HomeIbu Dan anakKehamilanJenis-Jenis Tes Kehamilan, dari Alami hingga Medis
Kehamilan

Jenis-Jenis Tes Kehamilan, dari Alami hingga Medis

dr. Devia Irine Putri, 28 Nov 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Ada banyak jenis tes kehamilan yang dapat dicoba, mulai dari yang alami hingga medis. Namun, mana yang hasilnya paling akurat?

Jenis-Jenis Tes Kehamilan, dari Alami hingga Medis

Kehamilan menjadi suatu momen paling ditunggu, khususnya bagi pasangan suami istri yang baru menikah. Guna mewujudkannya, setiap pasangan dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat dan berhubungan seks secara berkala.

Apabila sudah menjalankan kiat-kiat tersebut dan wanita mulai mengalami serangkaian gejala seperti mual, muntah, hilangnya nafsu makan, dan lainnya, tentunya perlu dilakukan tes kehamilan. 

Terdapat beberapa jenis tes kehamilan yang bisa dijadikan pilihan, mulai dari yang alami hingga medis. Berikut ini adalah macam-macam tes kehamilan yang perlu kamu tahu:  

1. Gula

Bolehkah Orang Diabetes Mengonsumsi Gula Sukralosa?

Ingin coba tes kehamilan tanpa mengeluarkan biaya besar? Gula bisa menjadi solusinya.

Cukup ambil satu sendok makan gula, lalu masukkan ke dalam mangkuk plastik. Setelah itu, masukkan satu sendok makan urine pasangan wanita ke dalamnya, dan tunggu selama beberapa menit.

Perhatikan reaksi yang muncul. Apabila gula terlihat larut dengan cepat, berarti hasilnya negatif. Sebaliknya, jika gula tidak larut, hasilnya pun positif. Hal tersebut bisa terjadi karena peran serta hormon kehamilan (hCG).

2. Pemutih

Siapa sangka, pemutih bisa menjadi bahan alami untuk pemeriksaan tes kehamilan. Caranya pun cukup mudah, kamu hanya membutuhkan pemutih pakaian dan cangkir berukuran kecil.

Caranya, tampung setengah cangkir urine pasangan wanita yang pertama kali dikeluarkan di pagi hari. Campurkan urine tersebut dengan cairan pemutih dengan ukuran yang sama.

Tunggu selama 3 hingga 5 menit untuk reaksinya. Apabila muncul suara berdesis, maka hasilnya positif. Jika tidak ada suara yang muncul sama sekali, maka hasilnya negatif.

Perlu kamu tahu, hCG yang terkandung di dalam urine bisa bereaksi dengan pemutih sehingga menyebabkan suara desis, bahkan gelembung busa.

Artikel Lainnya: Hasil Tes Positif Tapi Tidak Hamil, Kok Bisa?

3. Pasta Gigi

Pasta gigi merupakan salah satu jenis tes kehamilan yang juga bisa kamu coba. 

Caranya, ambil satu sendok pasta gigi dan campurkan dengan dua sendok urine dari pasangan wanita. Tunggu selama 5 sampai 10 menit.

Apabila pasta gigi berubah menjadi kebiruan dan berbusa, kemungkinan besar hasilnya positif. Namun, jika tidak ada reaksi, hasilnya bisa dikatakan negatif.

4. Baking Soda

Selain untuk pengembang kue, baking soda juga bisa menjadi alat untuk mengecek kehamilan secara alami, lho!

Kamu cukup menampung urine yang pertama kali keluar di pagi hari dengan gelas plastik, dan tambahkan 2 sendok makan baking soda ke dalamnya. Tunggu selama 5 sampai 10 menit.

Jika muncul gelembung dan busa, itu berarti hasilnya positif. Apabila tidak ada reaksi sama sekali, kemungkinan besar hasilnya negatif.

5. Garam

Bahaya Konsumsi Garam Berlebihan bagi Ibu Hamil

Tak hanya untuk menambah cita rasa makanan, garam pun bisa kamu gunakan untuk mengetes adanya kehamilan atau tidak. 

Caranya, tampung satu cangkir urine pertama di pagi hari, lalu campurkan dengan 2 hingga 3 sendok garam dapur. Tunggu selama 5 menit dan lihat reaksinya.

Jika garam tampak menggumpal, berarti hasilnya positif. Tapi, jika garam larut dan tidak menggumpal, hasilnya negatif.

