10 menit akan diubah menjadi setiap 20 menit. MRT yang biasanya beroperasi dengan16 rangkaian kereta setiap harinya, akan dipotong menjadi 4 rangkaian saja.

“Waktunya yang semula pukul 05.00 pagi sampai pukul 24.00, sekarang berubah hanya pukul 06.00 sampai pukul 18.00 sore,” kata Anies.

Dampaknya, antrean penumpang justru terlihat mengular di sejumlah stasiun dan halte. Beberapa kendaraan umum juga terlihat lebih padat penumpang, yang justru semakin memperbesar risiko penularan.

Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari infeksi coronavirus dalam kondisi tersebut?

Artikel Lainnya: Waspada, Penderita Virus Corona Bisa Tidak Menunjukkan Gejala!

1 dari 2 halaman

Tips Terhindar dari Coronavirus Saat di Transportasi Publik

Kalau Anda termasuk orang yang harus naik kendaraan umum di tengah pandemi virus corona, tetaplah tenang dan waspada. Selanjutnya, lakukan beberapa tips berikut:

 

  1. Jaga Pola Makan Sehat

Sistem kekebalan tubuh yang sehat berawal dari makanan bergizi. Oleh karena itu, isi piring sarapan Anda dengan menu sehat, seimbang, dan bergizi.

Untuk memperkuat imun tubuh, perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak vitamin C. Dengan kekebalan tubuh yang optimal, Anda tidak mudah terserang penyakit.

 

  1. Miliki Sikap Positif Saat Bepergian

Meski sulit dipercaya, menurut penelitian yang dilakukan Carnegie Mellon University, punya aura positif sebelum pergi ke luar rumah bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini artinya, risiko terinfeksi penyakit pun menurun. 

Meski belum ada penelitian lebih lanjut terkait hal ini, tidak ada salahnya punya aura positif di mana pun Anda berada, bukan?

 

  1. Gunakan Masker

Ini adalah salah satu hal yang paling dianjurkan. Disampaikan dr. Alvin Nursalim, Sp.PD dari KlikDokter, penggunaan masker saat bepergian dengan angkutan umum juga bisa mencegah kuman penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Tanda-tanda Seseorang Sudah Sembuh dari Virus Corona

“Pakai masker yang melindungi mulut dan hidung agar tidak terkena paparan debu, asap, dan polusi udara. Meski masker yang dijual di pasaran tak semuanya efektif mencegah paparan polusi, setidaknya benda ini bisa mengurangi zat berbahaya untuk masuk ke kerongkongan dan saluran pernapasan,” ujar dr. Alvin.

 

  1. Cuci Tangan Setelah Bepergian

Centre for Disease Control (CDC) mengatakan, salah satu cara yang baik untuk mencegah penyakit menular adalah dengan rajin mencuci tangan sehabis bepergian.

Mencuci tangan sebaiknya dilakukan menggunakan sabun dan air mengalir dengan durasi 20 detik. Jika tidak ada air atau sabun untuk mencuci tangan, Anda bisa menggunakan hand sanitizer.

Sekarang banyak disediakan hand sanitizer di tempat-tempat umum. Cobalah manfaatkan hal itu.

 

  1. Pastikan Tubuh Terhidrasi

Menjaga kecukupan cairan tubuh sangat penting agar Anda tidak mengalami dehidrasi. Kondisi ini akan membuat tubuh lemas, tidak fokus, termasuk menurunnya kekebalan tubuh.

 

  1. Tidur yang Cukup

Para ahli menyarankan orang dewasa tidur tak kurang dari 7 jam sehari. Saat kurang tidur, sistem kekebalan tubuh akan melemah. Alhasil, kuman jahat lebih mudah hinggap di tubuh dan menyebabkan terjadinya penyakit, termasuk virus corona.

Yuk, tetap optimistis menjalani hari meski harus naik kendaraan umum di situasi saat ini. Yang terpenting, siapkan kondisi fisik dengan baik dan membiasakan hidup bersih. Cari tahu tips lainnya agar terhindari dari penularan virus corona hanya di aplikasi KlikDokter.

[HNS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar