Sukses

Hasil Tes Positif Tapi Tidak Hamil, Kok Bisa?

Beberapa wanita mungkin mendapati hasil test pack positif, tapi setelah periksa ke dokter ternyata tidak hamil. Apa sebabnya?

Kalau sedang program hamil, ketika melihat dua garis biru di test pack pasti bahagia sekali! Namun, hasil tersebut belum tentu 100 persen akurat. Seorang wanita bisa saja mengalami hasil test pack positif tapi tidak hamil.

Test pack adalah salah satu alat yang dinilai akurat dalam mendeteksi kehamilan. Kalau setelah tes hasilnya positif, kemungkinan besar Anda hamil. Namun, tetapi saja ada kemungkinan tidak hamil, sehingga butuh konfirmasi dengan memeriksakan diri ke dokter.

 

1 dari 3 halaman

Tingkat Keakuratan Test Pack

Sebenarnya, tes kehamilan baik lewat urine maupun darah sama-sama mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Hormon ini diproduksi ketika sel telur yang sudah dibuahi sperma menempel pada dinding rahim. Ketika hamil, level hCG makin meninggi dan jumlahnya menjadi dua kali lipat setiap 2-3 hari.

Keakuratan test pack menggunakan urine dinilai 99 persen akurat. Hasil akan lebih akurat jika tes dilakukan pertama kali saat bangun pagi ketika urine lebih terkonsentrasi. Hasil juga akan lebih akurat jika Anda melakukan tes sesuai dengan instruksi yang tertulis di kemasan test pack.

Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Kehamilan Awal yang Harus Anda Tahu

Apabila setelah tes mendapatkan hasil positif, kemungkinan besar Anda hamil. Hasil ini akurat, tak peduli seberapa samar garis, warna, atau tanda yang muncul pada test pack. Segera konfirmasi hasil tersebut dengan berkonsultasi kepada dokter kandungan, untuk dicek apakah benar terdapat kantung kehamilan dan detak jantung janin.

Lalu, jika hasil test pack negatif, apakah tetap ada kemungkinan untuk hamil? Tentu saja! Tenang, Anda masih mungkin hamil jika:

  1. Test pack sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
  2. Penggunaan test pack yang salah.
  3. Pengujian terlalu cepat.
  4. Urine terlalu encer (tidak pekat) karena minum banyak cairan beberapa waktu sebelum melakukan tes
  5. Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat diuretik atau antihistamin.
2 dari 3 halaman

Penyebab Test Pack Positif Palsu

Dalam kasus yang sangat jarang, seorang wanita bisa mendapatkan hasil test pack positif tapi tidak hamil. Ini dikenal juga sebagai positif palsu atau false positive.

Hasil test pack positif tapi tidak hamil bisa didapat apabila:

1. Hamil Kimia

Kehamilan kimia adalah kehamilan yang terjadi hanya karena ada kadar hCG saja. Hamil kimia terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi (embrio) tidak mampu untuk menempel di dinding rahim, tumbuh, dan berkembang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti kurangnya hormon progresteron, adanya jaringan parut, kelainan pada rahim, dan sebagainya.

Artikel Lainnya: Tips Sehat Menjalani Trimester Pertama Kehamilan

2. Hamil Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim, biasanya di dalam tuba falopi. Kondisi ini terjadi ketika embrio embrio tetap berada di tuba falopi di tengah-tengah perjalanan ke rahim. Selain itu, kehamilan ini juga bisa terjadi di mulut rahim, ovarium, bahkan ruang abdomen.

Situasi kehamilan ini tidak bisa menjadi kehamilan yang normal, bahkan dikategorikan menjadi salah satu kegawatan dalam kehamilan. Gejalanya berupa nyeri tajam di perut dan pinggang, perdarahan dari vagina, hingga pingsan.

3. Keguguran

Keguguran yang baru terjadi juga dapat menyebabkan hasil tes kehamilan positif palsu akibat lambatnya penurunan kadar hormon hCG. Hormon tersebut tetap berada pada darah dan urine hingga usia 6 minggu pada akhir kehamilan.

4. Ada Darah atau Protein dalam Urine

Ada beberapa kondisi medis yang juga bisa memberikan hasil test pack positif palsu, seperti​ infeksi saluran kemih, penyakit ginjal​,kista ovarium​, ​kanker ovarium​, serta masalah kelenjar pituitari.

Artikel Lainnya: Bisakah Lakukan Tes Kehamilan dengan Baking Soda?

5. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Konsumsi beberapa jenis obat juga bisa mengakibatkan hasil tes positif palsu di test pack. Misalnya obat penenang, antikonvulsan, dan obat hipnotik.

6. Alat Tes Kehamilan Sudah Kedaluwarsa

Alat tes bisa saja menjadi positif palsu karena sudah kedaluwarsa. Kelembapan atau suhu ruangan tempat menyimpan test pack yang terlalu panas dapat menyebabkan alat tes kedaluwarsa.

7. Pengaruh Obat Kesuburan

Apabila Anda sedang menjalankan program kehamilan, biasanya dokter akan memberikan obat kesuburan. Jenis obat ini dapat menyebabkan terjadinya positif palsu pada tes kehamilan.

Untuk memastikan, sebaiknya konsultasi lanjut kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

8. Meninggalkan Alat Tes Terlalu Lama

Alat tes yang dicelupkan terlalu lama ke dalam urine dapat menyebabkan pembacaan positif palsu. Hal ini dikarenakan saat urine menguap bisa meninggalkan garis samar yang menunjukkan hasil positif.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda segera membaca hasil test pack, tidak lebih dari 10 menit.

Dengan adanya delapan kondisi di atas, Anda yang masih melonjak kesenangan karena mendapatkan hasil test pack positif tetap harus mengonfirmasinya lewat pemeriksaan di dokter kandungan.

Pasalnya, meski tingkat keakuratan tes kehamilan yang positif adalah 99 persen, tetap ada 1 persen kemungkinan Anda tidak hamil atau mengalami positif palsu.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar topik ini? Konsultasikan kepada dokter dengan memanfaatkan layanan Live Chat 24 jam KlikDokter. Gratis!

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar