Sukses

3 Masalah Kesehatan yang Mengintai Usai Pesta Natal

Merayakan natal identik dengan pesta meriah dan hidangan lezat. Hati-hati, ada masalah kesehatan yang mungkin mengintai Anda usai perayaan.

Perayaan Natal tentu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Bukan hanya untuk memperingati lahirnya Yesus Kristus, tetapi hari Natal juga menjadi saat di mana seluruh keluarga berkumpul bersama. 

Dalam pesta Natal, salah satu acara yang paling dinantikan adalah makan-makan bersama. Beragam hidangan Natal spesial dan lezat akan tersaji untuk dinikmati. Tetapi, indahnya momen Natal bukan berarti Anda terbebas dari risiko penyakit, lho

Risiko Penyakit Usai Pesta Natal

Agar terhindar dari penyakit dan tetap sehat beraktivitas setelah pesta, simak dulu beberapa risiko penyakit dan penyebabnya berikut ini:

1 dari 4 halaman

1. Kelelahan

Memang bukan penyakit, tetapi kelelahan adalah respon tubuh setelah melakukan aktivitas yang lebih banyak dari biasanya. Momen Natal pasti akan menguras tenaga Anda dengan segala persiapan dekorasi dan jamuan yang harus dilakukan. Kunjungan Natal ke berbagai tempat pun pasti Anda lakukan.

Kegiatan-kegiatan tersebut terkesan sederhana, namun tetap membutuhkan tenaga yang lebih banyak dari biasanya. Akhirnya, tubuh Anda akan mengalami kelelahan. Jika hal ini terjadi, segera luangkan waktu untuk beristirahat agar tubuh dapat pulih dan bugar kembali.

Artikel lainnya: Manfaat Merayakan Natal Bersama Keluarga Bagi Kesehatan Mental

2 dari 4 halaman

2. Penyakit Jantung

Hidangan yang berlimpah memang harus disyukuri, namun dapat menjadi bahaya yang mengancam kesehatan bila tidak mengontrol diri. Misalnya, berlebihan mengonsumsi makanan akan menyebabkan obesitas yang dapat meningkatkan risiko penumpukan lemak. 

Penumpukan lemak ini akan memicu risiko penyakit jantung. Sebab, lemak jenuh yang mengalir di dalam darah memiliki kecenderungan untuk tertimbun dalam peredaran darah, khususnya aliran darah menuju jantung. 

Jika aliran darah menuju jantung terhambat, maka jantung tidak akan berfungsi maksimal dalam memompa darah. Hal ini akan menyebabkan kurangnya pasokan aliran darah ke seluruh tubuh. 

Jadi, menjaga asupan makanan ketika perayaan Natal sangatlah penting. Sangat disarankan untuk mengimbangi makanan Anda dengan konsumsi buah dan sayur. Sehingga, serat dan vitamin yang dibutuhkan tubuh tetap tercukupi.

Artikel lainnya: Jelang Natal, Ini Tips Membawa Bayi ke Gereja

3 dari 4 halaman

3. Penyakit Menular

Risiko terpapar penyakit menular menjadi lebih tinggi saat Anda melakukan kontak dengan banyak orang atau ketika di tengah keramaian. Virus penyakit menular dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui berbagai cara.

Contoh penularannya yaitu kontak fisik langsung dengan penderita penyakit menular, menghirup udara yang terkontaminasi oleh virus, atau melalui percikan air liur yang tidak disengaja ketika si penderita sedang berbicara di hadapan Anda.

Pada perayaan Natal, Anda tentu akan melakukan kontak fisik dengan keluarga atau tamu pesta lainnya. Risiko terkena penyakit menular pun akan lebih tinggi. Ingat, Anda pun dapat menularkan virus penyakit. Jika Anda mengalami flu, gunakan masker saat berbincang dengan orang lain.

Intinya, melakukan proteksi diri untuk kesehatan tubuh Anda sangatlah penting. Timbulnya berbagai penyakit dapat dihindari agar tetap sehat dan bugar. Namun, bukan berarti momen Natal berubah menjadi hal yang menakutkan. Kebahagiaan Natal tanpa disadari juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

Secara biologis, hari yang menyenangkan ini dapat membuat tubuh memproduksi salah satu jenis hormon bahagia yaitu oksitosin. Oksitosin berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan berbagai sumber penyakit yang mungkin menghampiri tubuh Anda.

Dengan mengetahui beberapa risiko penyakit di atas, Anda dapat melakukan pencegahan terhadap masalah kesehatan setelah pesta natal. Jangan lupa beristirahat, mengontrol asupan, dan tidak melupakan makanan sehat agar tubuh tetap bugar. Selamat Hari Natal dan Tahun Baru!

(FR/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar