Sukses

Cara Jitu Menghadapi Orang Manipulatif

Pada tahap awal, perilaku manipulatif tak mudah dikenali, hingga Anda tak sadar sudah dalam pengaruhnya. Segera hentikan, ini cara menghadapinya.

Sifat manipulatif adalah upaya kelompok atau seseorang untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pendapat orang lain tanpa orang tersebut menyadarinya. Awalnya, tanda manipulasi sulit dikenali, sampai Anda menjadi korban. Untuk mencegahnya, ketahui cara menghadapi orang manipulatif di sekitar Anda.

Pertama-tama, Anda harus menyadari bahwa Anda adalah korban manipulasi. Ketika Anda dimanipulasi oleh seseorang, Anda secara psikologis dipaksa melakukan sesuatu yang mungkin tak ingin Anda lakukan.

Anda akan merasa takut dan berkewajiban untuk melakukannya, atau merasa bersalah bila tidak melakukannya. Bila Anda adalah seorang korban atau mendapati ada seorang atau beberapa orang manipulatif atau manipulator di lingkungan sekitar Anda, jangan mau menjadi korban.

Dilansir dari berbagai sumber dan wawancara dengan Ikhsan Bella Persada, M.Psi, dari KlikDokter, lakukan ini untuk menghadapinya.

  1. Melakukan Metode Grey Rocking

Dilansir dari Healthline, terapis Ellen Biros, MS, LSCW, mengungkap salah satu cara untuk berurusan dengan manipulator adalah dengan metode grey rock alias punya sikap “emang gue pikirin”.

Artikel lainnya: Sering Selfie, Benarkah Gejala Narsis dan Psikopat?

Umumnya, orang-orang manipulatif menyukai drama, dan mereka tahu orang-orang yang bisa dimanfaatkan—ibarat batu yang menarik perhatian. Karenanya, jadilah grey rock, alias batu abu-abu yang tak akan dilirik dua kali. Umumnya, manipulator kurang suka dengan perilaku acuh tak acuh seperti itu, dianggap membosankan.

  1. Bersikap Datar-Datar Saja

Seorang manipulator biasanya berharap punya hubungan yang dinamis dengan siapa pun. Kalau tak ada yang berkesan, ia akan berulah. Misalnya dengan berselingkuh dengan alasan bosan.

Bila ketahuan, ia akan memastikan bahwa itu bukan salahnya, melainkan akibat pasangannya. Ya, seorang manipulator akan memosisikan dirinya sebagai korban.

Bila ini terjadi, dan ia minta putus dan menyalahkan Anda, cobalah menerimanya, bukan malah minta maaf. Sikap cool dan tidak menggubris tudingannya dapat menghentikan kepuasan egonya.

Artikel lainnya: Mengenal Mental Borderline Personality yang Diidap Ariel Tatum

  1. Katakan “Tidak Tahu” Kalau Memang Tidak Tahu

Orang manipulatif suka menjebak seseorang dengan beragam pertanyaan ajaib, dan dapat menyerang begitu melihat ada celah pada penjelasan Anda. Bila tak yakin dengan pengetahuan atau kebenaran jawaban Anda, lebih baik akui bahwa tidak tahu.

  1. Interaksi Seminimal Mungkin

Daripada berinteraksi langsung, lebih baik pilih media komunikasi lewat telepon atau email. Bila ini merupakan urusan pekerjaan, pasang sikap profesional. Bila harus berinteraksi langsung, batasi sesingkat mungkin dan seperlunya saja.

  1. Tak Perlu Menjelaskan yang Sedang Anda Lakukan

Kembali ke metode grey rock, jangan membuat diri Anda terlihat menonjol atau sampai menunjukkan kerapuhan, itu dapat dimanfaatkan oleh orang manipulatif di kemudian hari untuk keuntungannya sendiri.

Perlakukan mereka sebagai orang asing yang tak memiliki hubungan emosional dengan Anda. Terus ingatkan diri bahwa Anda tidak punya kewajiban atau perlu berbagi hal yang ekstra dengan manipulator.

Orang yang manipulatif bisa melakukan cara untuk mengendalikan seseorang, termasuk berbohong. Saran dari Ikhsan, bila Anda ingin membuktikan bahwa orang manipulatif ini sedang berbohong atau tidak, coba ajukan pertanyaan yang sama berulang kali dalam beberapa waktu berbeda. Bila berbohong, jawaban mereka akan tidak konsisten sehingga mereka akan malu sendiri.

Tak perlu melakukan konfrontasi langsung, memaki, atau mempermalukannya di depan umum, perlu diingat bahwa perilaku manipulasi bisa disebabkan oleh gangguan kejiwaan, yakni borderline personality disorder dan narsistik.

Itulah sedikit contoh cara menghadapi orang manipulatif yang sebetulnya pendekatannya bisa berbeda-beda. Bila manipulator adalah pasangan, bahkan sampai bersikap kasar, minta bantuan kepada ahli kejiwaan, organisasi, atau support group terkait.  Dalam bentuk manipulasi lainnya, coba metode grey rock dan tetapkan batas.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar