Sukses

Ini Dia Penyebab Sering Kesemutan saat Hamil

Kesemutan saat hamil menjadi salah satu keluhan yang tidak terhindarkan. Apa hal yang jadi penyebabnya?

Klikdokter.com, Jakarta Kehamilan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita. Tidak heran, wanita hamil juga lebih rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Salah satu yang mungkin sulit dihindari adalah kesemutan saat hamil.

Faktanya, usia kehamilan yang semakin bertambah membuat perut ibu semakin besar. Kondisi ini bisa memberikan tekanan pada tubuh ibu. Khususnya, di bagian sekitar panggul.

Akibat hal itu, jalur persarafan yang melewati bagian panggul akan terhimpit dan tertekan. Kondisi ini membuat saraf tersebut berteriak dengan memberikan sinyal kepada otak bahwa sedang terjadi penekanan. Alhasil, yang terjadi kemudian adalah kesemutan.

Dalam dunia medis, kesemutan di sekitar panggul dikenal dengan istilah meralgia paresthetica. Gejala yang bisa terjadi akibat kondisi ini selain kesemutan adalah rasa nyeri, sensitif terhadap sentuhan dan suhu panas, serta kebas dan terbakar pada daerah paha bagian luar.

Meralgia paresthetica sebenarnya tak hanya bisa terjadi pada ibu hamil. Keluhan ini juga bisa Anda alami akibat menggunakan pakaian terlalu ketat. Orang dengan obesitas atau pekerja yang membawa alat berat pada bagian pinggangnya juga dapat mengalami keluhan tersebut. Hal ini karena adanya gangguan jalur informasi pada persarafan di daerah panggul.

Kesemutan juga bisa terjadi di tangan

Tidak hanya pada tubuh bagian bawah, kesemutan saat hamil juga bisa menyerang tubuh bagian atas seperti di tangan maupun jari-jari. Beberapa jari yang biasanya terpengaruh adalah ibu jari, telunjuk, tengah, dan jari manis.

Kesemutan pada kasus ini umumnya terjadi saat ibu hamil sedang menyetir, menelepon, atau memegang buku. Kesemutan juga dapat dirasakan naik ke pergelangan tangan, bahkan hingga ke lengan atas. Gejala ini dapat terjadi sementara atau menetap hingga akhir kehamilan.

Kesemutan pada tubuh bagian atas —dalam hal ini tangan dan jari-jari— umumnya disebabkan oleh penyakit carpal tunnel syndrome atau sindrom terowongan karpal.

Pada ibu hamil, cairan tubuh yang semakin banyak bisa menyebabkan peningkatan tekanan pada daerah pergelangan tangan. Kondisi tersebut juga bisa menekan jalur tempat lewatnya persarafan di pergelangan tangan, yang disebut dengan carpal tunnel.

Saraf yang lewat carpal tunnel atau terowongan karpal dan tertekan kemudian akan mengalami kesemutan, kelemahan, dan ibu jari menjadi kurang kuat untuk menggenggam.

Untuk dapat mencegah carpal tunnel syndrome, ibu hamil perlu menghindari paparan udara dingin. Selain itu, ibu hamil juga perlu menghindari penggunaan tangan untuk menggenggam terlalu keras. Hindari pula menekuk pergelangan tangan terlalu ekstrem, terlalu ke atas atau ke bawah.

Selain itu, jika tangan banyak digunakan untuk mendukung aktivitas, ibu hamil perlu mengistirahatkan tangan tersebut selama beberapa saat. Ibu hamil juga bisa melakukan senam ringan untuk pegelangan tangan agar tetap relaks dan saraf-saraf di carpal tunnel tidak tertekan.

Apabila keluhan kesemutan saat hamil, baik pada tubuh bagian bawah ataupun atas, terasa sangat berat dan benar-benar membuat Anda kesulitan beraktivitas, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter. Ini bertujuan untuk memastikan penyebab kesemutan dan cara terbaik mengatasinya.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar