Sukses

Adakah Manfaat Minyak Telon untuk Orang Dewasa?

Sebagian orang dewasa lebih suka pakai minyak telon ketimbang minyak kayu putih. Adakah manfaatnya bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Minyak telon sudah tak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Minyak jenis ini sering digunakan pada tubuh bayi untuk menghangatkan atau sekadar memberikan keharuman. Namun, karena aromanya bikin nyaman, tak sedikit orang dewasa yang gemar mengoleskan minyak telon ke tubuh mereka. Anda salah satunya?

Pada dasarnya, minyak telon memang diperuntukkan untuk bayi. Ini karena minyak tersebut tidak terlalu panas di kulit lantaran terdiri atas campuran antara minyak kayu putih, minyak kelapa, dan minyak adas atau jintan. 

Pada komposisi minyak telon, yang bertanggung jawab terhadap efek hangat yang dihasilkan adalah minyak kayu putih. Sedangkan, minyak kelapa berfungsi melembapkan kulit.

Lalu, bagaimana dengan minyak adas atau jintan? Ternyata, menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, minyak adas atau jintan dapat mencegah dan mengatasi perut kembung. Bayi sering mengalami masalah kembung karena saluran cerna yang belum terbentuk sempurna. Nah, minyak adas atau jintan dapat meredakan keluhan tersebut dan memberikan aroma yang menenangkan. 

Manfaat minyak telon untuk orang dewasa

Takaran komposisi masing-masing produk minyak telon sengaja disesuaikan dengan kulit bayi dan anak. Hal ini bertujuan agar minyak tersebut dapat menyerap dengan efektif karena lapisan kulit mereka yang masih tipis. Karena bisa diserap dengan sempurna oleh kulit anak, efek positif atau khasiat minyak telon bisa langsung dirasakan.

Sayangnya, hal tersebut tidak berlaku buat orang dewasa. Dilansir dari laman resmi The Royal Children’s Hospital Melbourne, kulit orang dewasa jauh lebih tebal ketimbang kulit anak-anak atau bayi. Kondisi kulit yang lebih tebal membuat efek hangat serta manfaat positif dari minyak telon kurang dirasakan oleh orang dewasa.

Bila orang dewasa ingin merasakan efeknya, Anda harus mengoleskan lebih banyak ke kulit. Di sisi lain, mengoleskan minyak telon secara berlebihan ke kulit berisiko tinggi menyebabkan iritasi kulit.

Kendati begitu, tak ada salahnya jika orang dewasa ingin memanfaatkan aroma minyak telon untuk melegakan pernapasan (hidung tersumbat), kerokan, atau “harum-haruman” saja. Akan tetapi, jika tujuannya menghangatkan tubuh atau meredakan gejala perut kembung atau penyakit lain, sebaiknya Anda lebih memilih minyak kayu putih. Pasalnya, minyak kayu putih sudah dipercaya sejak lama mampu meredakan sakit kepala, mual, pilek sakit gigi, nyeri sendi, dan dapat membunuh beberapa jenis jamur dan parasit yang ada di kulit.

Berbeda dengan minyak kayu putih yang lebih bisa memberikan efek positif pada orang dewasa, penggunaan minyak jenis ini pada bayi justru tidak disarankan sama sekali. Sebab, dr. Reza mengatakan bahwa salah satu kandungan dalam minyak kayu putih berpotensi memicu masalah pernapasan dan sistem saraf bayi.

“Kandungan tersebut bernama 1,8 Cinoele. Kadar zat ini pada tiap produk minyak kayu putih bervariasi. Tinggi rendahnya bergantung pada jenis tanaman kayu putih yang diolah menjadi minyak. Tapi, ada juga produk minyak kayu putih yang tidak mengandung Cinoele sama sekali,” kata dr. Reza.

Tidak ada salahnya memang jika orang dewasa ingin merasakan manfaat minyak telon dengan mengoleskannya di tubuhnya, apalagi jika tujuannya adalah sebagai “aromaterapi” demi melegakan pernapasan dan hal-hal ringan lain. Namun, jika tujuannya meredakan gejala suatu penyakit seperti nyeri sendi, akan lebih baik bila yang digunakan adalah minyak kayu putih

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar