Sukses

Kiat Cegah Gigi Tonggos pada Anak Sejak Kecil

Memiliki gigi tonggos tentu akan menurunkan kepercayaan diri seseorang. Simak pencegahannya agar anak dapat terhindar dari kondisi tersebut sejak dini!

Gigi tonggos pada anak kerap menjadi kekhawatiran para orang tua. Hal ini tentu dapat mengganggu penampilan dan tak jarang bisa membuat anak kesulitan saat makan. Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa langkah pencegahan agar anak tidak mengalami kondisi ini.

Dikenal dengan istilah maloklusi dalam dunia medis, gigi tonggos merupakan salah satu masalah gigi yang memang umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan gigitan yang tidak selaras. Umumnya, gigi depan bagian atas terlihat lebih maju daripada gigi lainnya.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan gigi menjadi tonggos. Faktor tersebut adalah keturunan, dan kebiasaan yang dilakukan sejak kecil seperti mengisap ibu jari, menjulurkan lidah, atau minum susu menggunakan dot.

Selain bisa membuat kepercayaan diri seseorang menurun, dampak lain yang ditimbulkan dari maloklusi adalah anak akan kesulitan dalam mengunyah makanan dan berbicara, serta nyeri pada rahang.

Artikel Lainnya: Gigi Anak Tumbuh Renggang, Perlukah Khawatir?

Untuk itu, jika anak Anda memiliki gigi yang tonggos, maka berkonsultasilah dengan dokter gigi agar dapat dilakukan perawatan yang tepat.  Dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi anak secara menyeluruh dan memilih langkah selanjutnya.

Mencegah Gigi Tonggos

Gigi tonggos memang dapat diatasi dengan perawatan ortodontik. Meskipun umumnya disebabkan oleh faktor genetik, Anda juga dapat mencegah agar si Kecil tidak memiliki kondisi gigi ini dengan menerapkan hal-hal di bawah ini!

  1. Hindari Mengisap Ibu Jari

Aktivitas mengisap jempol pada masa kanak-kanak memang sulit dicegah. Terlebih lagi ketika anak sudah tidak menyusu pada ibunya. Jika kebiasaan ini dibiarkan terus hingga gigi permanennya tumbuh, maka dapat menyebabkan perubahan pada bentuk rahang dan membuat gigi depan lebih maju.

Oleh karena itu, bila sudah terlihat tanda-tanda si Kecil suka mengisap ibu jari, sebaiknya segera alihkan perhatiannya dengan kegiatan lain.

  1. Jangan Mendorong-Dorong Lidah

Salah satu kebiasaan lainnya yang dapat membuat gigi maju adalah sering mendorong lidah ke arah depan. Hal tersebut dapat menekan gigi-gigi atas bagian depan serta dapat memengaruhi keseimbangan otot dan posisi gigi.

Artikel Lainnya: 8 Tips Merawat Gigi Anak yang Baru Tumbuh

  1. Hindari Memakai Dot

Sama halnya dengan mengisap ibu jari, kebiasaan minum susu dengan menggunakan dot dan mengisap empeng juga dapat merubah struktur rahang dan posisi gigi. Kondisi ini dapat terjadi berdasarkan intensitas dan lamanya penggunaan.

Oleh karena itu, pastikan anak menyusu langsung pada ibunya. Lalu, gunakan gelas ketika sudah besar untuk mencegah gigi tonggos.

  1. Tidak Menggigit Bibir

Menurut studi yang dipublikasikan oleh National Center for Biotechnology Information, Amerika Serikat, menggigit bibir biasanya dilakukan pada bibir bawah. Hal ini sering dilakukan terutama saat anak mendapat tekanan atau gelisah.

Kalau hal ini dibiarkan terus, selain membuat bibir luka, gigi depan pun akan menjadi lebih maju.

  1. Hindari Bernapas Melalui Mulut

Bernapas memang seharusnya melalui hidung. Namun, bernapas melalui mulut sering dilakukan ketika anak sedang terserang pilek. Oleh karena itu, jika si Kecil sedang mengalami gangguan pernapasan, maka segera atasi agar bernapas melalui mulut tidak menjadi suatu kebiasaan.

  1. Merawat Gigi Sulung

Meskipun nantinya gigi sulung akan digantikan oleh gigi permanennya, tetapi gigi ini memiliki peran penting sebagai penunjuk arah agar gigi permanennya tumbuh dengan tepat. Jadi, kesehatan gigi sulung harus selalu dijaga dengan baik.

  1. Periksa Gigi Secara Rutin

American Dental Association (ADA) menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sejak gigi pertama anak tumbuh. Hal ini tentu akan memudahkan dokter gigi untuk mendeteksi adanya kelainan secara dini, sehingga dapat segera dilakukan penanganan yang tepat.

Mencegah gigi tonggos memang sebaiknya dilakukan sejak dini. Oleh sebab itu, orang tua memiliki peranan penting dalam hal ini agar gigi si Kecil dapat tumbuh kuat, sehat, dan rapi.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar