Sukses

Bahaya Penggunaan Produk Perawatan Kulit Kedaluwarsa

Layaknya makanan, Anda juga tidak dianjurkan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang sudah kedaluwarsa. Ini alasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Peredaran produk perawatan kulit semakin menjamur di mana-mana. Anda yang sedang gencar merawat kulit agar tampil lebih sempurna sering tergoda, sehingga ingin membelinya lagi dan lagi.

Namun, karena terlalu banyak membelinya, Anda tidak sadar telah menyimpan stok terlalu banyak. Tanpa disadari, beberapa produk perawatan kulit kesayangan Anda sudah lewat tanggal kedaluwarsa. 

Pertanyaannya, apakah produk perawatan kulit yang telah kedaluwarsa masih aman digunakan?

Mengenali produk kecantikan kulit yang kedaluwarsa

Berikut adalah beberapa kode yang sering tertera di kemasan produk kecantikan beserta artinya:

  • PAO

Kode yang sering tertera pada kemasan produk perawatan kulit adalah PAO atau period after opening. Kode ini biasanya tertera berupa angka yang diikuti huruf “M”, disertai simbol pot dengan tutup yang terbuka. 

Kode PAO menunjukkan berapa lama produk sebaiknya digunakan setelah kemasan dibuka. Durasi PAO bervariasi untuk tiap jenis produk kecantikan, mulai dari 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan. 

  • PD atau MD

Singkatan PD (production date) atau MD (manufactured date) berarti bahwa kode tersebut menunjukkan tentang tanggal produksi atau pembuatan produk terkait. Angka PD atau MD pasti menunjukkan waktu yang sudah lampau.

  • EG

Jika yang tertera adalah kode EG, itu artinya adalah expiration date atau tanggal kedaluwarsa. Angka yang tertera biasanya tertuju pada hari, bulan, tahun beberapa waktu mendatang.

Selain EG, ada pula istilah lain untuk menggambarkan hal-hal ‘berbau’ kedaluwarsa, yaitu best before. Istilah ini berisi anjuran bahwa produk tersebut sebaiknya digunakan sebelum tanggal yang tertera.

Dari ketiga kode di atas, PD atau MD dan EG terbilang sangat mirip. Lantas, bagaimana membedakannya agar bisa mengetahui bahwa produk tersebut sudah kedaluwarsa? 

Lihat wujudnya. Apabila produk tersebut sudah mengalami perubahan tekstur, aroma atau warna, sebaiknya hindari penggunaannya. Selain itu, Anda bisa berpatokan pada kode PAO. Apabila produk tersebut sudah dibuka sejak 12 bulan yang lalu, sebaiknya hindari penggunaan apapun alasannya.

Bagaimana jika kemasan produk belum pernah dibuka? Untuk hal ini, Anda sebaiknya tidak lagi menggunakan produk perawatan kulit yang telah disimpan lebih dari 3 tahun berdasarkan tanggal pada kode produksi. 

Produk yang belum dibuka namun telah disimpan lebih dari 3 tahun setelah tanggal produksi memiliki kemungkinan untuk mengalami penurunan kualitas. 

Hal ini tentu dapat merugikan Anda, karena efek yang diharapkan bisa menurun drastis atau tidak ada sama sekali. Bahkan, bukan tidak mungkin produk tersebut justru bisa menyebabkan efek samping merugikan apabila digunakan.

Efek samping produk perawatan kulit kedaluwarsa

Saat produk perawatan kulit sudah kedaluwarsa namun Anda tetap bersikeras menggunakannya, tentu ada berbagai risiko yang mengintai. Risiko pertama adalah efektivitas yang sepenuhnya menurun.

Contoh, produk seperti tabir surya diharapkan mampu melindungi kulit Anda dari dampak buruk paparan sinar matahari. Namun, jika tabir surya yang digunakan sudah kedaluwarsa, efek tersebut bisa berkurang bahkan hilang sama sekali. Alhasil, kulit Anda tidak terlindung dari paparan sinar matahari.

Tidak berhenti di situ, penggunaan produk perawatan kulit kedaluwarsa juga bisa meningkatkan risiko paparan kuman atau jamur. Apabila organisme tersebut berhasil masuk ke tubuh, Anda akan mengalami infeksi yang justru merugikan diri sendiri.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya benar-benar menjauhkan diri dari produk perawatan kulit yang sudah kedaluwarsa. Bukannya memberikan manfaat, produk tersebut malah bisa memberikan banyak mudarat. Mimpi Anda untuk memiliki tampilan kulit yang sempurna bisa sirna begitu saja!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar