Sukses

Nata de Coco Mengandung Plastik, Hoaks atau Fakta?

Kabar produk makanan Nata de Coco mengandung plastik bikin resah warga Indonesia. Apakah kabar ini fakta atau hanya hoaks belaka?

Klikdokter.com, Jakarta Nata de Coco dikenal sebagai produk gel kelapa yang dapat dijadikan campuran apa saja. Terkenal sebagai teman buka puasa, Nata de Coco memiliki tempat tersendiri di hati penikmatnya. Namun, kabar tak enak beredar. Katanya Nata de Coco mengandung plastik beredar di pasaran.

Namun, sebagian pencinta Nata de Coco sudah mulai meninggalkan jenis makanan yang satu ini. Hal itu khususnya terjadi setelah merebak kabar yang menyebut bahwa Nata de Coco mengandung plastik. Kabar ini sontak menjadi topik perbincangan hangat bagi warganet. 

Mengenal bahaya plastik bagi kesehatan

Kabar Nata de Coco mengandung plastik memang sangat menakutkan. Pasalnya, zat pada plastik terbukti dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan apabila masuk ke dalam tubuh.

Berikut ini adalah jenis plastik beserta bahayanya bagi kesehatan Anda:

  • Polyvinylchloride (PVC)

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, plastik jenis ini biasa digunakan untuk wadah makanan, wadah kosmetik, lapisan lantai, dot, pipa air dan mainan anak.

"Efek samping pada tubuh jika dikonsumsi, yakni kanker, cacat janin, infeksi kulit, gangguan pencernaan, gangguan hati dan tuli," ujar dr. Nadia.

  • Phthalate (DEHP, DINP)

Plastik jenis ini biasa digunakan untuk bahan sepatu, sarung tangan medis, masker dan berbagai peralatan medis lainnya. Jika masuk ke dalam tubuh, plastik phthalate bisa menyebabkan gangguan hormonal, cacat janin, penurunan jumlah sperma, kanker, dan cacat janin.

  • Polikarbonat dan Bisphenol A

Plastik jenis ini biasa digunakan untuk botol air mineral. Efek samping yang bisa terjadi jika sampai masuk ke dalam tubuh adalah penurunan sistem kekebalan dan kanker.

  • Polietilen

Polietilen biasa digunakan untuk botol air mineral, kantong plastik, mainan, gelas minuman dan wadah makanan. Jika tertelan, jenis plastik ini bisa menyebabkan kanker karena bersifat karsinogenik.

  • Poliester

Biasa digunakan untuk pakaian, tampon, popok bayi dan wadah makanan. Efek samping yang terjadi jika sampai tertelan adalah iritasi mata, gangguan pernapasan dan ruam kulit.

  • Akrilik

Biasa digunakan untuk selimut, pakaian, karpet, lensa kontak dan bahan cat. Efek samping jika dikonsumsi, yaitu gangguan pernapasan, mual, muntah, nyeri kepala dan diare.

  • Tetrafluoroetilen

Biasa digunakan untuk pelapis alat makan dan papan setrika. Jika sampai dikonsumsi, jenis plastik ini bisa menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

1 dari 2 halaman

Kebenaran di balik kabar Nata de Coco mengandung plastik

Isu mengenai kandungan plastik di dalam Nata de Coco ditanggapi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Kabar tersebut dianggap negatif, sehingga BPOM berusaha meluruskannya supaya tidak terjadi simpang siur di tengah masyarakat.

"Dalam proses pembuatannya, pangan yang menyerupai gel ini terbentuk dari jutaan benang selulosa yang berlapis-lapis. Hal itu menjadikan pangan ini mengandung serat tinggi yang baik untuk tubuh,” tulis BPOM dalam keterangan resminya.

“Benang serat tipis atau selulosa tersebut, sering juga disebut sebagai dietary fiber atau serat pangan yang memang diperlukan dan penting untuk pencernaan," lengkapnya.

Lebih lanjut, BPOM juga memberi keterangan bahwa lapisan yang menjadi bahan dasar Nata de Coco bisa memerangkap cairan. Jika ditekan, cairan tersebut akan keluar sehingga yang tersisa hanyalah benang-benang serat berupa lembaran tipis. Nah, lembaran tipis inilah yang diisukan sebagai plastik.

Dari keterangan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kabar Nata de Coco mengandung plastik hanyalah hoaks belaka. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir jika Anda ingin mengonsumsi produk Nata de Coco.

Menurut BPOM, berikut ini adalah klasifikasi produk Nata de Coco yang berkualitas baik dan layak konsumsi:

  • Memiliki warna putih bersih.
  • Transparan.
  • Struktur kuat.
  • Tidak mudah hancur.
  • Tidak lengket.
  • Tidak berbau asam.
  • Tidak mengandung kotoran dalam bentuk apapun.

Mulai saat ini, tak perlu khawatir lagi dengan kabar Nata de Coco mengandung plastik. Supaya tidak ‘tertipu’ kabar serupa di masa mendatang, bijaklah saat mendapat informasi. Jangan langsung ‘menghakimi’ dan menyebarkan tanpa mencari tahu kebenarannya. Anda tak ingin menjadi penyebar hoaks yang bikin resah masyarakat, bukan?

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar