Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Ingin Buang Air Kecil Saat Berhubungan Seks, Kebelet atau Tanda Orgasme?

Ingin Buang Air Kecil Saat Berhubungan Seks, Kebelet atau Tanda Orgasme?

Beberapa wanita kerap mengalami kebelet atau merasa ingin buang air kecil saat berhubungan seks. Apakah itu tanda orgasme, atau memang kebelet, atau kondisi lainnya?

Mungkin sebagian wanita dibuat bingung dengan rasa ingin buang air kecil saat berhubungan seks. Apakah itu penyebabnya memang karena kebelet, salah satu tanda orgasme, atau kondisi lainnya? Simak penjelasannya lewat artikel ini!

Sensasi kebelet pipis saat bercinta bisa merupakan hal wajar. Namun, bila kegiatan tersebut sering atau selalu muncul saat menikmati seks dengan pasangan, tentu akan mengganggu. Adanya penyakit juga harus diwaspadai.

1 dari 3 halaman

Penyebab Ingin Buang Air Kecil Saat Berhubungan Seks

Ini dia beberapa alasan mengapa wanita merasa ingin pipis saat berhubungan seks:

  1. Ada tekanan pada kandung kemih

Saat bercinta, entah karena gerakan dalam seks atau posisi tertentu, bisa menimbulkan tekanan di kandung kemih (karena posisi vagina dan kandung kemih sangat berdekatan). Hal ini membuat muncul rasa ingin kencing.

Artikel lainnya: Orgasme Wanita Juga Menentukan Kehamilan, Mitos atau Fakta?

Kondisi tersebut akan semakin parah apabila sebelum berhubungan, Anda tidak buang air kecil terlebih dahulu.  Hal ini diungkapkan oleh Alyssa Dweck, MD, ginekolog asal New York, Amerika Serikat, seperti dilansir di laman Women’s Health.

Untuk mencegah kondisi ini, pastikan untuk buang air sebelum berhubungan seks agar kenikmatannya tak terganggu.

  1. Penetrasi pada Vagina yang Kering

Vagina kering, begitu juga sensitivitas terhadap lubrikan atau kondom, juga dapat menyebabkan iritasi dan bengkak di sekitar uretra. Karena hal inilah  timbul sensasi ingin buang air kecil.

Untuk mengetahui apa penyebabnya, Anda direkomendasikan untuk mengeliminasi kemungkinan iritannya. Misalnya dengan mengganti produk kondom atau lubrikan.

Artikel lainnya: Dalam Seminggu, Berapa Kali Sebaiknya Berhubungan Seks?

  1. Otot Dasar Panggul yang Lemah

Lemahnya otot dasar panggul juga bisa menjadi penyebab munculnya keinginan untuk buang air kecil. Menurut National Institute of Health, hampir seperempat wanita di Amerika Serikat memiliki gangguan otot dasar panggul, sehingga menyebabkan inkontinensia (tak mampu menahan kencing), ketidaknyamanan, dan merasa perlu untuk mengurangi aktivitas.

  1. Infeksi Saluran Kemih

Bila kemunculan rasa ingin kencing saat berhubungan seks tergolong sering, infeksi saluran kemih (juga dikenal sebagai infeksi saluran kencing) perlu diwaspadai. Khususnya jika sensasi tersebut juga dirasakan saat tidak sedang berhubungan seks. Kondisi ini disebut sebagai anyang-anyangan.

Dikatakan oleh dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, infeksi saluran kencing dapat menyebabkan beberapa keluhan, seperti berikut ini.

  • Rasa nyeri, menyengat, atau terbakar saat buang air kecil
  • Buang air kecil tidak membuat Anda lega.
  • Urine berkabut, berdarah, atau berubah warna.
  • Urine berbau tajam.
  • Rasa kram, tertekan, maupun nyeri di sekitar panggul maupun kandung kemih.
  • Lelah berlebihan.
  • Demam.

“Faktor risiko terjadinya infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk sehingga kena infeksi bakteri, kebiasaan sering menahan kencing, dan melakukan hubungan seksual yang tidak sehat. Infeksi ini lebih sering dialami wanita,” jelas dr. Resthie.

2 dari 3 halaman

Membedakan Kebelet Kencing dan Tanda akan Orgasme

Di samping memang ingin kencing atau kondisi lainnya, sensasi ingin buang air kecil juga dapat menandakan seorang wanita akan mencapai orgasme. Bagaimana cara membedakannya?

Saat rasa ingin kencing itu muncul, cobalah untuk menahannya sejenak. Jika Anda merasa sakit saat menahannya, itu tandanya memang Anda memang harus segera ke kamar kecil. Bila tidak, kemungkinan itu adalah tanda orgasme. Pada sebagian wanita, orgasme dapat disertai dengan keluarnya cairan bening mirip urine, tetapi jumlahnya lebih sedikit.

Kalau cuma sesekali, Anda bisa mengatasi rasa ingin buang air kecil saat seks dengan berkemih dulu sebelum memulainya bersama pasangan. Namun, bila kondisi tersebut terlampau sering dan tak hanya saat sedang bercinta, serta disertai gejala lainnya seperti buang air kecil terasa tak tuntas, nyeri saat berkemih, perubahan warna urine, atau gejala tak biasa lainnya, jangan tunda untuk menemui dokter.

(RN/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar