Sukses

Gejala Stroke pada Wanita yang Mesti Diwaspadai

Stroke merupakan penyakit yang bisa dialami siapa saja, termasuk wanita. Ketahui tanda dan gejala stroke pada wanita sebelum terlambat!

Stroke adalah penyakit yang masih duduk di peringkat atas sebagai penyebab kematian utama di seluruh dunia. Penyakit ini sering hadir tanpa disadari, sehingga para ahli menyebutnya sebagai the silent killer

Stroke diartikan sebagai kematian jaringan otak akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen. Kondisi ini terbagi menjadi dua, yaitu stroke iskemik (sumbatan) dan stroke hemoragik (perdarahan).

Stroke bisa terjadi pada siapa saja, tak terkecuali wanita. Risiko stroke pada wanita lebih tinggi ketika sudah mencapai usia lebih dari 55 tahun. Usia tersebut adalah waktu ketika wanita mengalami masa menopause

Berikut ini beberapa gejala stroke pada wanita yang mesti diwaspadai dan ditangani sedini mungkin:

1 dari 4 halaman

1. Anggota Tubuh Melemah

Anggota tubuh yang melemah merupakan gejala umum dari stroke iskemik maupun stroke hemoragik. Kelemahan biasanya terjadi pada satu sisi anggota tubuh, misalnya tangan dan kaki kanan; atau tangan dan kaki kiri. 

Pada stroke iskemik, kelemahan tersebut terjadi secara bertahap. Sementara pada stroke hemoragik, kelemahan tubuh terjadi dengan cepat dan mendadak.

2. Sulit Berkomunikasi

Hilangnya kemampuan berbicara juga bisa menjadi salah satu gejala stroke pada wanita. Fakta menyebut, penderita stroke akan mengalami gangguan bicara, seperti cadel, pelo, bahkan berbicara seperti bergumam. 

Kesulitan berbicara pada pasien stroke adalah akibat kerusakan pada bagian otak yang berperan dalam komunikasi, seperti area Brocka dan Wernicke.

Artikel Lainnya: Cegah Stroke dengan 9 Cara Mudah Ini

3. Wajah Tampak Tidak Simetris

Bagian wajah pasien stroke akan tampak tidak simetris akibat gangguan pada saraf. Misalnya, mulut cenderung mengarah ke satu sisi wajah, atau salah satu kelopak mata agak tertutup. 

2 dari 4 halaman

4. Penglihatan Ganda

Gangguan saraf akibat stroke tidak hanya mengganggu penampilan wajah, tapi juga fungsi mata. Alhasil, ketika penderita stroke melihat sebuah benda, yang akan timbul adalah penglihatan berbayang atau berganda.

5. Kehilangan Kesadaran

Stroke hemoragik bisa membuat penderita hilang kesadaran secara tiba-tiba. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan cepat dan tepat, penderita bisa koma bahkan kehilangan nyawa. 

Penurunan kesadaran mendadak akibat stroke hemoragik terjadi akibat pembuluh darah pecah dan menyebabkan gangguan aliran darah ke otak.

Artikel Lainnya: FAST, Cara Mudah Membaca Gejala Stroke

6. Nyeri Kepala

Hal lain yang juga dapat menjadi gejala stroke pada wanita lainnya adalah nyeri kepala. Kondisi ini merupakan salah satu tanda peningkatan tekanan intrakranial. 

Peningkatan tekanan intrakranial itu sendiri bisa merupakan tanda adanya perdarahan dalam kepala akibat stroke hemoragik.

3 dari 4 halaman

7. Muntah Menyemprot

Muntah hingga menyemprot bisa menjadi gejala lain adanya peningkatan tekanan dalam kepala. Kondisi ini biasanya menyertai nyeri kepala hebat yang terjadi akibat stroke hemoragik. 

Gejala stroke pada wanita sebenarnya juga bisa dirasakan oleh pria. Oleh karena itu, selalu waspada akan setiap kemungkinan dan segera periksakan diri ke dokter apabila mendapati ciri-ciri gejala stroke. Lebih cepat ditangani, lebih kecil pula risiko komplikasi.

Manfaatkan layanan LiveChat 24 jam jika Anda punya pertanyaan mengenai stroke, penyakit jantung, atau kondisi kesehatan lainnya. Anda juga bisa menemukan fakta medis lainnya di aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar