Sukses

Bisa Jadi Inspirasi, Ini 7 Resolusi Sehat Tahun 2020

Setiap orang memiliki resolusi sehat tahun 2020 masing-masing. Untuk Anda yang masih bingung, beberapa resolusi sehat ini bisa menjadi inspirasi.

Jelang pergantian tahun, banyak orang yang membuat daftar resolusi. Salah satu resolusi tahun baru yang populer meliputi menurunkan berat badan, pola makan lebih sehat, atau lebih sering olahraga. Bila Anda belum punya resolusi sehat tahun 2020, Anda bisa menjadikan ide-ide di bawah ini sebagai inspirasi.

Setiap orang memiliki preferensi masing-masing saat menetapkan resolusi tahun baru yang ingin dicapai. Apabila Anda masih bingung menentukan resolusi, mulailah dengan keinginan untuk menjadikan diri lebih baik dan lebih sehat dengan melakukan hal-hal di bawah ini:

  1. Makan Teratur

Di tahun baru, perbaiki kebiasaan makan. Salah satunya adalah dengan tidak melewatkan sarapan, makan siang, dan makan malam.

“Pada pagi hari, isi perut dengan makanan yang sehat dan bernutrisi tinggi seperti gandum utuh, telur, buah, atau smoothies. Makanan-makanan ini bisa membantu meningkatkan fungsi otak agar lebih konsentrasi dalam menjalani aktivitas,” kata dr. Arina Heidyana dari KlikDokter.

“Setelah itu, isilah perut dengan makanan yang berkabohidrat dan berprotein tinggi seperti nasi dan lauk untuk memberi energi tambahan di siang hari,” tambahnya.

Untuk menu makan malam, dr. Arina merekomendasikan untuk makan makanan yang rendah lemak, seperti buah, jus, atau setangkup roti agar perut tidak keroncongan tengah malam.

  1. Kurangi Makanan dan Minuman yang Manis

Makanan dan minuman manis tinggi akan kalori. Jika kalori yang masuk ke tubuh lebih banyak ketimbang yang digunakan tubuh, maka sisanya akan disimpan di dalam tubuh dalam bentuk lemak.

Selain itu, konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes.

Artikel lainnya: Yakin Tahun Baru Mau Begadang? Hati-hati!

Tak berhenti di situ, konsumsi yang manis-manis dalam jumlah banyak juga dapat meningkatkan risiko penyakit lainnya, seperti turunnya kualitas tulang.

Dijelaskan oleh dr. Arina, minuman manis seperti minuman soda mengandung fosfat tinggi dan tidak memiliki kalsium dan  nutrisi sehat lainnya. Mengonsumsi lebih banyak fosfat daripada kalsium dapat merusak kesehatan tulang.

  1. Olahraga Rutin

Banyak studi yang membuktikan tentang begitu besarnya peran olahraga dalam menjaga kesehatan tubuh, baik fisik maupun psikis. Dokter Arina merekomendasikan Anda untuk berolahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu, dengan durasi 30 menit setiap sesinya.

Pilih jenis olahraga yang disukai dan/atau lakukan bersama teman atau pasangan agar Anda tetap bersemangat dan termotivasi untuk bergerak aktif.

  1. Lakukan Cek Kesehatan Rutin

Bila tahun lalu Anda hanya pergi ke fasilitas kesehatan saat sakit, tahun baru ini cobalah mengunjungi fasilitas kesehatan sebagai langkah deteksi penyakit, yaitu dengan cek kesehatan secara rutin. Umumnya, ini dilakukan setiap enam bulan sekali.

  1. Batasi Paparan Media Sosial

Media sosial bisa seperti candu, membuat banyak orang tak bisa lepas darinya, bahkan ketika sedang berkumpul bersama teman atau keluarga.

Media sosial dapat memperparah kecemasan, dengan cara meningkatkan kemampuan untuk bisa terus mengikuti perkembangan aktivitas orang lain, alias jadi fear of missing out (FOMO).

FOMO bisa membuat Anda terobsesi tentang apa yang orang lain lakukan, atau bahkan membuat diri Anda merasa buruk karena kehidupan Anda tidak seperti mereka.

Untuk kesehatan mental yang lebih baik, cobalah untuk tidak membandingkan hidup Anda dengan teman atau orang lain yang Anda follow di media sosial. Karenanya, cobalah untuk rehat, kurangi, dan batasi durasi bermedia sosial. Yakinlah bahwa kehidupan dan interaksi nyata jauh lebih indah dan membawa manfaat bagi kesehatan mental.

Artikel lainnya: Benarkah Membuat Resolusi Tahun Baru Justru Membuat Anda Stres?

“Survei menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara umum dapat mengakibatkan gangguan tidur, gangguan cemas, hingga depresi. Semakin banyak jenis media sosial yang dimiliki dan semakin lama waktu yang dihabiskan untuk menggunakannya, semakin tinggi pula risiko mengalami depresi.” Demikian dikatakan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

Melihat besarnya dampak yang diakibatkan penggunaan media sosial ini, Royal Society for Public Health menganjurkan untuk tidak menggunakan media sosial terlalu lama.

“Batas waktu yang aman untuk menggunakan media sosial dalam sehari adalah 2 jam,” kata dr. Sepriani lagi.

  1. Kurangi, Batasi, atau Hentikan Konsumsi Minuman Beralkohol

Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan wanita agar tak minum lebih dari satu gelas, sedangkan untuk pria tak lebih dari dua gelas. Jika lebih dari itu atau dikonsumsi berlebihan, banyak penelitian yang menyebut adanya risiko gangguan kesehatan seperti penurunan fungsi kognitif hingga kanker.

Anda bisa mencoba strategi Dry January, yaitu berhenti minum minuman beralkohol selama sebulan penuh. Penerapannya bisa membantu Anda mengontrol kebiasaan tersebut. Namun, bila kesulitan dalam mengendalikannya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

  1. Minum Lebih Banyak Air Putih

“Kebutuhan cairan yang tercukupi akan membantu menjaga suhu tubuh normal, melumasi dan melapisi bantalan sendi, melindungi sumsum tulang belakang dan jaringan sensitif lainnya, serta menghilangkan kotoran melalui buang air kecil, keringat, dan buang air besar,” jelas dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter.

Sebagai penawar rasa bosan minum air putih, dr. Astrid menyarankan Anda untuk menambahkan sedikit rasa pada air untuk menambah variasi, misal dengan membuatnya menjadi infused water dengan buah-buahan. Namun, jangan mencampurnya dengan gula, ya!

Tujuh inspirasi di atas hanya sebagian kecil dari begitu banyaknya resolusi sehat yang bisa Anda terapkan di tahun 2020. Kuncinya adalah dengan menguatkan tekad, menetapkan resolusi tahun baru yang realistis, serta lakukan secara perlahan tapi pasti. Selain itu, agar tak kehilangan motivasi di tengah jalan, minta juga dukungan dari orang-orang di sekitar Anda.

(RN/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar