Sukses

Kiat Menghadapi Pasangan yang Sedang Depresi

Menghadapi pasangan yang sedang depresi menjadi tantangan tersendiri. Untuk mencegah hancurnya komunikasi dan hubungan akibat hal itu, ikuti tips berikut.

Menghadapi pasangan yang mengalami depresi membutuhkan kiat-kiat khusus. Biasanya, obat antidepresan merupakan pilihan utama yang akan diresepkan setelah berkonsultasi dengan dokter. 

Orang depresi juga butuh bantuan profesional dari psikolog atau psikiater agar penanganan depresi dapat lebih optimal. Namun, konsumsi obat dan terapi tak dapat membantu keadaan penderita. Dukungan dari orang terdekat juga sangatlah penting. 

Kendati begitu, Anda tidak bisa seorang diri mencoba menolong orang terkasih dari gangguan depresi. Bila gangguan depresi pada pasangan tidak ditangani dengan baik, masalah lain bisa saja muncul. 

Mungkin saja, orang yang menghadapi pasangan depresi dapat bersikap acuh tak acuh, stres, atau mengeluarkan respons buruk. Hal ini dikhawatirkan dapat membuat hubungan asmara merenggang.

Artikel Lainnya: Dampak Depresi terhadap Fisik yang Harus Diwaspadai

Hubungan asmara yang bermasalah dapat memengaruhi kepuasan dan penurunan libido. Apabila terus dibiarkan, kondisi tersebut bisa mengancam hubungan asmara. 

Sebagai pasangan yang baik, tentu Anda ingin menjadi pendukung terbaik untuk mendorong pasangan agar dapat bangkit kembali. Akan tetapi, hal ini cukup trickylho.

Jika terlalu dimanjakan, pasangan yang depresi cenderung tidak berubah lebih baik. Namun, bila mendukungnya secara berlebihan, akan dapat memicu konflik dan justru menyebabkan ia menarik diri lebih parah. 

Jangan putus asa, berikut beberapa langkah yang disarankan ketika menghadapi pasangan yang depresi. 

Artikel Lainnya: Ini Tanda dan Gejala Depresi yang Harus Anda Waspadai

1 dari 4 halaman

1. Cari Tahu Mengenai Depresi

Membantu pasangan yang depresi pasti menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Anda perlu mencari tahu apa itu depresi.

Dengan mengetahui tentang depresi, Anda bisa mengerti bagaimana cara mendukung pasangan dan membantu pasangan pulih dari kondisi depresi ini.

2. Sediakan Waktu Untuk Dampingi Dia Saat Beraktivitas

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi gejala, seperti berolahraga rutin, meditasi, mendapatkan paparan cahaya matahari selama 20 menit setiap hari, mengonsumsi obat antidepresi, dan perubahan diet. 

Dibanding hanya menyarankan pasangan melakukan hal-hal tersebut, lebih baik lakukan bersama agar ia lebih termotivasi. Selain itu melakukan hal bersama bisa membantu Anda untuk menjaga hubungan dengan pasangan.

Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Depresi Secara Alami Tanpa Obat

3. Jangan Lupa Merawat Diri Sendiri

Saking sibuknya berusaha merawat pasangan, Anda sampai melupakan diri sendiri. Hal ini tidak boleh lagi dilakukan. Usahakan untuk menyeimbangkan kebutuhan pasangan dengan kebutuhan pribadi. 

Lakukan hal yang menyenangkan untuk Anda, meskipun pasangan belum tentu mau melakukannya bersama. Jangan biarkan kondisi depresi dari pasangan ikut memengaruhi seluruh kehidupan Anda.

4. Jadilah Pendukung yang Rasional

Tidak semua hal harus diambil hati. Sebab gejala seperti mudah tersinggung dan persepsi negatif bukan berasal dari kepribadian asli si penderita, melainkan akibat depresi yang dialaminya.

Salah satu cara mendorong pasangan untuk berubah lebih baik adalah mengajaknya melakukan kegiatan fisik seperti olahraga atau aktivitas lainnya yang positif. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala depresi.

Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Depresi pada Remaja yang Perlu Anda Waspadai

2 dari 4 halaman

5. Menjadi Pendengar yang Baik

Mendengarkan secara aktif dan baik dapat menolong pasangan yang depresi. Rasa terisolasi yang kerap muncul bisa merugikan dirinya. 

Oleh karena itu, pastikan ia tahu bahwa Anda ada untuk mendengarkannya. Hindari pula menghakimi pasangan ketika ia bercerita atau berkeluh kesah atas kondisinya.

6. Buat Perencanaan

Cara ini dapat Anda lakukan ketika pasangan sedang berada dalam mood yang baik. Bicarakan padanya mengenai hal-hal apa yang ingin atau sebaiknya dilakukan bila ia sedang sedih atau gangguan depresinya muncul. 

Cara ini dapat membuat hari-harinya menjadi lebih menyenangkan.

Artikel Lainnya: Perbedaan Stres dan Depresi, serta Cara Mengatasinya

7. Komunikasi adalah Kunci Penting

Pada dasarnya, komunikasi merupakan kunci dalam setiap hubungan, tak terkecuali pada pasangan yang mengalami depresi.

Pastikan ia tahu bahwa Anda selalu mendukungnya dan mendengarkan keluh kesahnya. Jadikan rumah sebagai tempat yang aman dan nyaman agar hidup lebih bahagia.

8. Selalu Sabar

Kesabaran juga menjadi cara menghadapi pasangan yang depresi. Ingatlah bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Jika Anda yang mendampinginya merasa putus asa atau ingin menyerah, maka hal itu bisa berdampak secara tidak langsung terhadap pasangan Anda. 

Pasangan Anda dapat merasakan kehilangan dukungan dan makin terjerumus dalam lembah depresi.

Artikel Lainnya: Jenis-Jenis Depresi yang Perlu Anda Tahu

3 dari 4 halaman

9. Kenali Tanda Bahaya

Bagi orang yang mengalami depresi, ia dapat memiliki pikiran untuk bunuh diri. Untuk itu, penting bagi Anda mengetahui tanda bahaya dari depresi.

Segera cari bantuan apabila pasangan sering mengutarakan keinginan mengakhiri hidup atau mencoba melakukan percobaan bunuh dengan menelan beberapa obat sekaligus. Anda juga harus waspada bila pasangan mulai menyakiti diri sendiri.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi pasangan yang mengalami depresi. Sebaiknya, tetap berkonsultasi dengan psikiater ataupun psikolog agar penanganan yang dilakukan lebih optimal. 

Anda bisa menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter untuk bertanya lebih jauh seputar depresi pada ahlinya.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar