Sukses

Banyak Kuman di Sekolah? Ini Tips agar Anak Rajin Cuci Tangan

Sekolah adalah tempat banyaknya kuman bersarang. Agar anak tak tertular penyakit, inilah tips agar anak rajin cuci tangan dengan sabun.

Klikdokter.com, Jakarta Untuk anak yang telah berusia sekolah, sebagian besar waktunya akan dihabiskan dengan berbagai aktivitas di sekolah. Padahal, sekolah merupakan salah satu tempat favorit berkumpulnya para kuman atau bakteri merugikan. Oleh sebab itu, agar si Kecil tidak mudah terserang berbagai penyakit, Anda harus tahu tips agar si Kecil rajin cuci tangan dengan sabun, yang telah terbukti ampuh dalam melindungi tubuhnya dari serangan kuman.

Pentingnya si Kecil rajin cuci tangan

Menurut hasil penelitian, mencuci tangan dengan sabun dapat melindungi 1 dari 3 anak dari diare, serta 1 dari 5 anak dari infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia.

Kedua penyakit tersebut juga sudah terbukti sangat berbahaya bagi anak di seluruh dunia. Setiap tahun, tercatat ada 1,8 juta anak di bawah usia 5 tahun dari seluruh dunia yang meninggal akibat kedua penyakit tersebut, sekaligus menobatkannya sebagai pembunuh balita terbanyak.

Selain itu, masih ada juga kuman-kuman yang berisiko menempel pada telapak tangan si Kecil setelah menggunakan kamar kecil. Misalnya, Salmonella, E. coli 0157 (salah satu kuman yang telah berevolusi, akibat kebalnya terhadap antibiotik), dan Norovirus yang terdapat pada feses manusia.

Keduanya bisa menyebabkan diare dan menyebarkan infeksi saluran pernapasan seperti adenovirus dan flu Singapura (hand-foot-mouth disease). 

Rata-rata angka mencuci tangan setelah menggunakan kamar kecil di seluruh dunia sendiri hanya 19 persen, yang tentu sangat rendah. Oleh sebab itu, adanya edukasi mengenai cuci tangan dengan sabun di sekolah diharapkan dapat meningkatkan angka persentase tersebut. Dengan memiliki kebiasaan mencuci tangan sejak dini, perkembangan anak juga diharapkan akan meningkat.

Secara umum, inilah alasan mengapa mencuci tangan dengan sabun dapat mencegah penularan penyakit:

  • Secara tidak sadar, anak maupun orang dewasa akan sering menyentuh mata, hidung, dan Kuman yang merugikan dapat masuk ke dalam tubuh melalui pintu-pintu tersebut.
  • Kuman yang berasal dari tangan tidak dicuci dapat mencemari makanan dan Kuman juga dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan maupun minuman, sehingga makanan atau minuman tersebut dapat menimbulkan penyakit.
  • Kuman yang berasal dari tangan tidak dicuci dapat berpindah ke objek lain, seperti permukaan meja mainan anak, lalu berpindah ke telapak tangan orang lain.
  • Membasmi kuman melalui cuci tangan dengan sabun dapat membantu mencegah diare dan infeksi saluran pernapasan, bahkan infeksi kulit dan mata.

Dengan mengajarkan si Kecil mencuci tangan dengan sabun sejak dini, Anda dapat membantu mereka dan juga orang dewasa di sekitarnya untuk tetap sehat. Dengan adanya pengetahuan mencuci tangan dengan sabun di tengah masyarakat, telah terbukti dapat:

  • Menurunkan angka kejadian diare pada individu dengan daya tahan tubuh yang lemah sebesar 58 persen.
  • Menurunkan angka infeksi pernapasan, seperti pilek, pada populasi umum sebanyak 16-21 persen.
  • Menurunkan angka absen anak di sekolah akibat penyakit saluran pencernaan sebanyak 29-57 persen.
1 dari 2 halaman

Bagaimana cara mengajarkan si Kecil agar rajin mencuci tangan?

Dengan memiliki kesadaran akan pentingnya cuci tangan dengan, si Kecil tidak akan mudah sakit dan hingga dewasa akan terbiasa untuk selalu melakukannya. Namun, bagaimana caranya agar si Kecil bisa terbiasa?

Inilah beberapa tips jitu yang bisa Anda coba:

  • Ajarkan mencuci tangan sambil menyanyi. Pilih lagu yang disukai si Kecil, lalu ajarkan mencuci tangan hingga lagunya tuntas, sehingga si Kecil tidak terburu-buru. Jika perlu, ulang lagi lagunya.
  • Sediakan sabun dengan busa atau sabun yang bentuknya menarik untuk si Kecil. Dengan demikian, si Kecil akan lebih senang cuci tangan karena ‘alat’ yang digunakan terlihat menarik dan menyenangkan.
  • Ajarkan, contohkan, dan lakukan Biasanya, si Kecil paling suka meniru apa yang ia lihat. Sehingga, jika Anda memberikan contoh positif, maka kemungkinan besar ia akan melakukannya juga.
  • Ajarkan dan contohkan langsung cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan Lakukan juga secara bersama-sama agar si Kecil dapat langsung mempraktikkannya.
  • Beri contoh bahwa kotoran di tangan si Kecil tidak dapat dihilangkan hanya dengan tisu atau Lalu, tunjukkan bahwa jika dengan air saja, kotoran tersebut hanya akan sedikit menghilang.
  • Pada akhirnya, tunjukkan jika dicuci dengan sabun, baru kotoran tersebut dapat hilang Dengan begitu, si Kecil akan tahu betapa pentingnya sabun dalam mencuci tangan.

Itulah tips agar anak rajin cuci tangan dengan sabun yang sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Tujuannya adalah agar si Kecil paham bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dapat membasmi kuman, sekaligus melindunginya dari serangan berbagai penyakit.

[MS/RH]

0 Komentar

Belum ada komentar