Sukses

6 Manfaat Olahraga untuk Tumbuh Kembang Anak

Tidak hanya untuk dewasa, olahraga juga disarankan untuk dilakukan secara rutin oleh si Kecil. Ini ragam manfaat olahraga untuk anak usia sekolah.

Olahraga tidak hanya untuk orang dewasa. Faktanya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan anak usia sekolah (5–17 tahun) untuk olahraga setidaknya 60 menit setiap hari. Bagi anak berusia kurang dari lima tahun, waktu olahraga yang disarankan adalah tiga jam sehari.

Penelitian membuktikan bahwa olahraga yang dilakukan sejak dini dapat memberikan manfaat sehat yang berlipat ganda. Berikut ini adalah beberapa manfaat olahraga yang dimaksud.

1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa anak yang berolahraga secara teratur memiliki kepadatan tulang yang lebih baik. Bahkan, jika kegiatan tersebut dilakukan sebelum pubertas, manfaat olahraga yang dirasakan anak adalah terhindar dari risiko osteoporosis di waktu mendatang.

Jenis olahraga anak kecil yang dapat bantu mengoptimalkan kepadatan tulang adalah yang melibatkan gerakan melompat, seperti skipping atau lompat tali.

Artikel Lainnya: WHO: 80% Anak di Dunia Kurang Aktif Bergerak dan Berolahraga, Mengapa?

2. Mencegah Obesitas

Olahraga yang dilakukan secara rutin sejak dini terbukti dapat membuat si Kecil terhindar dari risiko obesitas atau berat badan berlebih.

Dengan berolahraga setidaknya tiga kali dalam seminggu, risiko obesitas pada anak berkurang hingga 31 persen. Lebih lanjut, jika disertai dengan pengaturan makan yang baik, risiko kelebihan berat badan pada anak bisa lebih dikurangi lagi.

3. Mengoptimalkan Kesehatan Jantung

Tahukah Anda bahwa aerobik juga tergolong sebagai olahraga untuk anak kecil? Nyatanya, jenis olahraga ini dapat mengoptimalkan kesehatan jantung anak. Olahraga aerobik dapat meningkatkan denyut jantung sehingga makin banyak oksigen yang akan diedarkan  ke seluruh sel di dalam tubuh.

Kebiasaan melakukan olahraga aerobik sejak dini juga terbukti akan melindungi anak dari risiko penyakit jantung koroner saat dewasa. Contoh olahraga aerobik yang dapat dilakukan oleh si Kecil adalah berlari, bermain basket, bersepeda, berenang, atau sepak bola.

Artikel Lainnya: Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak

4. Meningkatkan Kekuatan Otot dan Koordinasi

Si Kecil tak perlu memiliki otot yang besar bak binaragawan. Namun, memiliki kekuatan otot yang baik penting untuk di Kecil. Ini karena hal tersebut akan meningkatkan kemampuan motorik kasar dan motorik halusnya.

Selain itu, kemampuan koordinasi juga perlu diasah karena latihan tersebut bermanfaat untuk melatih sinyal antara otak dengan berbagai otot. Dengan kemampuan koordinasi yang baik, fungsi kognitif si Kecil juga akan lebih optimal.

5. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa kebiasaan berolahraga akan meningkatkan fungsi kognitif dan kecerdasan si Kecil secara signifikan. Penelitian bahkan mengatakan bahwa anak yang rutin berolahraga memiliki aktivitas otak bagian prefrontal yang lebih aktif.

Bagian otak tersebut bertanggung jawab untuk mengatur fungsi kognitif. Di samping itu, olahraga juga membantu anak untuk bisa berkonsentrasi dan lebih fokus. Pada anak yang suka melakukan olahraga dalam tim, kemampuannya untuk merencanakan sesuatu dan bekerjasama akan terasah dengan baik.

6. Meningkatkan Fungsi Memori si Kecil

Olahraga meningkatkan aliran darah menuju ke otak. Karena itu, anak yang berolahraga secara teratur memiliki area otak ganglia basal dan hipokampus yang lebih luas. Area otak ini berfungsi untuk menyimpan memori.

Olahraga yang dilakukan sejak usia pra-sekolah bahkan dapat meningkatkan memori si Kecil saat mempelajari bahasa asing. Manfaat olahraga yang satu ini membuat si Kecil lebih kompeten untuk menghadapi persaingan global.

Agar si Kecil sepenuhnya merasakan seluruh manfaat tersebut, ajak ia berdiskusi tentang olahraga yang disukai dan ingin dilakukan. Kebanyakan anak usia sekolah menyukai olahraga dalam tim atau yang bersifat pertandingan. Dalam hal ini, jenis olahraga anak kecil yang bisa Anda sarankan padanya adalah basket atau sepak bola.

Sebagai orang tua, pastikan pula Anda menyusun jadwal olahraga anak agar ia bisa melakukannya secara rutin dan teratur. Dengan demikian, manfaat olahraga yang didapatkan si Kecil akan lebih optimal.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar