Sukses

Bantal Mahal, Jaminan Kualitas Tidur yang Lebih Baik?

Bantal mahal dianggap mampu membuat penggunanya memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Apa kata medis?

Klikdokter.com, Jakarta Penelitian mengatakan bahwa kualitas tidur dan jenis bantal yang digunakan memiliki hubungan yang erat. Hal ini kemudian menimbulkan beragam tanggapan di masyarakat terkait jenis bantal yang dipilih. Bantal mahal disebut-sebut lebih menunjang kualitas tidur daripada bantal murah.

Perlu Anda ketahui, hubungan antara penggunaan bantal dan kepuasan tidur telah diteliti oleh Gordon SJ. Pada penelitiannya, ia bertanya pada 106 responden tentang kualitas tidur dan tentang kepuasan terhadap bantal yang digunakan.

Penelitian ini mengungkap bahwa bantal bulu memiliki nilai yang lebih rendah untuk menunjang kualitas tidur dan kepuasan responden pada penelitian. Sedangkan, bantal lateks dan poliester secara konsisten dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih tinggi.

Pada penelitian tersebut, responden menganggap bahwa kualitas tidur yang rendah dihasilkan oleh penggunaan bantal yang lebih murah. Lantas, apakah anggapan tersebut sejalan dengan hasil dari penelitian?

Bantal mahal menunjang kualitas tidur?

Pemilihan jenis bantal yang tepat memang dapat memengaruhi kualitas tidur orang yang menggunakannya. Contoh, penggunaan bantal ortopedik yang memiliki harga sedikit lebih mahal bisa membuat penggunanya tidur lebih nyenyak. Ini karena bantal tersebut dapat membantu menjaga postur tulang belakang dan kepala selama tidur, sehingga gangguan otot dan tulang bisa dihindari. Bantal ortopedik bisa berperan untuk meningkatkan kualitas tidur.

Sayangnya, penelitian mengatakan bahwa bantal bukanlah satu-satunya indikator penentu tinggi atau rendahnya kualitas tidur seseorang. Dengan kata lain, penggunaan bantal mahal tidak menjamin kualitas tidur yang lebih baik. Begitu pula dengan penggunaan bantal yang lebih murah, yang tidak pasti akan membuat kualitas tidur Anda menjadi lebih buruk.

Faktanya, tinggi rendahnya kualitas tidur bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari adanya kondisi medis, cedera, posisi tidur yang tidak tepat dan lain-lain. Di antara itu, hal paling nyata yang bisa benar-benar menurunkan kualitas tidur adalah OSA alias Obstructive Sleep Apnea.

OSA adalah gangguan kesehatan yang terjadi akibat adanya sumbatan pada jalan napas. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh jaringan lunak pada tenggorokan belakang yang “terjatuh” saat seseorang tertidur.

Orang-orang yang mengalami OSA akan memiliki aliran oksigen yang tidak optimal. Mereka akan mengalami gangguan pernapasan saat tidur, sehingga kualitas tidur yang dimiliki juga cenderung rendah. Penelitian bahkan mengatakan bahwa penderita OSA akan lebih mudah mengantuk di siang hari, sehingga produktivitas juga ikut menurun.

Jadi, bagi Anda yang memiliki kualitas tidur rendah, jangan langsung menganggap bahwa bantal adalah yang paling bersalah. Ingat, tinggi atau rendahnya kualitas tidur dipengaruhi oleh banyak faktor, tak terkecuali kondisi kesehatan yang Anda alami.

Terlepas apakah Anda lebih memilih bantal mahal daripada yang biasa saja, jika Anda memang sulit tidur nyenyak atau memiliki kualitas tidur yang buruk, konsultasikan lebih lanjut pada dokter. Jangan dibiarkan terjadi berkelanjutan, karena kualitas tidur yang buruk terbukti mampu menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan menurunkan kualitas hidup Anda!

(NB/ RVS)

0 Komentar

Belum ada komentar