Sukses

Ampuhkah Membalurkan Bawang Merah pada Bayi yang Pilek?

Bayi mengalami pilek? Itu memang sudah biasa. Tapi, benarkah membalurkan bawang merah ampuh untuk mengatasinya?

Klikdokter.com, Jakarta Saat bayi mengalami pilek, biasanya orang tua akan berusaha melakukan berbagai cara agar bisa menyembuhkannya. Salah satu cara penyembuhan yang telah dikenal sejak zaman dahulu adalah dengan membalurkan irisan bawang merah pada bayi. Namun, apakah cara itu ampuh?

Pilek adalah penyakit yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit ini paling sering terjadi pada bayi, yang bisa dialaminya sampai 12 kali dalam setahun. Beda dengan orang dewasa yang hanya mengalaminya 2-4 kali dalam setahun. Anak-anak pun masih lebih sedikit mengalaminya dibanding bayi, yakni 7-10 kali dalam setahun.

Kenapa bayi lebih sering terkena pilek? Karena sistem kekebalan tubuhnya masih dalam tahap perkembangan. Gejala pilek yang biasanya timbul pada bayi adalah ingusan dan hidung tersumbat.

Ingusan dan hidung tersumbat bisa membuat pernapasan tersumbat, sehingga mengakibatkan bayi jadi rewel. Kalau tidak biasa atau tidak siap, beberapa orang tua akan dengan mudah dibuat panik karenanya.

Ampuhkah membalurkan bawang merah?

Membalurkan bawang merah pada bayi yang sedang pilek sendiri sudah dilakukan sejak turun-temurun. Beberapa orang tua percaya bahwa kandungan dalam bawang merah bisa menyembuhkan pilek pada bayi.

Sebenarnya, pernyataan di atas tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, menurut dr. Karin Wiradarma, M.Gizi, dari KlikDokter, membalurkan bawang merah sangat ampuh ketika pilek pada bayi disertai dengan kembung atau kolik di perut.

Meski demikian, tidak serta-merta bawang merah dapat mengatasi kembung. Anda perlu tahu juga bahwa bawang merah memiliki sifat yang bisa membuat tubuh menjadi hangat.

"Biasanya, bawang merah bisa dicampur dengan minyak telon. Lalu, Anda bisa membalurkannya sambil melakukan pijatan di sekitar perut bayi. Hanya saja, belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa bawang merah bisa mengatasi kembung. Sebenarnya, pijatan itu yang lebih bisa membantu meredakan kembung," ujar dr. Karin.

"Kalau soal pilek, sebenarnya bawang merah hanya membuat badan bayi menjadi hangat. Sehingga, bayi bisa merasa lebih nyaman. Lalu, ada juga pilek yang disebabkan alergi dingin. Nah, bawang merah bisa membantu. Tapi untuk pilek yang disebabkan virus, bawang merah hanya bisa menjadi pengobatan suportif saja," sambungnya.

Jadi, Anda perlu memperhatikan terlebih dahulu penyebab pileknya, virus atau alergi dingin. Kalaupun penyebabnya alergi dingin, Anda tetap harus melakukan perawatan lainnya pada bayi.

"Kalau pileknya karena alergi dingin, tentu jangan menempatkan bayi di ruangan yang dingin. Pakaikan ia celana panjang dan baju lengan panjang, serta kaos kaki dan penutup kepala. Bawang merah yang dibalurkan hanya bisa membantu menghangatkan saja," tegas dr. Karin.

Mencegah bayi mengalami pilek

Meski paling sering mengalami pilek, tapi pilek pada bayi tetap dapat dicegah. Berikut ini adalah berapa caranya:

  • Cuci tangan Anda sebelum berkontak dengan bayi, terutama sebelum memegang atau menggendongnya, setelah Anda bersin atau batuk, dan sebelum menyuapinya makan.
  • Hindari bayi berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan lingkungan rumah.
  • Pastikan benda yang masuk ke mulut bayi bersih.
  • Berikan ASI eksklusif. Perlu Anda ketahui, proses menyusui adalah cara agar bayi terus menerima antibodi dari ibu. Salah satu antibodi yang akan diterima bayi adalah antibodi terhadap infeksi, seperti pilek. Hal ini merupakan cara terbaik untuk mencegah bayi terkena pilek.

Pilek adalah masalah kesehatan yang "akrab" dengan bayi. Soal membalurkan bawang merah pada bayi yang sedang pilek, kini Anda sudah tahu kebenarannya. Jika Anda masih memercayai atau ingin mencobanya pada bayi saat ia menampakkan gejala pilek, boleh saja. Namun jika cara tersebut tidak berhasil, terlihat dengan gejala tak kunjung hilang atau memburuk, sebaiknya segera periksakan bayi ke dokter spesialis anak.

[MS/RN]

0 Komentar

Belum ada komentar