6. Cuka

Setiap dapur pasti memiliki cuka. Nah, manfaatkanlah bahan ini untuk membantu mendeteksi kehamilan. 

Untuk melakukan jenis tes kehamilan ini, kamu bisa mencampurkan 2 sendok makan cuka dan urine ke dalam wadah. Lalu lihat reaksinya apakah ada perubahan warna atau tidak. 

Apabila terdapat perubahan warna, maka dipercayai kamu positif hamil. Sayangnya, metode ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung. 

Artikel Lainnya: Tanda-Tanda Kehamilan Normal dan Tidak Normal

7. Sampo 

Tahukah kamu, sampo bisa dijadikan bahan untuk tes kehamilan? Kamu cukup mencampurkan sedikit sampo dengan beberapa tetes urine dalam suatu wadah. 

Perhatikan reaksinya, apabila berbusa atau muncul gelembung kecil-kecil maka kemungkinan besar kamu hamil. Hormon hCG dipercaya dapat bereaksi membuat busa pada sampo. 

Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung pemeriksaan tes kehamilan ini. 

8. Tes Biji Gandum dan Barley

Pemeriksaan kehamilan dengan biji gandum dan barley sebenarnya sudah dilakukan sejak zaman Mesir kuno. Tes ini dilakukan dengan cara menuangkan urine sang wanita pada biji gandum atau barley, lalu didiamkan selama 2 hari. 

Apabila dalam 2 hari tunas berkembang, maka wanita tersebut diyakini hamil. Sebaliknya, jika tidak ada tunas berkembang maka kemungkinan besar negatif.

Meski demikian, cara ini tidak begitu bisa diandalkan. Suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 1963 menemukan bahwa sekitar 70% kasus wanita hamil dan biji berkecambah, tetapi ada juga wanita yang tidak hamil tetapi biji berkecambah. 

9. Anggur Merah

Red Wine Bisa Bantu Turunkan Berat Badan? (Rostislav_Sedlacek/Shutterstock)

Jenis pemeriksaan kehamilan yang satu ini menggunakan anggur merah atau wine.

Caranya, campurkan urine dan anggur merah dalam jumlah yang sama pada wadah. Lalu tunggu kira-kira 10 menit. 

Lihat apakah ada perubahan warna atau tidak. Apabila terjadi perubahan warna, maka pertanda kamu positif hamil. 

10. Tes Urine dengan Test Pack

Kamu pasti sudah tidak asing dengan tes kehamilan yang satu ini. Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan menampung sedikit urine di dalam wadah, lalu celupkan test pack ke dalamnya. Tunggu selama 3 sampai 5 menit.

Jika muncul dua garis merah pada test pack, itu artinya positif. Tapi, jika hanya muncul satu garis, hasilnya negatif alias tidak hamil.

Artikel Lainnya: Benarkah Ada Ciri-Ciri Khusus Hamil Anak Laki-Laki?

11. Tes Darah

Selain tespek, jenis tes kehamilan dengan menggunakan darah juga bisa dilakukan. 

Tes darah ini berguna untuk mengetahui seberapa banyak hormon hCG di dalam tubuhmu. 

Pemeriksaan kehamilan ini umumnya lebih mahal dibandingkan tespek, dan hasilnya pun membutuhkan waktu yang lebih lama.  

12. Pemeriksaan USG

USG menjadi tes kehamilan yang umum untuk dilakukan. Pada pemeriksaan awal, dokter akan melihat apakah terdapat kantong kehamilan, kemudian dilanjutkan dengan mengecek detak jantung janin. 

Selain itu, USG juga dapat menilai perkembangan janin di dalam kandungan, termasuk memeriksa ada tidaknya kelainan janin.

Artikel Lainnya: Pentingnya USG bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Terdapat berbagai jenis tes kehamilan alami yang bisa kamu coba. Namun, sebagian besar pemeriksaan tersebut belum terbukti efektif. 

Apabila kamu mengalami tanda-tanda kehamilan seperti terlambat haid, mual, muntah, tetapi tidak mendapatkan hasil yang jelas dari tes kehamilan secara mandiri, maka sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter kandungan. 

Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan melalui fitur Tanya Dokter. Untuk #JagaSehatmu, baca artikel kesehatan lainnya dengan download aplikasi KlikDokter.

[RS]

Tes KehamilanKehamilan

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter