Sukses

Manfaat Minyak Rosehip bagi Tubuh

Masih asing di telinga, nyatanya ada banyak manfaat minyak rosehip bagi tubuh. Simak informasinya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Akhir-akhir ini, banyak sekali produk minyak ditawarkan di pasaran, seperti minyak zaitun, minyak argan, dan minyak kelapa. Kini ada pula minyak rosehip. Nah, tahukah Anda bahwa manfaat minyak rosehip bagi tubuh tidak bisa Anda abaikan begitu saja?

Minyak rosehip merupakan minyak yang berasal dari biji tumbuhan Rosa moschata Herrm atau lebih dikenal dengan rosehip. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan liar yang tingginya dapat mencapai 2 meter dan memiliki bunga berwarna merah muda.

Tumbuhan liar ini tidak bisa Anda temukan di Indonesia, melainkan banyak tumbuh di Inggris, serta di kaki gunung Andes di wilayah Chili dan Argentina.

Minyak rosehip merupakan minyak yang mengandung asam lemak baik, seperti asam linoleik, asam linolenik, dan asam oleik. Selain itu, minyak ini juga mengandung vitamin C, vitamin E, dan sedikit tretinoin alami.

Oleh karena kandungannya yang baik tersebut, minyak ini sering digunakan dalam dunia medis untuk perawatan luka. Kandungan asam lemak baiknya dapat mengembalikan permeabilitas sel dalam proses penyembuhan luka.

Manfaat-manfaat minyak rosehip

Selain untuk membantu penyembuhan luka, masih ada beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan apabila menggunakan minyak rosehip secara rutin, antara lain:

  1. Melembapkan kulit

Masalah kulit kering sering kali menganggu keseharian dan dapat terjadi pada siapa saja, seperti orang yang bekerja di ruangan ber-AC maupun di bawah sinar matahari. Kulit kering dapat memicu rasa gatal dan dapat menyebabkan luka akibat garukan.

Selain menggunakan losion untuk mengurangi keluhan kulit kering, Anda dapat menggunakan minyak rosehip sebagai penggatinya. Sebab, minyak ini mengandung asam lemak yang dapat menahan dinding sel kulit agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Dibandingkan dengan losion, minyak rosehip tidak memiliki bau yang menyengat, mudah menyerap, dan mengandung antioksidan yang mampu masuk ke lapisan kulit bagian dalam.

  1. Mengurangi peradangan

Peradangan pada kulit yang disebabkan eksim, psoriasis, dan rosasea dapat berkurang dengan penggunaan minyak rosehip. Sebab, minyak ini juga mengandung antioksidan seperti vitamin E, anthocyanin, dan polifenol yang merupakan anti peradangan.

Selain untuk masalah peradangan kulit, pada penelitian yang dilakukan oleh Christensen pada tahun 2008 di Denmark. Penelitian tersebut mengungkap bahwa kapsul bubuk rosehip dapat mengurangi keluhan nyeri akibat penyakit osteoartritis pada 145 pasien yang diuji.

Meski memberikan hasil yang positif dalam waktu penelitian yang singkat (3-4 bulan), penelitian lanjutan dalam skala besar masih tetap dibutuhkan untuk melihat efektivitas dan efek jangka panjangnya.

  1. Membantu menyamarkan bekas luka dan stretch marks

Kemampuan minyak rosehip dalam proses penyembuhan luka sudah tidak diragukan lagi. Berdasarkan penelitian dari Pedro Valeran di Spanyol pada tahun 2015, penggunaan minyak rosehip murni pada pasien pasca pembedahan wajah menghasilkan penyembuhan luka yang lebih baik dibandingkan dengan pasien yang tidak menggunakannya sama sekali.

Hasilnya, bekas luka bisa tersamarkan dan warna kulit lebih merata pada penggunaan minyak rosehip secara teratur dalam kurun waktu 12 minggu.

Masalah stretch marks dapat muncul, baik pada pria maupun wanita. Biasanya keluhan ini muncul apabila ada lonjakan berat badan yang berlebih, seperti pada ibu hamil yang menyebabkan elastisitas kulit berubah.

Untuk mengurangi keluhan tersebut, disarankan untuk menggunakan krim atau minyak alami, seperti minyak zaitun dan minyak rosehip, yang berguna dalam mempertahankan elastisitas kulit.

  1. Mengurangi stres

Meski dimanfaatkan dalam bentuk topikal, minyak rosehip dapat juga digunakan sebagai campuran aromaterapi. Seperti yang sudah diketahui, penggunaan aromaterapi dalam bentuk minyak maupun lilin dapat membantu mengurangi stres dan mengatasi kelelahan.

Manfaat minyak rosehip bagi tubuh dan kesehatan ternyata sangat beragam, ya. Meski demikian, risiko alergi terhadap kandungannya dapat terjadi pada beberapa orang, khususnya bagi Anda yang memiliki kulit sensitif. Oleh sebab itu, sebelum menggunakannya dalam jangka waktu lama, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

[MS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar